Baguslah IAP segera menanggapi. 1. Itu pula sebabnya sejak tiga tahun lalu (dalam pelaksanaan program peningkatan Coastal Community Resiliences DKP) saya menyatakan agar penataan ruang menyertakan informasi bencana dan langkah penyelamatannya agar jelas bagi warga setempat untuk mengantisipasinya. Saya juga menyarankan agar draft pedoman penataan pulau-pulau kecil memasukkan aspek risiko bencana setempat. Saya juga mempertanyakan iklan peserta milister referensi yang menawarkan tanah di pesisir Padang tanpa memberikan informasi kondisi lingkungan sekitar, termasuk risiko bencana. Semoga setelah ini tidak ada RTRW atau hasil anggota IAP lainnya yang tidak menyertakan informasi risiko bencana setempat dan keterkaitan antara rencana tata ruang dengan peningkatan keselamatan pengguna rencana tersebut. 2. Dapat pula ditelusuri apakah memang tidak ada anggota IAP dan anggota IAI yang terlibat (perencanaan, perancangan, perijinan, dll) dalam perkembangan tata ruang di kawasan hilir Situ Ginting tersebut.....
Wasalam, ATA 2009/4/1 dani muttaqin <[email protected]> > > > > --- On *Wed, 4/1/09, Dani Muttaqin <[email protected]>* wrote: > > From: Dani Muttaqin <[email protected]> > Subject: Press Release IAP Mengenai Bencana Situ Gintung > To: [email protected] > Date: Wednesday, April 1, 2009, 2:46 AM > > Terkait dengan kejadian bencana di Situ Gintung, Ikatan Ahli Perencanaan > Indonesia (IAP) menggelar konferensi pers yang menjelaskan tentang sikap dan > pandangan IAP terhadap kejadian tersebut. > > Acara tersebut telah diselenggarakan pada Hari Selasa, 31 Maret 2009 di > Hotel Ambhara, Jl Iskandarsyah Raya No 1. > > Karena Ketua Umum IAP, Ir.Iman Soedradjat,MPM, sedang mewakili Indonesia di > acara UN-Habitat di Nairobi Kenya, maka IAP pada konferensi pers tersebut > diwakili Sekjen IAP yaitu Ir.Bernardus Djonoputro yang didampingi oleh > beberapa pengurus PN-IAP, yaitu : > Ir.Yayat Supriyatna,MT (Ketua Bidang Kajian IAP) > Ir.Teti Armiati Argo, PhD (Ketua Bidang Hubungan Internasional IAP) > Ir.Renny Windyawati, MSc (Bendahara IAP) > Dhani M. Muttaqin, ST (Direktur Eksekutif IAP) > > Release lengkap dapat dilihat di link berikut : > http://www.iap.or.id/detail_brt.asp?id=51 > > Acara dihadiri oleh belasan media cetak dan 3 media elektronik nasional, > diantaranya SCTV, TV One dan Metro TV. > > Berikut beberapa ulasan di media : > SCTV : > h<http://www.liputan6.com/video/?program=news&id=175276&m_id=797859&page=2> > ttp://www.liputan6.com/video/?program=news&id=175276&m_id=797859&page=2<http://www.liputan6.com/video/?program=news&id=175276&m_id=797859&page=2> > > http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/03/31/brk,20090331-167537,id.html > http:<http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/03/31/brk,20090331-167550,id.html> > //www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/03/31/brk,20090331-167550,id.html<http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/03/31/brk,20090331-167550,id.html> > http://www.pu.go.id/index.asp?link=/humas/news2003/ppw310309mira.htm > > http://www.kontan.co.id/index.php/Nasional/news/11025/IAP__Situ_Gintung_Kasus_Awal__Mungkin_Terjadi_Lagi > > http://www.depkominfo.go.id/2009/03/31/kawasan-rawan-bencana-harus-perhatikan-perencanaan-kota/ > > http://bisnis.vivanews.com/news/read/45365-situ_gintung__fenomena_kota_besar_indonesia > > Demikian, semoga sikap dan pandangan IAP ini menjadi sebuah pencerdasan > bagi publik dan solusi jangka panjang untuk mencegah terjadinya bencana > serupa yang diakibatkan oleh kesalahan dan kelalaian perencanaan dan > implementasi rencana tata ruang. > > Terima Kasih > > Dhani M. Muttaqin, ST > Direktur Eksekutif IAP > > > >

