Hi there, Saya ucapkan selamat untuk para calon menteri. ..... Tapi "relokasi dan revitalisasi" industri ini bisa menjadi sesuatu yang menarik. Terkait economic governance. Kemarin di Kompas dalam ulasan jatuhnya pabrik gula juga dibahas soal lokasi, tata ruang, juga hubungan dengan pemda. Beberapa teman di pabrik gula di Jawa Timur juga cerita, ada pemda yang minta bagi hasil. Padahal itu kan hasil budidaya masyarakat, bukan dari alam, dst. Dikaitkan dengan trend de-industrialisasi di satu sisi, unemployment, poverty rate di sisi lain ini tentunya menarik untuk dikaji bagaimana perbaikannya. Bagaimana? Salam, Risfan Munir
--- On Sun, 10/25/09, Harya Setyaka <[email protected]> wrote: From: Harya Setyaka <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Revitalisasi dan Rekokasi Industri To: [email protected] Date: Sunday, October 25, 2009, 8:07 PM Hmm.. Wakil mentri itu jabatan politik atau eselon? Seperti Wakil MenLu gitu... -K- Pedal Powered BikeBerry From: Nuzul Achjar <ach...@gmail. com> Date: Mon, 26 Oct 2009 08:05:40 +0700 To: <refere...@yahoogrou ps.com> Subject: [referensi] Revitalisasi dan Rekokasi Industri Dear all, Ada berita menarik di detik.com hari ini, Pemerintah SBY akan menugasi Wakil Menteri di beberapa Kementerian, misalnya saja Departemen Perindustrian http://www.detiknew s.com/read/ 2009/10/26/ 030801/1228202/ 10/akhiri- kunjungan- ke-thailand- sby-singgung- wakil-menteri "Departemen Perindustrian juga akan saya tugasi untuk melaksanakan revitalisasi peindustrian gelombang pertama. Ingat, pabrik pupuk, pabrik gula, pabrik tekstil, manufaktur yang lain, kemungkinan relokasi, tenaga kerja yang berkaitan dengan industri, semua harus direvitalisasi," jelas SBY. Kalau dilihat dari kebutuhan akan profesionalitas sih jelas sekali ini sangat terkait dengan keahlian teman-teman Referensiers he he he. Persoalannya jadi lain jika posisi Wakil Menteri adalah balas jasa. Lepas dari itu, belum jelas benar apakah pengertian relokasi itu artinya relokasi di kawasan tertentu di provinsi yang sama, pulau yang sama, atau bagaimana? Let's wait and see sambil diskusi. Salam hangat Nuzul Achjar

