Sdr Koeswadi, saya terkesan terhadap observasi jagad di masing-masing kampung kota kita, untuk itu memang sejak lama 'diaspora' jawa (ditondano ada kp jawa) diaspora aceh, minang, sunda , madura bali dan apalagi, nah khusus kalau ambon, ini ada film yang sangat menarik dari belanda namanya 'de punt' tentang aksi pembajakan kereta api di de punt di belanda oleh kelompok 'teroris' maluku, sebetulnya latar belakangnya rada pelik tentang pewrlakuan orang ambon oleh pemerintah belanda sejak mereka ditampung setelah kejadian knil di makasar pada akhir perang dunia ke II, tapi bagaimanapun juga filmnya bagus dan cukup seimbang walaupun pahlawannya seorang wanita ambon yang barangkali merupakan teroris wanita pertama di belanda. well kalau anda bisa melihat film itu saya anjurkan .
Saya sekarang kebetulan mau menulis tentang perang dunia ke II itu di kota manado, khususnya tahun-tahun 43-45-46, kota manado itu diduduki tentara Jepang, yang cukup bengis, tapi pada tahun 44 seluruh kota manado di bom oleh sekutu (angkatan udara amerika) jadi praktis mungkin manado itu adalah satu-satunya kota yang di bom oleh sekutu, nah nanti tgl 12-20 ada acara Bunaken Sail yang besar-besaran, juga diikuti oleh angkatan-angkatan laut USA dan Jepang dan Rusia a.l., wah memang besar-besaran, namun barangkali tidak ada yang tahu bahwa Manado itu hancur dan Bitung itu baru mau dijadikan pangkalan angkatan laut Jepang. Yah begitulah nasib bandar-bandar lama kita. Pak Wawo ________________________________ From: muhammad koeswadi <[email protected]> To: alumni planologi <[email protected]> Sent: Sunday, August 2, 2009 12:48:33 PM Subject: [referensi] Jagad Banjar - Ambon asw Pro Rekans Jagad Jawa sudah mulai digelar, maka sekalian kita terus menggelar simpanan Jagad-jagad nusantara lainnya. Mana jagad Banjar… Yang saya ketahui masyarakat Banjar menyebar ke wilayah lainnya sembari mereka meluaskan perannya sebagai saudagar tangguh, antara lain di kota Solo, sekitar pasar Klewer ada sekelompok pemukiman masyarakat Banjar. Juga jagad Ambon, yang telah menyebar ke banyak kota di Indonesia, dengan sebutan kampong Ambon. Bahkan masyarakat Ambon juga menyebar hingga manca Negara, khususnya di Belanda. Apakah ada karakter pemukiman yang bercorak Ambon di sana? Mungkin rekans boleh mengulas pengalaman bersama mereka di mancanegara ini. Salam Koes, JKT.

