Dear Rekans,

 

 

Saya rasa memang tak perlu menyalahkan mereka yang memilih untuk 
bersepedamotor. 

Tapi perencanaan mestinya membuat pilihan, memberikan pilihan,.. tanpa harus 
menjadikan salah satu pilihan tersingkirkan, yaitu pilihan untuk menggunakan 
sepeda yang jelas manfaatnya, kalau ingin mengikuti trend ke depan,….. 

Jadi Memang penting untuk melihat trend,… 

Bukankah sekarang trendnya go green and greener? Dan penggunaan energy yang 
bijak,…. 

Sepeda menjawab ini semua, (sambil menungu «blue energi » muncul di negara ini) 
….. 

namun sayang, sepeda tersingkirkan.

 

Makasih Om Djarot, sharingnya,..

Jadi pengen pulang kampung ke wonosari, pengen coba intip rumah mbah saya, 
barangkali ada sepeda onthel tersisa….atau mungkin sudah tergadaikan….. 

Huehehehe

 

Best regards,

 

Benedictus Dwiagus S.

bdwiagus.blogspot.com <http://bdwiagus.blogspot.com/>  

 

aut viam inveniam aut faciam -B2W-Logo-putih imut

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of arinynta
Sent: 11 August 2008 10:37
To: [email protected]
Subject: Re: [referensi] :::: Kota dan Sepeda ::::

 

dear milisters,
saya boleh ikut sedikit ya....

kita ini sepertinya senang bernostalgia, melihat masa lalu itu serba indah, 
serba nyaman, serba menyenangkan. kenapa begitu, karena kita membandingkan 
dengan masa kini dengan waktu dan situasi yang berbeda.

salahkah, org2 di daerah itu menjadi lebih memilih naik motor daripada naik 
sepeda? menurut saya tidak. mereka memilih naik (membeli) motor karena menilai 
motor lebih cepat dibandingkan naik sepeda, selain juga tidak capek. (siapa pun 
tahu, mesin lebih cepat daripada manual). bisa jadi juga mereka sudah lebih 
baik kondisi perekonomiannya, jadi kebutuhannya berubah termasuk gaya hidupnya. 
terserah apakah itu dilihat sebagai kebutuhan atau konsumerisme atau 
buang-buang energi, tergantung darimana kita melihat.

tapi yang pasti, sekali lagi kita kurang bisa mengantisipasi masa depan. kita 
melihat masa depan dengan kondisi saat ini yg ceteris paribus, padahal 
perubahan sangat-sangat (super duper) cepat dan tidak ada yg rentan. mungkin 
pelajaran yg kita bisa dapat adalah bahwa kita harus berpikir out of the box, 
tidak lagi sekadar berproyeksi berdasarkan tren. 

salam.

nita



<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke