Pak Indra dan Pak Nuzul serta rekans referensier yang baik,
 
Ke depan nanti tidak saja merupakan era kerjasama regional lintas batas (cross 
border). Tapi juga harus jadi era kerjasama antar daerah kita untuk bisa lebih 
saling mengisi dan saling mendukung. Bukan untuk saling bersaing... Apalagi 
untuk bisa lebih bersaing dalam kancah global.... Kayaknya kita perlu 
mempererat rajutan kerjasama antar daerah di Indonesia, untuk lebih memperkokoh 
daya kompetisi Indonesia di kancah internasional.
 
Makanya saya berharap (dan memimpikan) bahwa kita akan lebih serius dalam 
mengembangkan potensi-potensi wilayah di Sumatra, khususya di Sumatra Timur, di 
awal abad 21 ini. Saya yakin akan terbentang sebuah jembatan yg menghubungkan 
Sumatra dengan Semenanjung Malaysia, setidaknya di pertengahan abad 21 ini. 
Terlebih apabila Jembatan Selat Sunda, sudah terbangun nanti...
 
Pak Nuzul sudah maju ke depan di "garis  pertempuran". Mudah-mudahan Pak Nuzul 
bisa banyak berkontribusi dalam peningkatan "rajutan" kerjasama antar-daerah 
(setidaknya untuk daerah-daerah di Prop KeRi) untuk mempertajam daya kompetisi 
Indonesia dalam kerjasama antar negara yang berbatasan (cross-border 
cooperation)...
 
Salam,
 
Fadjar Undip
 


--- On Tue, 4/28/09, indra budiman syamwil <[email protected]> wrote:


From: indra budiman syamwil <[email protected]>
Subject: RE: [referensi] Jalan Sunyi
To: [email protected]
Date: Tuesday, April 28, 2009, 1:49 PM








Pak Nuzul yanb baik,
 
Saya mohon maaf terlambat mengantar dan mengucapkan selamat bertugas kepada Pak 
Nuzul. Saya fikir bukanlah jalan sunyi yang berada dihadapan Pak Nuzul, 
melainkan tahapan jauh kedepan pembangunan regional Indonesia, yaitu industri 
maritim yang tidak sempat dibenahi di awal pembangunan kita.
 
Pak Nuzul akan duduk langsung di segitiga pertumbuhan pertama di Indonesia 
Sijori Growth Triangle, suatu miniatur manajemen pembangunan pulau dan 
perbatasan nasional. Bukankah kedepan adalah era kerjasama regional lintas 
batas (cross-border) ?
 
Sekali lagi selamat bertugas dan berkarya.
 
Salam,
 
Indra Budiman Syamwil 
 


To: refere...@yahoogrou ps.com
From: ach...@gmail. com
Date: Fri, 24 Apr 2009 14:09:28 +0700
Subject: Re: [referensi] Jalan Sunyi




Rekan-rekan dan sahabat Referensiers Ysh,
 
Terimakasih atas dukungan semua rekan-rekan dan sahabat, semoga jadi awal yang 
baik dalam networking.  Pak Abdul Salam, saya harus belajar banyak kepada Bapak 
tentang dunia maritim.

Untuk rekan BTS, pengertian penegerian di sini adalah penyerahan 
pengurusan pendidikan tinggi kepada Pemerintah (Dikti) sebagai langkah awal 
menuju status Badan Hukum Pendidikan Pemerintah (BHPP). Perlu tahapan untuk 
sampai pada status BHPP, mulai dari Kepmen dulu (izin operasional) , kemudian 
Kepres (persetujuan pelimpahan dari pendiri - dalam hal ini Pemprov Kepri 
kepada Diknas, barulah PP untuk menjadikannya sebagai BHPP.Jadi perlu transisi 
panjang untuk sampai ke BHPP.
Kenapa tidak jadi Badan Pendidikan Pemerintah Daerah (BHPPD) saja? Ini strategi 
"double strike". Kalau statusnya BHPPD, dana utama adalah dari  APBD, sementara 
kalau BHPP, dana utama dari APBN (yang lumayan banyak untuk pendidikan), 
ditambah lagi dengan komitmen APBD dari anggota legislatif daerah. 
Dalam UU BHP tercantum syarat bahwa BHPPD untuk pendidikan tinggi hanya yang 
bersifat khusus (eg. semacam sekolah kedinasan seperti APDN, mungkin begitu 
maksudnya). Alasan lain mungkin status BHPP perlu acuan standar mutu yang 
ditetapkan Dikti di seluruh Indonesia.
Katanya sih Kepres tentang penegerian UMRAH akan keluar bersamaan dengan 
universitas baru yang ada di berbagai daerah seperti Universitas Borneo 
(Tarakan), Universitas Merauke (Papua), Universitas Bangka Belitung, dan 
Universitas Siliwangi. Wallahualam.
Pak Imam dan rekan BTS, kangen juga diskusi bersama kayak di PU dulu. Pak 
Risfan, tampaknya Anda sangat diperlukan untuk konsep dan implementasi Local 
Economic Development. Tingkat enterpreneurship di tanah Melayu masih 
harus ditingkatkan dan dibina. Kalau saja ada enterpreneur furniture dari 
Jawa mau investasi di FTZ BBK, prospeknya sangat besar. Hanya memang 
infrastruktur masih jauh dari memadai.
Pak Aby, jangan kapok ya kalau ngomong hirarki lagi he he he... Cak Andri, I 
will visit you sometime in Medan kalau saya diajak untuk rapat koordinasi 
Regional Development se Sumatera di Medan.
Salam hangat untuk semuanya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Wassalam,
Nuzul Achjar
 
 
 
 
 
 
 
 











Share your beautiful moments with Photo Gallery. Windows Live Photo Gallery 















      

Kirim email ke