Tolong Bedakan antara masalah ke-profesi-an dan kegagalan pemerintahan
(government failure).
Harus diakui; environmental management bukanlah keunggulan Indonesia,
mungkin ini yg dimaksud dengan dam yang bobol.

Bentuk negara dan perilaku birokrasi adalah given bagi seorang penjaja jasa
tenaga ahli perencana.

Kalau masalahnya adalah perilaku birokrasi dan sentralisme pengelolaan
sumberdaya; maka mungkin solusinya adalah reformasi birokrasi dan
federalisasi... bukan lantas berharap bisa selesai dengan diproduksinya
'dokumen-2 rencana'...

Salam,
-K-




2009/4/24 Mohammad Andri Budiman <[email protected]>

>
>
>  Saya pikir tidak selalu harus begitu. Alam semesta sebagai sebuah sistem
> terbuka tentu saja mempunyai equilibrium. Yang tidak setimbang sebetulnya
> akan setimbang -- terkadang tanpa "campur tangan asing".
>
> Misalnya, beberapa waktu yang lalu sebuah dam di dekat "Pusat
> Segala-galanya" bobol. Berikutnya mungkin saja gempa atau tumbukan meteor
> raksasa. Ya berdoa sajalah yang mana yang sebaiknya.
>
> Salam,
> Andri
>
> Sent from my BlackBerry® Bold smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> ------------------------------
> *From*:
> *Date*: Fri, 24 Apr 2009 08:43:54 -0700 (PDT)
> *To*: <[email protected]>
>
> *Subject*: Re: [referensi] [OOT] Perubahan Nama Jurusan Planologi?
>
> Ha... ha... ha...
> Daripada terus nyalah-nyalahin orang yang bukan menjadi penyebabnya, Bikin
> aja PRRI jilid kedua.... kalau berani....
>
> Kalau nggak berani, ya fokus aja sama domain dan profesi masing-masing....
> Kalau kita fokus pada profesi dan domain masing-masing, insya Allah kita
> akan lebih bermakna.... dan lama kelamaan kita akan lebih mampu untuk
> berkontribusi secara lebih besar lagi... Itu lebih positif daripada terus
> menggerutu dan menyalahkan orang atau pihak lain yang bukan menjadi penyebab
> dari adanya ketidak-equal-an dunia ini.....
>
> Salam,
>
> Fadjar
>
>
>
> --- On *Fri, 4/24/09, Mohammad Andri Budiman <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>
> Subject: Re: [referensi] [OOT] Perubahan Nama Jurusan Planologi?
> To: "Referensi" <[email protected]>
> Date: Friday, April 24, 2009, 10:01 PM
>
> Sebenarnya bukan menyalahkan PLN (PLaNologi), lho Pak Catur. Tapi memang
> lagi kesel, kenapa PRRI tidak "berbuat sesuatu" terhadap kesenjangan wilayah
> ini...
>
> Salam,
> Andri
> Sent from my BlackBerry® Bold smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss... !
> ------------------------------
> *From*: elkana.catur@ gmail.com
> *Date*: Fri, 24 Apr 2009 14:51:02 +0000
> *To*: <refere...@yahoogrou ps.com>
> *Subject*: Re: [referensi] [OOT] Perubahan Nama Jurusan Planologi?
> Pa andri jangan desperate gitu dunk sampe nyalah2in jurusan orang...
> Saya pikir wacana seperti itu sudah kurang laku dijual sekarang...
>
> Mungkin complain bisa disalurkan ke PLN kali ya...kenapa pembangkit gak
> pernah beres.. Yang dibeli ternyata barag bekas..
>
> Atau mungkin karena mas andri kenal dgn pejabat PLN yg anak planologi... .
> Jadi dendam
>
> Elkana Catur H. Sent from caturberry® nya XL
> ------------------------------
> *From*: "Mohammad Andri Budiman"
> *Date*: Fri, 24 Apr 2009 13:53:01 +0000
> *To*: Referensi<refere...@yahoogrou ps.com>
> *Subject*: [referensi] [OOT] Perubahan Nama Jurusan Planologi?
> SP:
> saya cuma mengarisbawahi bahwa semua lampu di sumatera setidaknya di jambi
> dapat giliran mati ga peduli dia itu pedagang pkl atau bahkan rumahnya
> kepala cabang pln di jambi.
>
> MAB:
> Even worse.. all dark.. doom and gloom..
>
> Tapi coba bayangkan, Rekan-rekan yang bijak, betapa ributnya pemberitaan di
> berbagai media -- terutama TV -- di seantero Nusantara apabila *daerah di
> radius seratus kilometer dari Monas itu* yang mati lampu -- barang sehari
> saja.
>
> Maaf, sudahlah, sekali lagi saya mohon maaf. Saya sudah bisa menerima
> kondisi status quo non-reformis nan statis ini. Perencanaan Wilayah di
> Indonesia memang sudah sangat baik dan tidak bisa diganggu-gugat lagi. Pintu
> ijtihad perencanaan wilayah sudah tertutup bagi orang awam non-planolog.
> Orang-orang yang menjadi stakeholders akar-rumput non-menara-gading seperti
> saya.
>
> Namun, Rekan-rekan yang mulia, masih bolehkah saya usul, apakah mungkin
> nama jurusan PLANOLOGI bisa diganti dengan PLAN? NO LAGI... ?
>
> Salam,
> Andri
>
> Sent from my BlackBerry® Bold smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss... !
> ------------------------------
> *From*: Soni Pratomo
> *Date*: Fri, 24 Apr 2009 06:25:00 -0700 (PDT)
> *To*: <refere...@yahoogrou ps.com>
> *Subject*: Re: [referensi] Selamat, Mas Fadjar Undip dan 'Nurul', Mungkin
> Anda Sudah Tiba di Daerah Kami..
> saya cuma mengarisbawahi bahwa semua lampu di sumatera setidaknya di jambi
> dapat giliran mati ga peduli dia itu pedagang pkl atau bahkan rumahnya
> kepala cabang pln di jambi......
>
> --- On *Thu, 4/23/09, Mohammad Andri Budiman <mand...@gmail. com>* wrote:
>
>
> From: Mohammad Andri Budiman <mand...@gmail. com>
> Subject: [referensi] Selamat, Mas Fadjar Undip dan 'Nurul', Mungkin Anda
> Sudah Tiba di Daerah Kami..
> To: "Referensi" <refere...@yahoogrou ps.com>
> Date: Thursday, April 23, 2009, 9:20 AM
>
> Udah jelas nama beliau Nuzul, Mas Fadjar Undip kok teringat Nurul. Masih
> demam AAC ya? :)
>
> Atau mungkin Panjenengan sedang berkesempatan 'meninjau' daratan Sumatera
> yang sedang giliran mati lampu -- kecuali di dekat kediaman orang-orang
> terhormat public servant yang tentu saja harus tetap diprioritaskan untuk
> tetap hidup (lampunya).
>
> Ya mirip-miriplah seperti seonggok 'tanah harapan' ciptaan Tuhan yang
> teramat sangat penting always-priority di radius 100 km dari Monas itu.
>
> Salam,
> Andri
>
> Sent from my BlackBerry® Bold smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss... !
> ------------------------------
> *From*:
> *Date*: Thu, 23 Apr 2009 07:10:39 -0700 (PDT)
> *To*: <refere...@yahoogrou ps.com>
> *Subject*: [referensi] Pengembangan Kepulauan dan Aktivitas Maritim di
> Kepulauan Riau
>
>
>
>
>   
>
>

Kirim email ke