Amin.... Semoga Indonesia memang jadi negeri yang barokah... Juga semoga barokah tersebut juga bisa menjadi salah satu jalan bagi rahmatan lil alamin Pak... Kalau sudah
--- On Thu, 5/28/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Ekonomi Bejo To: [email protected] Date: Thursday, May 28, 2009, 1:07 PM Uda Eka ysh, waduh saya bener2 njondil membaca posting Uda tentang 'ekonomi bejo'. Saya sekitar 4 tahun yll pernah membuat sebuah diskusi kecil dengan anak2 muda baik dari kelompok nasional maupun agama (islam maupun kristen/katolik) di Jogja tentang kata 'bejo' yg diterapkan di Indonesia. Waktu itu terlemparkan sebuah pemahaman bahwa Indonesia adalah negara bejo. Itu terjadi sejak jaman sebelum kemerdekaan sampai dengan sekarang. Sebelum kemerdekaan : Kok ya waktu itu ada sebuah pergeseran politik di Eropa sehingga muncul kebijakan dari Belanda yang bernama "kebijakan balas budi". Ini menyebabkan adanya anak2 muda Indonesia utk bisa bersekolah dengan baik di Belanda. ..... Ini yang menyebabkan munculnya gerakan2. Coba Belanda melakukan pendekatan represif seperti Jerman ... wuah bisa habis kita. Bisa2 kita jadi Afrika jilid 2. Bayi Indonesia dapat berkah disini. Kok ya waktu itu terjadi konflik mendunia sehingga pemuda2 kita bisa mereposisi diri. Kok, ya Jepang dengan Perang Asia Timur Raya kalah ... coba menang tidak akan terjadi Kemerdekaan. Karena proses itu dimatangkan secara cepat dan tepat oleh posisi pelemahan Negara2 As terhadap sekutu. Bayi Indonesia dapat berkah disini. Kok ya kebetulan kita punya seorang pemuda yang bernama Soekarno, sehingga kita punya perekat yang kuat untuk pembentukan nation and character building. Saya tidak bisa membayangkan bila waktu itu tidak ada dia. Negara ini terlalu lemah untuk menghadapi semua perpecahan. Konflik kedaerahan dengan RIS yang belum tergali sebenarnya masih sangat banyak. Bayi Indonesia dapat berkah disini. Tahun 1960-1965 tahun pergerakan dalam perubahan hubungan dunia ... ini kesadaran yg muncul di AS dan sangat diwarnai oleh anak2 muda dengan gerakan hippiesnya melalu isimbol peacenya ... ini memberikan ruang bagi Soekarno untuk mengembangkan New Emerging Forces ... jadilah Indonesia negara yang disegani bahkan sampai saat ini di Amerika Latin dan Afrika (saya masih menemukan orang2 Afrika lama dan Amerika Latin yang dengan kagum membicarakan Soekarno). Ini modal kuat negara kita. Balita Indonesia dapat berkah disini. Tahun 1970 saat kita sedang kesulitan ekonomi lha kok mendadak ada windfall melalui harga minyak .... kita dapat kekuatan dan Indonesia berbelok kearah developmentalist. Diakui atau tidak ini sangat berperan dalam membangun negara ini. Tolong dilihat bahwa sampai dengan tahun 1985 meskipun korupsi sudah ada tapi arah pembangunan cukup jelas mulai Repelita 1 sampai 4. Balita Indonesia dapat berkah disini. Waktu kita terseok lagi di pertengahan 1980an ... eh kok kembali minyak jadi penyelamat. Jadi teori apapun yg diperdebatkan tetapi ekonomi kita kembali 'kuat'. Memang ada kebijakan yang cukup rawan yaitu tentang deregulasi perbankan ... ini tahun 1986. Ini menjadi awal keruntuhan sistem keuangan kita. Perlu kita ingat kembali pada tahun awal 1990an kita masih mengikuti disiplin keuangan yang mengambang terbatas. Dan uang kita tidak termasuk yang diperdagangkan, sehingga aman2 saja. Setelah itu uang kita masuk pasar di New York dan menjadi sangat volatile. Indonesia muda dapat berkah disini. Lalu terjadilah kontraksi ekonomi ... dan kalau saya yang awam ekonomi ini coba melihat sebenarnya sebelum thai baht runtuh waktu itu ... kita masih perkasa. Kita runtuh lebih dari 4 bulan setelah thai baht anjlok. Dan itu akibat adanya pembelian rupiah besar2an di pasar Singapura yang dalam tempo 2 minggu dijual kembali sehingga uang anjlok total. Kayaknya kita rugi disini ... tapi ini sebenarnya sebuah keuntungan lagi ... coba kalau tidak ada kontraksi ekonomi waktu itu ... Rejim sebelum ini tidak akan berganti. Reformasi tidak akan terjadi. Indonesia muda dapat berkah disini. Sampai dengan akhir2 ini .... semua ini memberikan pemahaman kepada saya bahwa negara ini memang benar2 penuh berkah. Yang jadi masalah adalah berkah itu akan menjadi maksimal karena pengelolanya amanah. Sehingga tag yang saya berikan untuk negeri tercinta ini adalah "Indonesia negeri barokah" Salam bambang sp

