Kerajinan mendong atau sejenis pandan laut asal Tasikmalaya, Jawa Barat, tak 
boleh dipandang sebelah mata.
Setelah diolah menjadi barang kerajinan dan diekspor, nilai mendong bisa 
mencapai miliaran rupiah.
Salah satu yg sukses melakoni bisnis ini adalah CV Mendong K Craft yg memasok 
perusahaan The Body Shop Int’l, perusahaan kosmetik yang berkantor pusat di 
Inggris dan memiliki 2400 toko di 61 negara.
Orang akan bangga jika produk buatannya dipakai oleh semua orang diseluruh 
dunia. Mungkin itulah yg dirasakan Asep Barnas saat ini. Lelaki 57 thn yg 
menetap di Tasikmalaya  ini, sukses memasok aneka kerajinan kotak mendong, 
pandan, lidi dan bambu kemancanegara seperti Spanyol, Amerika, Jepang, dan 
Inggris.
Hebatnya, saat ini, Asep sudah menjalin kerjasama dgn pabrikan kosmetik asal 
Inggris The Body Shop utk memasok kotak mendong dan kotak pandannya. Kerjasama 
ini sudah berlangsung sejak 2004. Tak heran Asep sudah mengantongi omzet 
miliaran rupiah per thn dari bisnis ini.
CV Mendong K Craft milik Asep lahir gara2 krisis moneter 1997. Waktu itu Asep 
yg saat itu bekerja disebuah perusahaan swasta di Bandung harus merasakan 
pahitnya dirumahkan. Ia lalu balik kekampung halamannya di Tasikmalaya.
Dikampungnya Asep kemudian membantu usaha kerajinan mendong milik temannya. 
Berkat pengalamannya sebagai pemasar, kerajinan mendong milik temannya mendapat 
pesanan dari pembeli asal Spanyo. Sayangnya temannya menolak pesanan itu dengan 
alasan tidak mau repot. Asep tak kehilangan akal. Meski saat itu hanya 
mengandalkan modal sampel semata, ia tak mau menyia2kan peluang emas itu. Ia 
lalu melibatkan para perajin yg sudah  ia kenal utk memenuhi pesanan itu.
“Dari situ akhirnya saya bisa memenuhi pesanan dari Spanyol, jumlahnya 1 
kontainer ukuran 20 kaki,” katanya.
Sejak itu Asep  mulai lebih fokus menggarap pasar ekspor ketimbang pasar lokal.
“Memasok pasar ekspor lebih menguntungkan dibanding pasar lokal karena sistem 
pembayarannya lebih jelas,” ujarnya.
Selesai memasok kotak mendong ke Spanyol, Asep lalu  mendapat tawaran dari 
sebuah perusahaan Amerika yg punya cabang di Cirebon. Salah satu klien 
perusahaan ini adalah perusahaan kosmetik ternama The Body Shop.
Sayang ditengah jalan perusahaan Amerika tsb bangkrut. Namun rezeki sepertinya 
belum menjauh dari Asep. The Body Shop ternyata menyukai karya Asep. The  Body 
Shop kemudian memutuskan kotak mendong buatan Asep sbg kotak produk kosmetiknya.
Maka sejak 2004 The Body Shop resmi menjalankan kerjasama dgn Asep. Ia mulai 
memasok kotak mendong kesemua cabang The Body Shop diseluruh dunia.
“Mereka suka kotak mendong buatan saya lantaran unik dan ramah lingkungan,” 
ujarnya merendah.
Pada tahun 2008 lalu, nilai kontrak Asep dgn The Body Shop mencapai rp.1.3 
miliar per thn. Saat itu ia memasok 270.000 kotak mendong ke The Body Shop.  
Utk tahun ini, Asep telah mengikat kontrak memasok 280.000 kotak pandan ke The 
Body Shop dengan nilai kontrak tsb. USD 140.000.-
Asep menjual aneka kotak mendong, pandan, lidi dan bambu antara USD 0.6 sampai 
USD 2.-  per kotak. Dari harga itu ia mengaku hanya mendapat marjin 8%. “Marjin 
saya kecil karena saya menerapkan upah UMR bagi  98 perajin saya,” ujarnya.
Siapa bilang kota2 global tak mampu berinteraksi dan memberi manfaat besar 
kepada  perajin kecil didaerah pedalaman yang jauh dari sebuah negara sedang 
berkembang?…..........
 
Salam,
aby
 
 


      

Kirim email ke