Blokir Jalan Sukowati, Seribuan Orang Desak Bupati Sragen Mundur Solo (Muchus Budi R. - detikNews ) - Seribuan demonstran mendatangi kantor Bupati Sragen, Jawa Tengah. Karena tak kunjung ditemui Bupati Untung Wiyono, massa kemudian memblokir Jl Sukowati di depan kantor bupati. Akibatnya, arus lalu lintas di jalan utama Kabupaten Sragen itu pun terputus total. Para demonstran datang ke kantor Bupati Sragen sekitar pukul 10.30 WIB, Rabu (17/3/2010). Mereka menggunakan berbagai kendaraan, baik roda dua maupun empat. Dalam aksinya, massa mendesak kasus dugaan ijazah palsu Untung Wiyono diusut tuntas. Termasuk juga berbagai kasus dugaan korupsi yang melibatkan orang nomor 1 di Kabupaten Sragen tersebut. Massa juga mendesak Sragen dibersihkan dari 'dinasti' Untung Wiyono. Hal ini terkait kabar anak Untung Wiyono akan ikut bertarung dalam Pilkada Sragen yang akan datang. "Waktu kampanye Untung berjanji semua rakyat Sragen bisa menemuinya 24 jam. Mana buktinya?" ujar seorang demonstran dalam orasinya. Para demonstran juga mengusung berbagai poster dan spanduk yang antara lain bertuliskan 'Untung Mundur atau Dimundurkan', 'Usut Tuntas Ijazah Palsu Untung', serta 'Bersihkan Sragen dari Bahaya Laten Dinasti Untung'. Aksi ini mendapat pengawalan ketat ratusan aparat keamanan polisi dan satpol PP. Para petugas membuat pengamanan berlapis, mulai dari luar hingga di balik pagar kantor bupati. Sebuah water canon juga disiagakan di sekitar lokasi unjuk rasa. Aksi pemblokiran jalan ini membuat arus lalu lintas di Jl Sukowati terputus. Untuk mencegah kemacetan semakin parah, polisi mengalihkan arus lalu lintas melalui ruas jalan lain.

