Kalau saya nggak salah memahaminya......: Romawi membangun nasionalismenya dengan pembangunan infrastruktur wilayah... Sedangkan Perancis memperbaikinya dengan membangun nasionalisme Negara Kesatuan Perancis (dlm semboyan liberté, égalité & fraternité), salah satunya, dengan pengembangan wilayah / perencanaan pembangunan wilayah (aménagement du territoire) Jadi, pengembangan wilayah punya kaitan yg cukup kuat dengan geopolitik internal suatu bangsa, dan kalau sepakat dengan hal itu maka perencanaan pengembangan wilaya bisa ikut berkontribusi kepada pembangunan nasionalisme bangsa.. Mungkin itu pendapat saya.. Terima kasih.. Salam, Fadjar
--- On Fri, 8/28/09, Djarot Purbadi <[email protected]> wrote: From: Djarot Purbadi <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: Indonesia : Negeri Dgn Nasionalisme Compang-Camping To: [email protected] Cc: [email protected] Date: Friday, August 28, 2009, 2:27 AM Eyang Aby, apakah ada dan bisa diwujudkan "nasionalisme dalam arsitektur dan planning" ? Hal ini penting sebab nasionalisme harus membumi, nyata dan dirasakan oleh warga negara kita yang awam sekalipun. Bung Karno pernah bilang: nasionalisme tumbuhlah di taman internasionalisme. Bagaimana Eyang, apakah bisa begitu ? Terus wujudnya bagaimana ? Kata d'masiv: meskipun kita terlahir tidak sempurna.... .jangan menyerah.... jangan menyerah.... jangan menyerah.... .hidup adalah anugerah.... . Salam, Djarot Purbadi http://realmwk. wordpress. com [Blog Resmi MWK] http://arsitekturnu santara.wordpres s.com http://fenomenologi arsitektur. wordpress. com --- On Thu, 8/27/09, hengky abiyoso <watashi...@yahoo. com> wrote: From: hengky abiyoso <watashi...@yahoo. com> Subject: [referensi] Re: Indonesia : Negeri Dgn Nasionalisme Compang-Camping To: refere...@yahoogrou ps.com Cc: pl...@yahoogroups. com Date: Thursday, August 27, 2009, 8:11 PM Milisters ysh, Indonesia sudah merdeka 64 tahun lamanya…. Namun rasa cinta bangsa dan rasa cinta tanah air dari warganya masih compang camping……. Ada yang sangat mencintai bangsa dan negeri ini… hingga bahkan telah menyerahkan jiwa dan raganya dan terbujur kaku tinggal tulang belulang….. ada yang masih hidup dan tetap sangat mencintai bangsa dan negeri ini seburuk apapun keadaannya hari ini…..sambil berharap bangsa dan negeri ini masih dapat diperbaiki….... ada yang tenang acuh-tak acuh tak peduli….. ada yang justru sinis dan mengejek mereka yang mencintai bangsa dan negeri ini….. ada yang ingin menggadaikannya…. ada pula yang ingin berpisah dan mendirikan negaranya sendiri…. ada yang mencuri harta negeri ini dan lari bersembunyi dinegeri tetangga.... .. ada pula yang karena keterbatasannya maka tak tahu menjaga nama baik negeri dan bangsanya diluar negeri...... Tapi yang lebih gawat lagi malah ada pula yang berkata persetan dengan nasionalisme dan demokrasi yang buatan barat itu dan ingin memperjuangkan dunia ini menjadi satu negeri dan memiliki hanya satu kepala negara saja yang disebutnya khalifah……… Anda termasuk warganegara yang manakah?.... ... dan sebaiknya membahas masalah nasionalisme ini dimulai dari manakah?.... .... Salam,

