________________________________
From: Andi Oetomo <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, September 11, 2009 9:36:13 PM
Subject: Tulisan sejarah PL RE: [referensi] Fw: sedikit cerita ttg      
pengalaman penelitian saya  hari ini

  
Maaf pakai jalur umum…..

Pak Wawo yth.,
Bagaimana dengan tulisan “sejarah pendirian S1 Teknik Planologi ITB dari
pengalaman pribadi Pak Wawo” yang akan ditulis itu?
Apa bisa kami terima pertengahan September ini? Atau sebelum lebaran?
Maaf ya pak hanya ingin konfirmasi lagi…

Salam,
AO

From: refere...@yahoogrou ps.com [mailto:refere...@yahoogrou ps.com] On
Behalf Of Hannie Waworoentoe
Sent: Saturday, September 12, 2009 9:04 AM
To: refere...@yahoogrou ps.com
Subject: Re: [referensi] Fw: sedikit cerita ttg pengalaman penelitian saya
hari ini

Rekan-rekan, terutama yang kini sedang mempelajari perkampungan atau
pemukiman nelayan,  barangkali ingin saya ikut dalam diskussi ini  karena
beberapa hal,  dan mungkin terutama sejak di Manado telah diselenggarakan 
World Ocean Conference,  yang memang cukup ambisius, tetapi  by all odds,
toh ternyata dapat terselenggara dengan baik,  scientifically (at least
oceanographic and climate change - it was amazingly even an improvement on
the  Kyoto Protocol, kelihatannya USA agak melunak dan mau iukut sekarang)
I only hope that the Manado Ocean Declaration will not get stuck in the
same UN or World bureaucracy, when it will be verified in Copenhagen by
December this year.

Tapi apa yang sebenarnya biusa saya sumbangkan terhadap pemukiman nelayan,
pantai atau entah maritim apa sih. Pertama saya kira bisa kita sebut bahwa
beberapa tahun lampau ada konperensi tentang kaum orang Bajau
(pertemuannya di jakarta,Manado, Brunei dan mungkin juga di Malaysia dan
Pilipina, nah disitu sudah banyak yang telah dibicarakan. Selanjutnya
masih ada bweberapa pertemuan lain.

Kalau bisa saya juga akan menyusun suatu paper utk Plano 50 di Bandung,
tentang
URBAHARI, yang mengacu ke pemukiman ur tua atau purba, dan bahari atau
maritim, dan sebetulnya juga rtada urban atau kekotaan. Nah ada semacam
studi paralel tentang maritime metropolii, atau metropolis maritim seperti
rekan Eka D. observasi di Ternate , Djailolo dan Tidore, these are very
interesting patterns, jadi ok shall we see the future oif those
perkampungan nelayan,  mungkin ada piola yang sejajar juga di Indonesia
bagian Barat seperti di Riau, atau entah yang lain di pacific.

Segitu dulu deh, nanti sampaiu ketemu di Bandung lagi. Pak wawo.


   


      

Kirim email ke