Pak Bambang, Pak Hotasi, dan rekan2 sahabat referensier ysh, Apakah kejadian ini juga termasuk bagian dari skenario pelemahaan yang pernah Pak Bambang sampaikan..? Mohon pencerahan dari Pak Bambang dan/atau rekan2 sahabat referensiers laainnya.... Terima kasih sebelumnya Salam dari saya yang sedang berduka atas mudahnya kebrutalan masa di negeri tercinta... Fadjar Undip
--- En date de : Jeu 15.4.10, hotasi simamora <[email protected]> a écrit : De: hotasi simamora <[email protected]> Objet: Re: [referensi] Re: tanjung priok, kekerasan & budaya komunal À: [email protected] Date: Jeudi 15 avril 2010, 12h12 Dari apa yang saya saksikan di media televisi kemarin atas peristiwa Tanjung Priok, ijinkanlah saya : 1. Menyatakan belangsukawa yang sedalam-dalamnya atas korban yang meninggal, baik dari Petugas Satpol ataupun masayarakat 2. Mengutuk keras atas perbuatan anarkis baik yang dilakukan oleh petugas maupun yang dilakukan oleh masyarakat. 3. Petugas satpol PP hanyalah bawahan yang bagaikan makan buah simalakama, kalau tidak menjalankan tugas, takut di Susno Duadjikan, kalau menjalankan tugas, berhadapan dengan masyarakat yang notabene menghidupi para petugas Satpol (gaji dan dana operasional mereka juga berasal dari uang rakyat). 4. Saya menyaksikan media televisi, dimana dalam situasi yang memanas, masih sempat memanggil-manggil anggota masyarakat yang ada di lapangan kemudian melakukan beberapa wawancara langsung. Dan saya lihat, pemberitaan dengan kata yang berulang-ulang, mengakibatkan provokasi. Bahkan saya sendiri, di tengah malam, pada saat menonton salah satu tayangan tlevisi mengenai Tragedi T. Priok, sampai marah kepada istri saya yang memegang remote untuk segera menggantikan saluran tv. Mungkin, kalau saya yg pegang remote, sudah saya lemparkan ke tv. 5. Kewibawaan pemerintah dalam hal ini keamanan benar2 sudah runtuh. Sesak dada saya menyaksikan bagaimana masyarakat mengeluarkan sejumlah mobil dari RS Koja dan menjajarkannya di jalanan, kemudian membakar. Sama sekali tidak ada petugas keamanan. 6. Wawancara langsung dengan Ketua Komnas Ham pada saat peristiwa dan Ketua Komnas HAM menyatakan ada pelanggaran HAM, saya pikir justru menimbulkan provokasi. Bukankah sebaiknya dilakukan terlebih dahulu penelitian, baru bisa disimpulkan apakah ada pelanggaran HAM dan siapa (pihak) yang melakukan pelanggaran HAM, dan apa tindakan terhadap pelanggaran HAM tsb? 7. Saya sangat mengkhawatirkan bahwa peristiwa kemarin seharusnya bisa tidak seperti itu, tapi justru ikut didorong untuk seperti itu, sebagai bagian dari pemanasan (skenario) menjelang suatu skenario yang lebih besar lagi, bersam-sama dengan peristiwa lain, sehingga bagaikan bisul, tiba saatnya akan dipecahkan sehingga trcipta CHAOS di negeri trcinta ini? Inilah kepedihan hati saya sebagai bagian dari Rakyat Negeri Tercinta ini. Salam From: risfano <risf...@yahoo. com> To: refere...@yahoogrou ps.com Sent: Thursday, April 15, 2010 10:26:23 Subject: [referensi] Re: tanjung priok, kekerasan & budaya komunal Rekans ysh, Barat yang mana Pak Ukon, Pak BTS yang gak kenal kerusuhan? Hooliganism kan rutin tiap tahun bikin rusuh di turnamen Eropa. Kerusuhan di LA, tembak-menembak yang hampir rutin di beberapa metropolitan, sampai gas beracun di Jepang, dst. Lalu apa sebabnya? Urbanisasi dan ketimpangan kesejahteraan, pengangguran (tak kentara)? Suara yang tak pernah didengar? Jujur saja bagaimana plotting "kawasan padat" itu peta RTRW, adakah petrencana mengakui kehadiran kaum informal, atau yang mampu beli/sewa tanah (formal) saja? Bagaimana transisi (darurat)nya mengingat kondisi sosial ekonomi masyarakat kita masih harus migrasi ke kota-kota tanpa bekal? Dalam diskusi Disaster Risk Reduction (DRR) sebetulnya risiko konflik sosial ini sudah masuk agenda Pengelolaan Kota juga. Sehingga layak dipikirkan Action Plan untuk mengantisipasi sebelum kasus terjadi, sert diadopsi ke rencana. Mungkinkah? Salam, Risfan Munir --- In refere...@yahoogrou ps.com, "ukonisme" <ukon...@... > wrote: > > Rekans, > Kekerasan massal sesungguhnya sudah sangat kerap terjadi. Ada rusuh > antarsuporter sepakbola, bentrok antar warga kampung, bentrok antar ormas, > dan terakhir rusuh priok yg melibatkan satpol pp dan masyarakat. Sungguh > memprihatinkan. > > Saya jadi berpikir jangan2 kebiasaan rusuh massal ini ada sedikit andil dari > budaya kita yg komunal. Di masyarakat yg cenderung individualistis seperti di > barat, masyarakatnya lebih taat hukum dan takut melanggar aturan karena > mungkin ngerasa tak punya beking. Sedangkan di masyarakat komunal karena > ngerasa banyak temen, dia jadi lebih berani untuk bertindak rusuh. > > Mohon pencerahan dari para planolog yg antropolog. > > Salam. > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: i_gume...@.. . > Date: Thu, 15 Apr 2010 01:34:28 > To: <refere...@yahoogrou ps.com> > Subject: Re: [referensi] tanjung priok > > Saya jadi ingat nonton video ttg pamswakarsa dimana anak2 kecil ikut memukul > dan menikam korban. Saya menontonnya di australia. Sebelumnya saya juga > menonton pengakuan dan penyelasan seseorang yg waktu mudanya ikut pembunuh > petani yang dituduh PKI. Di periok pun ada anak2 yg terlibat. > Saya khawatir anak2 yg ikut dlm kerusuhan di tg periok akan mengalami > kegelisahan seumur hidup seperti yg dialami pemuda yg ikut membunuh petani. > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss... ! > > -----Original Message----- > From: rachm...@... > Date: Thu, 15 Apr 2010 01:00:46 > To: <refere...@yahoogrou ps.com> > Subject: Re: [referensi] tanjung priok > > Saya pikir kita juga harus menilai dari dua sisi. Satpol PP ya masyarakat > juga. Perlakuan yang buruk terhadap Satpol PP juga bisa dinilai sebagai > pelanggaran HAM oleh masyarakat kecuali satpol pp sudah dihilangkan Hak Azasi > nya. > > Perilaku masyarakat yang buruklah yang harus segera ditangani. > > Salam > > RM > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: mila karmila <alim_...@.. .> > Date: Wed, 14 Apr 2010 17:48:28 > To: <refere...@yahoogrou ps.com> > Subject: Re: [referensi] tanjung priok > > Turut berduka atas terjadinya bentrokan antara aparat dan masyarakat Koja, > cara penanganan yang digunakan teman-teman aparat selalu dengan pendekatan > represif, tidak pernah bisa belajar dari berbagai kesalahan yang telah banyak > dilakukan dan sampai pada kejadian yang saat ini masih berlangsungpun tidak > ada perubahan sikap dari para aparat. Semoga ada perubahan yang lebih baik > dan pendekatan yang lebih manusiawi dalam menindaklanjuti peristiwa-peristiwa > lainnya >  > Salam > Mila > > --- On Wed, 4/14/10, Ninik Suhartini <haidarazmi@ ...> wrote: > > > From: Ninik Suhartini <haidarazmi@ ...> > Subject: Re: [referensi] tanjung priok > To: refere...@yahoogrou ps.com > Date: Wednesday, April 14, 2010, 7:39 PM > > >  > > > > > > > > > Yth rekan2 referensi, > Turut berduka cita atas tragedi Koja. Saya rasa ini contoh kegagalan > kapitalisme dalam penataan ruang, sangat ironis. >  > Ninik, Jayapura > > --- On Thu, 15/4/10, w_binta...@yahoo. com <w_bintarto@ yahoo. com> wrote: > > > From: w_binta...@yahoo. com <w_bintarto@ yahoo. com> > Subject: Re: [referensi] tanjung priok > To: refere...@yahoogrou ps.com > Received: Thursday, 15 April, 2010, 10:21 AM > > >  > > Seharusnya peruntukan tanah disepakati seluruh pemangku kepentingan dulu, dan > selanjutnya pada waktu eksekusi harus disosialisasikan dulu supaya jangan > timbul salah tafsir > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > > From: Harya Setyaka <harya.setyaka@ gmail.com> > Date: Wed, 14 Apr 2010 16:46:36 -0700 > To: <refere...@yahoogro u ps.com> > Subject: Re: [referensi] tanjung priok > >  > > > > Pak BTS, memang kosong, atau ada error? > > > FYI: > http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2010/04/15/ 03034129/ kerugian. > capai.ratusan. ..miliar > > > btw, apa memang untuk eksekusi sengketa adalah kewenangan SatPol PP?? > > > Salam, > -K- > > > > > > > 2010/4/14 Bambang Tata Samiadji <btsamiadji@ yahoo. com> > > >  > > > > > > > > > > --- Pada Rab, 14/4/10, Harya Setyaka <harya.setyaka@ gmail.com> menulis: > > > Dari: Harya Setyaka <harya.setyaka@ gmail.com> > > Judul: Re: [referensi] tanjung priok > Kepada: refere...@yahoogrou ps.com > Tanggal: Rabu, 14 April, 2010, 1:40 PM > > >  > > > > Kasihan juga anggota DPRD kena timpuk SatPol PP... > > -K- > > > > > Pedal Powered BikeBerry > > > > From: "nita" <ariny...@yahoo. com> > Date: Wed, 14 Apr 2010 13:37:16 +0000 > To: <refere...@yahoogro u ps.com> > > Subject: Re: [referensi] tanjung priok > >  > > > Persoalan utamanya urusan pertanahan kita yg tdk pernah beres. > > BPN masih melihat urusan pertanahan dengan paradigma lama. > > Salam > Nita > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > > From: "ffekadj" <4ek...@gmail. com> > Date: Wed, 14 Apr 2010 11:56:05 -0000 > To: <refere...@yahoogro u ps.com> > > Subject: [referensi] tanjung priok > >  > > Sungguh prihatin kontestasi kekuasaan di Tanjung Priok ... > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ __ > Apakah Anda Yahoo!? > Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam > http://id.mail. yahoo.com > > > >  > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com

