Kalau begini artinya Kota-kota di NTB membangun hirarki pelayanan ke network global ya ?
Kalau itung2annya, minimal setiap TKI mentransfer 500ribu-an saja per
bulan, ada sekitar 4-5 milyar per bulan masuk ke NTB. Wow.
Tiga Bulan, NTB Sudah Kirim Sembilan Ribuan TKI
/
SELASA, 14 APRIL 2009 | 00:08 WIB
MATARAM, KOMPAS.com - Sejak Januari hingga pertengahan April 2009 Pelaksana
Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) di wilayah Nusa Tenggara
Barat (NTB) mengirim 9.267 orang TKI ke Malaysia.
Hal itu dikatakan Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Balai Pelayanan
Penempatan Dan Perlindungan TKI (BP3TKI) NTB I Komang Suparta di Mataram,
Senin (13/4) malam.
Pada acara pelepasan pemberangkatan ratusan TKI asal NTB ke Malaysia, di
Balai Latihan Kerja (BLK) BP3TKI NTB di Dasan Cermen, Kota Mataram itu, ia
menyebutkan hanya dalam waktu tiga bulan sebanyak 9.267 TKI asal NTB
diberangkatkan ke Malaysia. "Itu belum termasuk 700 hingga 800 TKI asal NTB
yang akan diberangkatkan dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Ia mengatakan jika digabung dengan jumlah TKI asal NTB yang diberangkatkan
selama 2008 sebanyak 29.596 orang, dalam 16 bulan terakhir hampir 40 ribu
orang warga NTB diberangkatkan sebagai TKI ke Malaysia.
Jumlah tersebut termasuk belasan ribu TKI asal NTB yang diberangkatkan dua
PPTKIS mitra kerja perusahaan Malaysia, Sime Darby Plantation, Sdn Bhd di
Semenanjung Malaysia sejak Januari 2008, yang jumlahnya 600 sampai 800 orang
setiap bulan. "Cukup banyak TKI asal NTB yang diberangkatkan ke Malaysia,
dan banyak juga yang berhasil meningkatkan pendapatan keluarga setelah
beberapa tahun bekerja di negeri itu," katanya.
Menurut Suparta, minat untuk bekerja di Malaysia yang cukup besar tersebut
perlu disikapi pemerintah agar proses pemberangkatan dan penempatannya
terpantau serta terlindungi.
Karena itu, sejak awal 2009 pemerintah menerapkan layanan terpadu satu pintu
(LTSP) agar memudahkan para calon TKI mengurus dokumen perjalanan
antarnegara. "Maksudnya agar pelayanan TKI semakin mudah, cepat, aman dan
murah biayanya. Ke depan LTSP NTB akan ditunjang fasilitas pendukung yang
memadai agar dapat berkembang sesuai harapan semua pihak," katanya.
Suparta menyambut baik upaya Sime Darby Plantation, Sdn Bhd yang menerapkan
pola pengawasan ketat terhadap TKI asal NTB yang pulang kampung, dan
perhatian terhadap sanak keluarga serta lingkungan daerah asal TKI di Pulau
Lombok.
Perusahaan Malaysia itu bersedia memberikan pengawalan terhadap TKI asal NTB
yang pulang kampung dan mau membagi kesejahteraan dengan anak yatim serta
jompo di daerah asal TKI di NTB. "Hal itu perlu diimbangi dengan sikap
pemerintah, PPTKIS dan para TKI itu sendiri terhadap niat baik perusahaan
yang mempekerjakan mereka di luar negeri. Peliharalah hubungan baik dengan
Sime Darby dan mitra kerjanya," katanya.
XVD
Sumber : Ant
Regards,
dwiagus
http://bdwiagus.blogspot.com
http://bdwiagus.multiply.com
"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
watch somebody else doing it wrong, without comment." - T. H. White
:::... Indo-MONEV ...:::
Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to
the work on monitoring and evaluation and other related development issues
including development aid works, particularly in Indonesia.
Join in by sending an email to: [email protected]
Find also Indo-MONEV in facebook:
<http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts>
http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts
<<image001.png>>

