pak BTS, pak IS dan referensiers ysh,

Kalau begitu ..jangan sebagian kerusakan di Kalteng sdh dimulai sejak 60an 
ketika "jalan rusia" dibangun seperti dituliskan Kompas (19/2) saat itu jalan 
lintas Parenggean-Sampit-Pk Bun yg direncanakan spenjang 175 km, dgn mengeruk 
gambut .. Syukurlah (bs juga sayangnya) karena perubahan orde kekuasan 
pembangunan pun berhenti dan hanya terbangun 34 km ...

Dan memang benar ruas jalan tsb saat ini yang paling bagus dan nyaman dilalui 
di Kalimantan ... Kalau seluruhnya terbangun entah gimana kondisi Kalteng 
sekarang ini .. Dan, syukur juga Sukarno belum jadi mewujudkan mimpi 
Palangkaraya jadi ibukota negara ..melihat "kegagalan" menjadi Jakarta kota yg 
nyaman... dan kemudian gagalnya Suharto mewujudkan lahan Sejuta Ha.. kalau 
tidak habislah lahan gambut yg punya potensi hayati begitu hebat ...

Salam aah, 
IT  
IBNU TAUFAN,
Jakarta Selatan, Indonesia
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------------------------------

Komunitas Referensi
http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke