Resesi ekonomi  rupanya menyebabkan orang semakin dekat dengan Tuhan. Buktinya 
kunjungan  masyarakat  ketempat ibadah meningkat dimasa resesi. Selain itu 
banyak pegawai  kantor yg dulu jarang datang ketempat ibadah kini menjadi 
semakin rajin beribadah. Di Singapura peserta sebuah kelas agama Amitabha 
Buddhist Centre, pusat kegiatan umat Buddha meningkat 20% semenjak krisis. 
Contoh lain, nilai sumbangan digereja Bartley Christian naik 10% menjadi S$ 16 
juta pada masa krisis ini. ”Resesi membuat orang ingat Tuhan, bukan uang”, kata 
Timothy Teo, pengurus gereja Bartley.
Di Taiwan, kunjungan umat kekuil terbesar di Taipei juga naik tajam. Antrean 
orang yang ingin berdoapun semakin panjang. Sebagian besar pengantre adalah 
para pekerja kerah putih.
Hsing TIen Kung, kuil Konfusian di Taipei mencatat kunjungan mencapai 2.000 
orang per hari sejak krisis. Jumlah itu naik sekitar 100% dari masa sebelum 
krisis. (Reuters)
 


      

Kirim email ke