'Do not pursue precision more than the subject matters allow' - Plato.

Index ini adalah produk persepsi multi-pihak yg dianggap kompeten, lalu
digunakan metode2 aritmatis agar konvergen/mengerucut.. (AHP juga gitu
sebenarnya..)


angka-2 ini perlu dimaknai dan digunakan dengan penuh pemahaman dan tanggung
jawab.
jangan di-anggap sebagai kebenaran mutlak, gunanya index adalah sebagai
pembanding.

salam,
-K-




2008/12/19 Bambang Tata Samiadji <[email protected]>

>   Halo Dwiagus.
>
> Mengukur Liveable City Index  (LCI) itu memang penting dan perlu. Tapi kita
> sering terjebak pada pemikiran yang sok akademis, sok rumit, ..padahal yang
> disebut akademis itu yang sulit jadi gampang, bukan sebaliknya.
>
> Juga dalam mengukur LCI ini, idenya ada 37 variabel. Wah trus gimana
> ngukurnya? Paling-paling nantinya pakai model scoring dan pembobotan lagi.
> Padahal kita tahu khan kalau metode scoring dan pembobotan itu
> variabel-variabelnya harus independen, lha yang 37 variabel itu sebagian
> besar saling dependen. Saran saya pakai Analisis Faktor dulu sehingga bisa
> terkelompok menjadi 2 kelompok variabel yang independen, baru kemudian
> diperoleh klasifikasi LCI. Cuman sayang, penggunaan Analisis Faktor tidak
> menghasilkan pemeringkatan (ranking : i, 2, 3, 4...) LCI, tetapi hanya
> klasifikasi LCI dalam 4 kuadran saja. Cara kuadranisasi ini lebih sederhana
> dan lebih akurat daripada scoring dan pembobotan yang menghasilkan
> ranking.... tapi bisa misleading (karena salah metode).
>
> Bukankah begitu?
>
> Thanks. CU. BTS.
>
> --- On *Wed, 12/17/08, Benedictus Dwiagus S. <[email protected]>* wrote:
>
> From: Benedictus Dwiagus S. <[email protected]>
> Subject: [referensi] Liveable City Index [Oleh-oleh dari IAP : Simposium
> Nasional, Metropolitan Indonesia]
> To: [email protected], [email protected],
> [email protected]
> Cc: [email protected]
> Date: Wednesday, December 17, 2008, 11:13 AM
>
>
>   Dear Rekans
>
>
>
> Sudah ada yang memperhatikan hasil symposium nasional IAP (Ikatan Ahli
> Perencana) di Medan beberapa waktu lalu?
>
> Berikut saya lampirkan di bawah email ini.
>
> Maaf, kalau udah dapat
>
>
>
> Menarik juga ya, dari symposium tersebut keluar variable dan kriteria untuk
> livable city index.
>
>
>
> Saya penasaran sebenarnya, dari ke 8 variable dan35 kriteria tersebut,
> disebutkan akan diturunkan menjadi indikator dalam bentuk kuesioner.
>
>
>
> Berikut:
>
> 1. Fisik Kota : Tata ruang, arsitektur, RTH, ciri dan karakter budaya lokal
> 2. Kualitas Lingkungan : kebersihan kota dan tingkat pencemaran.
> 3. Transportasi- Aksesibilitas : angkutan umum, kualitas jalan, waktu
> tempuh ke tempat aktivtas, pedestrian
> 4. Fasilitas : Fasilitas kesehatan, pendidikan, peribadatan, rekreasi,
> taman kota.
> 5. Utilitas : Air bersih, listrik, telekomunikasi
> 6. Ekonomi : tingkat pendapatan, biaya hidup, ramah investasi
> 7. Sosial : Ruang publik, ruang kreatif, interaksi sosial, kriminalitas,
> tingkat kesetaraan warga kota, partisipasi warga, dukungan terhadap orang
> tua, penyandang cacat, dan wanita hamil.
> 8. Birokrasi dan Pemerintahan : Leadership yang kuat, dukungan kebijakan,
> kepastian hukum, akuntabilitas pemerintah, tingkat penerapan rencana kota,
> dukungan program pembangunan, dukungan pembiayaan
>
>
>
> Kalau dibilang dalam laporan IAP itu, … "Indikator dalam bentuk
> kuesioner?"
>
> Apakah itu artinya indikator untuk penyusunan indeks ini akan dihasilkan
> dari kuesioner.
>
> Atau indikatornya akan disusun dulu baru nanti di kirim ke responden ?
>
> Respondennya ini sample penduduk kota itu atau pemdanya ya ?
>
>
>
> Kalau indikator ini sudah tersusun saya mau dong intip-intip,… apa
> data-data untuk menggambarkan indikator itu data mengenai persepsi
> pendudk/pemda, .. atau data kuantitatif, juga ya ?…
>
>
>
> Sebenarnya kalau sudah didapat indeks ini,….. bisa menjadi acuan membuat
> SPM Pembangunan Kota nih,…..
>
> Sehingga bisa menjadi dasar bagi monitoring dan evaluasi kinerja
> pembangunan kota,…
>
> Lantas dibuat sistem informasi /data collecting yang bisa menjawab kinerja
> berdasarkan SPM tersebut,… Jadi index ini diintegrasikan kedalam sistem
> evaluasi kinerja pembangunan daerah,… dan tidak menjadi kegiatan survey
> musiman, …. tapi sudah masuk dalam sistem,….
>
> atau sudah ada SPM untuk Pembangunan Kota ya??
>
> bedanya indeks Liveable City ini dengan indeks yang digunakan untuk Kota
> Adipura apa yah kira ? Lebih complexhensive (complex tapi comprehensive)
> ya,…. ?
>
>
>
> Kalau di sektor kesehatan dan pendidikan,…..
>
> Sudah terbentuk SPM  yang sangat memabntu,.. jadi ketika kita ingin melihat
> kinerjanya, tinggal mengacu ke SPM itu,…..
>
> Dan kalau sudah ada SPM, tinggal sistem informasi/data berdasarkan SPM itu
> yang dikembangkan,….
>
> Kalau di sektorkesehatan,….. kalau ingin bicara kinerja sudah jelas
> patokannya, misalnya, angka kematian ibu, angka kematian bayi, gizi buruk,
> dll
>
>
>
> Maaf, saya jadi keliatan meracau.
>
>
>
> Akhir kata,…..
>
> Ditunggu dengan penuh harap Indeks ini…
>
>
>
> Salam
>
> dwiagus
>
>
>
> ---------hasil symposium nasional itu--------- --------- ---------
> --------- --------- --------- -----
>
>
>
> http://www.iap. or.id/detail_ brt.asp?id= 
> 48<http://www.iap.or.id/detail_brt.asp?id=48>
>
> *Tanggal*
>
> *:*
>
> 4 Desember 2008 WIB
>
> *Judul*
>
> *:*
>
> Simposium Nasional : Masa Depan Kota Metropolitan Indonesia
>
> *Sumber*
>
> *:*
>
> Panitia
>
>
>
> Pada tanggal 4 Desember 2008, Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP)
> bekerjasama dengan Balitbang Kota Medan menggelar symposium nasional dengan
> tema : Masa Depan Kota Metropolitan di Indonesia. Pada acara ini juga
> dihasilkan suatu rumusan kriteria Liveable Cities yang akan dijadikan bahan
> dasar bagi penyelenggaraan Most Liveable City Index yang akan
> diselenggarakan oleh IAP pada pertengahan tahun 2009.
>
> Kegiatan Simposium ini dihadiri oleh 80 orang peserta dari berbagai
> institusi perencanaan nasional yang meliputi pemerintah kota Medan,
> pemerintah propinsi sumatera utara, dinas tata kota dan bappeda di beberapa
> kota metropolitan, REI, IAI, URDI, perwakilan institusi pendidikan serta
> beberapa pengurus daerah IAP.
>
> Pembukaan symposium dilakukan oleh Pejabat Walikota Medan Yaitu Drs.
> Afifuddin Lubis, M.Si, yang menekankan pada pentingnya kualitas lingkungan
> perkotaan untuk menunjang kualitas hidup yang sehat dan berkualitas dan
> harapannya untuk menjadikan Kota Medan sebagai Kota Metropolitan yang
> nyaman. Keynote Speech di berikan oleh Ir. Bambang Guritno, MBA, Staf Ahli
> Menteri Pekerjaan Umum yang memaparkan tantangan perkembangan perkotaan
> secara nasional yang harus disikapi oleh semua pihak dengan cermat untuk
> mewujudkan suatu keseimbangan antara pembangunan fisik dan ekonomi disatu
> sisi dengan kelestarian lingkungan dan kenyamanan hunian pada sisi yang
> lain.
>
> Sesi diskusi panel I diisi oleh pemaparan dari Ir.Iman Soedradjat, MPM
> (Ketua Umum IAP), Dra. Indah Suksmaningsih, MPM (Ketua Umum YLKI) dan
> Ir.Wicaksono Sarosa, PhD dari URDI.
>
> Iman Soedradjat mengatakan bahwa di tahun 2008, secara global jumlah
> penduduk kawasan perkotaan sudah melebihi jumlah penduduk yang tinggal di
> kawasan rural. Kondisi ini menyebabkan terjadinya urban paradox : Pada satu
> sisi kota sebagai kekuatan ekonomi tetapi pada sisi lain kota juga menjadi
> pusat kemiskinan dan kekumuhan. Kebijakan yang ada sekarang meskipun secara
> konseptual sudah cukup baik tetapi pada tataran praksis masih belum
> menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada gap antara kesenjangan antara
> konsep dan praksis inilah diharapkan planner dan asosiasi profesi (IAP)
> dapat memberikan kontribusinya dan professional responsibility untuk
> mewujudkan harmonisasi perkembangan kota melalui : keseimbangan dan
> keselarasan antar elemen-elemen perkotaan, kebijakan penataan ruang yang
> kondusif bagi sektor informal, menjaga keunikan identitas kota serta
> peningkatan keterlibatan masyarakat kota.
>
> Indah Suksmaningsih menekankan perlu adanya suatu kesetaraan antara
> penyelenggara pemerintahan dan seluruh lapisan masyarakat kota dalam
> mewujudkan lingkungan kota yang berkualitas. Perlu adanya fasilitasi
> terhadap para penyandang cacat, wanita hamil dan orang tua serta dari sisi
> kelembagaan perlu adanya akuntabilitas dari penyelenggara pembangunan dan di
> sisi lain kepatuhan terhadap hukum dari sisi konsumen/ masyarakat.
>
> Wicaksono Sarosa memaparkan bahwa adanya harga yang harus dibayar untuk
> menciptakan kenyamanan hidup. Paradox yang terjadi etika dikawasan perumahan
> mewah yang sangat nyaman dibandingkan dengan fasilitas publik yang buruk
> menjadi bukti bahwa ada aktor biaya yang bermain. Oleh karena itu Wicaksono
> menekankan perlu adanya dukungan anggaran pemerintah untuk mewujudkan kota
> yang Liveable. Wicaksono juga menekankan faktor leadership, kretaivitas dan
> fungsu waktu sebagai solusi untuk mewujudkan kota yang nyaman.
>
> Pada Sesi II, diskusi panel menghadirkan Ir. Hari Ganie, MM (DPP REI),
> Djodi Trisusanto, MBA (Jones Lang La Salle, international property
> consultant ) dan Dr.Icwan Azhari seorang Sejarawan Kota Medan.
>
> Hari Ganie memberikan sebuah perspektif developer dalam mewujudkan
> lingkungan yang liveable. Kata kunci nya adalah kompetitiveness, daya saing
> dan kreativitas. Bahwa kota-kota sekarang bersaing secara global untuk
> menarik investasi dan kaum terdidik. kota-kota metropolitan di indonesia
> tidak hanya bersaing secara nasional, tetapi secara regional dan global,
> contohnya dengan Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Hanoi. Kesadaran mengenai
> iklim kompetisi ini penting untuk memberikan dorongan dan kreativitas dalam
> rangka meningkatkan daya saing kota. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah
> : Infrastruktur, fasiltitas dan pengembangan lingkungan hunian, sustainable
> transportation, high cost economy dari birokrasi, kualitas SDM yang
> berpendidikan.
>
> Djodi Trisusanto dari JLL memberikan gambaran pola pikir dari internasional
> real estate investor dalam melihat perkembangan suatu kota. Djodi memaparkan
> adanya 3 elemen penting yang mempengaruhi perkembangan real estate kota,
> yaitu : Consumer group (individual & Institution) , Space Producer
> (Architect, Planners, Developers) dan public yang semuanya mempunyai harapan
> yang sama akan tingkat kualitas lingkungan perkotaan. Faktor yang diharapkan
> oleh ketiga elemen tersebut adalah : Kepastian kepemilikan lahan, kemudahan
> proses perijinan, ketersediaan infrastruktur, kepastian rencana pembangunan
> kota, keamanan, tingkat transparansi bisns, tingkat korupsi yang rendah,
> akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan yang berkualitas,
> ketersediaan fasilitas rekreasi dan budaya, dan kualitas lingkungan udara,
> polusi.
>
> Sedangkan Dr. Ichwan Azhari menekankan perlunya sebuah kota yang
> berkarakter dan memiliki penghargaan terhadap budaya lokal dan tetap
> mempertahankan ciri khas lokal.
>
> Acara simposium ditutup dengan perumusan kriteria Liveable Cities yang
> terdiri dari 8 Variabel dan 35 kriteria sebagai berikut :
> 1. Fisik Kota : Tata ruang, arsitektur, RTH, ciri dan karakter budaya lokal
> 2. Kualitas Lingkungan : kebersihan kota dan tingkat pencemaran.
> 3. Transportasi- Aksesibilitas : angkutan umum, kualitas jalan, waktu
> tempuh ke tempat aktivtas, pedestrian
> 4. Fasilitas : Fasilitas kesehatan, pendidikan, peribadatan, rekreasi,
> taman kota.
> 5. Utilitas : Air bersih, listrik, telekomunikasi
> 6. Ekonomi : tingkat pendapatan, biaya hidup, ramah investasi
> 7. Sosial : Ruang publik, ruang kreatif, interaksi sosial, kriminalitas,
> tingkat kesetaraan warga kota, partisipasi warga, dukungan terhadap orang
> tua, penyandang cacat, dan wanita hamil.
> 8. Birokrasi dan Pemerintahan : Leadership yang kuat, dukungan kebijakan,
> kepastian hukum, akuntabilitas pemerintah, tingkat penerapan rencana kota,
> dukungan program pembangunan, dukungan pembiayaan
>
> Selanjutnya variabel dan kriteria ini akan diturunkan menjadi indikator
> dalam bentuk kuestioner yang akan dibagiakan kepada para responden di 15
> Kota Metropolitan di Indonesia. Penyusunan kuestioner akan dilakukan pada
> Bulan Januari 2009, survei akan dilakukan pada bulan Maret dan April 2009,
> dan pada Bulan Juli 2009 sudah dihasilkan Indonesia Most Liveable City
> Index.
>
> ------------ --------- --------- ----end of quote ------------ ---------
> --------- --------- --------- --------- --
>
>
>
> Best Regards,
>
>
>
> *Benedictus Dwiagus S.*
>
> *http://bdwiagus. blogspot. com*
>
> *http://bdwiagus. multiply. com *
>
>
>
> "The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
> watch somebody else doing it wrong, without comment."  - *T. H. White*
>
> * *
>
> *:::.... Indo-MONEV ...:::*
>
> Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
> anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to
> the work on *monitoring and evaluation* and other related development
> issues including development aid works, particularly in Indonesia.
>
> Join in by sending an email to:  *indo-monev-subscrib e...@yahoogroups. com *
>
>
>
>
>    Messages in this topic
> <http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/7147;_ylc=X3oDMTM0czM3Y2VjBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BG1zZ0lkAzcxNjUEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMjI5NjgyODAzBHRwY0lkAzcxNDc->(
> 2)  Reply (via web post)
> <http://groups.yahoo.com/group/referensi/post;_ylc=X3oDMTJwaDlmdHJhBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BG1zZ0lkAzcxNjUEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMjI5NjgyODAz?act=reply&messageNum=7165>|
>  Start
> a new topic
> <http://groups.yahoo.com/group/referensi/post;_ylc=X3oDMTJlYmRpOWthBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTIyOTY4MjgwMw-->
>  
> Messages<http://groups.yahoo.com/group/referensi/messages;_ylc=X3oDMTJlcXBvanFrBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA21zZ3MEc3RpbWUDMTIyOTY4MjgwMw-->|
> Files<http://groups.yahoo.com/group/referensi/files;_ylc=X3oDMTJmMjJrcWEyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2ZpbGVzBHN0aW1lAzEyMjk2ODI4MDM->|
> Photos<http://groups.yahoo.com/group/referensi/photos;_ylc=X3oDMTJldDNwZ3Y4BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA3Bob3QEc3RpbWUDMTIyOTY4MjgwMw-->|
> Links<http://groups.yahoo.com/group/referensi/links;_ylc=X3oDMTJmZ3ZkNjJxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2xpbmtzBHN0aW1lAzEyMjk2ODI4MDM->|
> Database<http://groups.yahoo.com/group/referensi/database;_ylc=X3oDMTJja3NxZ3Q4BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2RiBHN0aW1lAzEyMjk2ODI4MDM->|
> Polls<http://groups.yahoo.com/group/referensi/polls;_ylc=X3oDMTJmY2JrajJvBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA3BvbGxzBHN0aW1lAzEyMjk2ODI4MDM->|
> Calendar<http://groups.yahoo.com/group/referensi/calendar;_ylc=X3oDMTJkdGhmYzQ0BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2NhbARzdGltZQMxMjI5NjgyODAz>
>  Komunitas Referensi
> http://groups.yahoo.com/group/referensi/
>  MARKETPLACE
>  ------------------------------
> From kitchen basics to easy recipes - join the Group from Kraft Foods
> <http://us.ard.yahoo.com/SIG=13ridtj5g/M=493064.12016295.13271503.10835568/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1229690003/L=/B=w6gqS0LaX.g-/J=1229682803708985/A=5530388/R=0/SIG=11nuutlas/*http://explore.yahoo.com/groups/kraftmealsmadesimple/>
>   [image: Yahoo! 
> Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkbHNva2ZsBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMjI5NjgyODAz>
> Change settings via the 
> Web<http://groups.yahoo.com/group/referensi/join;_ylc=X3oDMTJmZWlhbWplBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA3N0bmdzBHN0aW1lAzEyMjk2ODI4MDM->(Yahoo!
>  ID required)
> Change settings via email: Switch delivery to Daily 
> Digest<[email protected]?subject=email+delivery:+Digest>| 
> Switch
> format to 
> Traditional<[email protected]?subject=change+delivery+format:+Traditional>
>  Visit Your Group
> <http://groups.yahoo.com/group/referensi;_ylc=X3oDMTJkdWNhM2ZvBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzM5MjA5MjQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2hwZgRzdGltZQMxMjI5NjgyODAz>|
>  Yahoo!
> Groups Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> | Unsubscribe
> <[email protected]?subject=>
>
>

Kirim email ke