YSH Rekan Milis,

 

Sekedar buat referensi sajah,..  Mohon maaf, kalau kurang berkenan

----------------------------------------------------------------------------
----------------------------



Salut atas jiwa besar bpk Walikota Kupang.



WALIKOTA KUPANG MENGAKUI HASIL SURVEY TII


Di sela-sela acara pemaparan kondisi lingkungan dan master Plan pembangunan
Kota Kupang dihadapan Menteri Lingkungan Hidup RI, Wali Kota  Kupang tidak
sungkan-sungkan mengakui kebenaran pemberitaan seputar hasil survei TII
bahwa Kota Kupang merupakan Kota paling korup di Indonesia.

"Pak Menteri mungkin sedang mengikuti berita seputar hasil survei tersebut,
dan Saya mengakui itu..! Saya akui, sebab sistem pelayanan disini masih
sangat-sangat jelek," tandas Wali kota disambut anggukan Menteri lingkungan
hidup.
Namun penegasan tersebut bukan bermaksud untuk terus membiarkan hal
memalukan itu terjadi di kota Kupang. Tetapi justru sebagai sebuah bentuk
penyesalan sebab sudah berulang-ulang kali dirinya telah menegaskan agar
pungutan berlabel apapun dalam pengurusan ijin, tidak boleh dilakukan.

"Apalagi yang menjadi sasaran adalah masyarakat kecil yang mengurus KTP,
Ijin IMB, dan ijin-ijin lainnya. Itukan keterlaluan," tegas Daniel Adoe.
Menurutnya, jika hal tersebut sampai ketahuan oleh dirinya, maka pihak yang
melakukan perbuatan memalukan dan telah mencoreng wajah Kota tersebut akan
langsung dipecat dari statusnnya sebagai PNS.

Kepada pak Menteri, Wali Kota mejelaskan bahwa saat ini pihaknnya sedang
intens berkordinasi dengan semua SKPD di lingkup Pemkot Kupang, agar
kedepannnya harus serius menghapus semua praktek memalukan itu. "Singkatnnya
harus dihapus dari wajah Kota ini," tandasnya.

Menurut Daniel Adoe, pihaknnya sebenarnnya telah mendapat banyak keluhan
dari masyarakat tetapi ketika ditanya balik, pihak mana yang melakukan hal
tersebut, masyarakat enggan mengakuinya.
"Saya pernah mendapat SMS dari masyarakat yang melaporkan bahwa hanya untuk
urusan advis plan saja, mereka harus membayar 8 juta rupiah. Inikan sungguh
keterlaluan. Padahal sudah berulang-ulang kali saya dan pak Wakil
memperingatkan agar tidak boleh ada satu-pun pungutan liar dalam semua
proses peijinan, baik dalam pembuatan KTP, maupun IMB dan surat-surat
lainnnya. Sebab pemerintah berkewajiban melayani masyarakat tanpa imbalan
dalam bentuk apapun," tegas Wali Kota serius.

Wali Kota juga menyayangkan sikap warga Kota yang tidak berani menyebutkan
identitas oknum-oknum yang suka bermain kotor dalam urusan perijinan
tersebut. Padahal jika saja hal tersebut disampaikan maka tentunya sudah
banyak PNS yang ditindak sehingga ada rasa gerah.
"Masyarakat yang melapor selalu menolak menyebut pihak-pihak mana yang
melakukan hal tersebut. Ini yang menjadi kendala bagi kami dalam
pemberantasannya," imbuh Wali Kota.

Untuk itu, kedepannnya nanti, pihaknnya telah meminta lembaga AUSAID untuk
mendampingi dan memberi pelatihan kepada semua pihak yang berurusan dengan
proses ijin di Kota Kupang.
"Kami akan louncing pada bulan Mei mendatang dan diharapkan atas berkat
Tuhan Yang Maha Kuasa, semua rencana tersebut bisa berjalan lancar dan kita
janji paling lambat tahun depan nanti Kota Kupang akan menjadi Kota dengan
indeks korupsi paling rendah di Indonesia bahkan menyamai Kota Jokjakarta,"
ungkap Wali Kota disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.            
Asal tahu saja, kekesalan Wali kota tersebut sungguh beralasan. Sebab
seperti yang dipaparkan dalam hasil survei TII, di Kota Kupang, semua pihak
yang berurusan dengan pelayanan di lingkup pemerintah Kota Kupang, mengaku
jujur bahwa masalah sogok menyogok dalam urusan apa saja adalah hal lumrah
dan wajar. Karena itu, benar saja jika Kupang menjadi Kota Paling korup di
Indonesia. Nah..! 

Sumber : aktualita-ntt.com <http://www.aktualita-ntt.com> 







.

 
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=13742565/grpspId=1705300956/msgI
d=8884/stime=1233134720/nc1=3848583/nc2=5191952/nc3=5170418> 
 

Kirim email ke