Cukup tajam juga indra pak Abimanyu nih.... salah satu isu kontroversial adalah rekomendasi Bank Dunia soal memperkuat agglomerasi dengan mendorong migrasi dan urbanisasi di pusat kegiatan ekonomi tertentu. Tak usah kuatir soal urbanisasi katanya asal saja urbanisasi yang inkusif.
Walaupun WB tidak menyebut isu perumahan secara eksplisit, kunci inclusive urbanization ada di pelayan dan infrastruktur dasar. Ini sangat relevan dengan isu perumahan, air bersih, sanitasi, dan energi (listrik) --> network utilities. Tak satupun yang terpadu.. inilah Indonesiaku. Tidak semua daerah dapat dijadikan pusat kegiatan ekonomi karena tidak punya economies of scale. Tapi kita harus hati hati dan tetap memberi kritik karena Laporan WB2009 hampir semua mengambil pelajaran dari negara-negara di Amerika Utara (Canada dan AS), Eropa Barat, Afrika, dan Asia Timur khususnya Jepang dan Cina -- yang nota bene adalah negara kontinen, negara dengan dominasi daratan. Dari sisi geographical configuration, jelas sangat beda dengan Indonesia. Setuju pak Abimanyu...Segitu dulu pak. Salam, Nuzul Achjar

