Jago-jagoan byar-pet. Tingkat kompetisi yang tinggi..
Ternyata butuh perpres ya untuk melakukan percepatan penyediaan pasokan
listrik.. ?
Mungkin satu-satunya cara menyemai kawasan timur indonesia itu, yah dengan
perpres ???
Tiga Ibu Kota Provinsi Jagoan "Byar Pet"
SELASA, 5 MEI 2009 | 01:22 WIB
DENPASAR, KOMPAS.com - PTB Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN)
mengungkapkan masih ada tiga ibu kota provinsi yang mengalami kekurangan
pasokan listrik sehingga sering terjadi pemadaman listrik.
"Ibu kota provinsi yang penyediaan listriknya cukup parah yaitu Manado
(Sulut), Kendari (Sultra), dan di Lombok (Mataram)," kata Dirut PLN Fahmi
Mochtar di Nusa Dua Bali, Senin (4/5).
Menurut Fahmi, pemenuhan kebutuhan pasokan listrik di Lombok cukup mendesak
karena adanya rencana lapangan terbang baru dan masuknya investasi asing di
kawasan itu.
Sementara, di Manado sebenarnya sudah dibangun pembangkit listrik panas bumi
(PLP) dengan daya 3 x 30 MW. Namun, hingga saat ini masih ada masalah
pemipaan sehingga belum dapat beroperasi. "Karena daya masih kurang, masih
akan ada pemadaman listrik di wilayah itu padahal dalam waktu dekat ada
penyelenggaran World Ocean Conference (WOC) di sana," katanya.
Ia menyebutkan untuk mengatasi kekurangan pasokan listrik itu, upaya jangka
pendek yang dilakukan adalah dengan menyewa pembangkit listrik dari pihak
lain. "Untuk di Manado, kami menyewa pembangkit berkapasitas 15 MW sehingga
penyediaan listrik terutama saat kegiatan internasional dapat lebih baik,"
katanya.
Sementara, dalam jangka menengah dan panjang dilakukan dengan pembangunan
pembangkit listrik. Saat ini di tiga daerah itu juga terdapat pembangunan
pembangkit listrik bagian dari proyek percepatan penyediaan listrik 10.000
MW.
Ia mengungkapkan penyediaan listrik 10.000 MW itu sebenarnya masih kurang
mencukupi pertumbuhan permintaan listrik cukup tinggi. "Pertumbuhan
permintaan itu mencapai 3.000 MW per tahun sehingga sebenarnya percepatan
penyediaan 10.000 MW akan habis dalam tiga tahun ke depan," katanya.
Penyediaan listrik di Indonesia tidak semaju dibanding negara lain apalagi
China yang setiap tahun penyediaannya mencapai 100.000 MW per tahun. Itu
belum termasuk penyediaan oleh swasta.
Percepatan Tahap II
Fahmi juga mengungkapkan adanya rencana pemerintah melakukan percepatan
penyediaan pasokan listrik tahap II setelah 10.000 mw tahap pertama. "Ini
sedang disusun Perpresnya, berbeda dengan tahap I yang semuanya menggunakan
batu bara, untuk tahap II, 60 persen akan menggunakan sumber energi air dan
panas bumi, sementara sisanya menggunakan batu bara," katanya.
Ia menyebutkan, potensi panas bumi cukup besar yaitu sebesar 27.000 MW.
Sementara, yang baru dimanfaatkan baru sebesar 1.000 MW.
Mengenai kondisi keuangan, Fahmi mengungkapkan, pihaknya memperkirakan pada
2009 PLN akan memperoleh laba usaha sekitar Rp 3,7 triliun dan laba bersih
di atas Rp 1 triliun.
"Dengan kondisi yang membaik, diharapkan, investor berminat menanamkan
modalnya dalam sektor kelistrikan," katanya.
Menurut dia, listrik merupakan infrastruktur yang akan mendorong
kegiatan produktif dalam bidang ekonomi. "Kalau ada kunjungan ke daerah,
permintaan yang muncul bukan beras lagi tapi listrik. Ini merupakan sumber
pertumbuhan. Kalau ketahanan pangan bikin orang hidup, listrik bikin orang
lebih sejahtera," katanya.
Regards,
dwiagus
http://bdwiagus.blogspot.com
http://bdwiagus.multiply.com
"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
watch somebody else doing it wrong, without comment." - T. H. White
:::... Indo-MONEV ...:::
Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to
the work on monitoring and evaluation and other related development issues
including development aid works, particularly in Indonesia.
Join in by sending an email to: [email protected]
Find also Indo-MONEV in facebook:
<http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts>
http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts