di Prancis penggunaan peta cukup maju pak Aby..saya kira European Spatial 
Development banyak dipengaruhi oleh Prancis dan Jerman (yg juga cukup maju ilmu 
spasial dan penerapannya sebagai kebijakan)..
 
Kita bisa temukan di Prancis misalnya penggunaan pemetaan utk analisa 
penyebaran penyakit yg dikonfrontasikan dgn karakter alam, ketersediaan sarana 
prasarana kesehatan, karakter populasi (gender, usia, dll), karakter penyakit, 
dll...di universitas, jurusan utk ilmu ini pun khusus, yakni géographie de la 
santé (geografi kesehatan)...
 
ilmu pemetaan juga banyak diterapkan dlm bidang2 lain seperti ilmu politik 
(penyebaran voter, basis kekuatan parpol, geopolitik, dll), sejarah (ada buku 
sejarah dunia yg dijelaskan dlm bentuk peta2 yg bagus), ekonomi (penyebaran 
lokasi produktif, urban, dll), sosial (penyebaran ras, agama, kemiskinan, 
pengguna bhs, edukasi, dll)...rasanya buku2 ilmu sosial dan non-sosial (mis 
pertanian, biologi) di Prancis ini banyak menggunakan peta sebagai alat 
analisa, walaupun bukan ttg geografi dan perencanaan...
 
mungkinkah pemetaan juga akan banyak digunakan di Indonesia sebagai alat 
analisa dlm waktu dekat ini? ini akan menjadi satu lahan pekerjaan yg cukup 
banyak bagi planners...:)
 
salam..


--- On Fri, 11/28/08, hengky abiyoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: hengky abiyoso <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [referensi] Re: Polisi Petakan Wilayah Rawan Preman
To: [email protected]
Date: Friday, November 28, 2008, 4:34 PM

Dari Koran Tempo, 28 Nopember 2008 :
 
“Wilayah Rawan Preman”
TANGERANG — Polisi memetakan daerah rawan kejahatan jalanan di Serpong.
“Dengan pemetaan, akan memudahkan kami melakukan pemantauan di lapangan,”
kata Kepala Kepolisian Sektor Serpong Ajun Komisaris Yuldi Yusman di kantornya
kemarin. 
Daerah rawan kejahatan itu adalah Villa Melati, Kelurahan Buaran, Rawa Buntu,
Rawa Mekar Jaya, sekitar German Center, BSD Sektor I, sekolah Candle Three
(BSD), Bundaran Family Park, dan Ruko Sutera Niaga II (Alam Sutra). AYU CIPTA 
 
 -  -  -   -  -  -  -  -  -   -  -  -  -  -  -   -  -  -
 
Kejahatan dikawasan industri properti dengan design kelewat modern serta
eksklusif  (lalu tampak arogan dimata simiskin) yang  tak menggubris
sedikitpun pemikiran menyisakan sedikit ruang bagi sikecil nampaknya sangat
mudah menumbuhkan kecemburuan sosial…… Artikulasinya bisa berbentuk
premanisme dengan penghuni ruang modern dan berpenghasilan menengah atas itu
 sebagai sasaran ‘balas dendam’ dan mungkin juga tindakan premanisme itu
dianggap sebagai ‘tindakan setimpal yang adil’…...

Benarkah dikawasan ‘maju’ cukup dilakukan ‘pengendalian’ secara
pro-pasif atas praktek implementasi penataan ruang oleh industri  keruangan
komersial yang spatially dan  technically sudah sesuai prinsip design ruang
tetapi  sociologically abaikan atau arogan pada  simiskin  …. lalu tak
diperlukan tindakan ‘intervensi proaktif’ seperti dengan "kreativitas
tanpa henti"  pihak pemerintah utk adakan “urban space for the poor”
walau sangat minimalis dan  simbolik sekalipun?…..
Ataukah "pembiaran" itu sendiri sebenarnya adalah bentuk perwujudan
sikap sementara pihak pemerintah dibidang keruangan yg memang tak peduli atau
no idea tentang penanggulangan kemiskinan, job creation dan masalah pembangunan
ekonomi pada umumnya?....... karena pemahaman bahwa wilayah
kompetensinya "hanyalah wilayah perencanaan fisik keruangan
semata"..... dan bukan yang lainnya?.......     
 
Salam,
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Komunitas Referensi
http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links






      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Komunitas Referensi
http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke