Setuju pak...!
 
Time for Climate Justice Now!: Changing System and Behaviour to Save the Planet
Kornoeljestraat 2 H-18, 9741 JB
Groningen, The Netherlands 
Mobile Phone +3162 6565 761 / 0878 2240 3322 / 0812 1406 1383




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Thu, 1 July, 2010 8:40:37
Subject: [referensi] Fw: Kapolri: Babi Itu Kan Sangat Menyakitkan Bagi Kita!

  
Sudahlah, tidak perlu membuat pernyataan "sakit hati", introspeksi dirilah 
dulu, masyarakat sudah bosan melihat arogansi dan sandiwara kalian.

Salam,
CA 
BebasOrba® TaatPajak® AntiLumpur®
________________________________

From: daengrusle <daengru...@gmail. com> 
Sender: kuyasi...@yahoogrou ps.com 
Date: Thu, 1 Jul 2010 12:55:52 +0700
To: Kuyasipil milis<kuyasi...@yahoogrou ps.com>; Milis IA ITB Jkt<iaitbjakarta@ 
yahoogroups. com>
ReplyTo: kuyasi...@yahoogrou ps.com 
Subject: [milis kuyasipil euy] Kapolri: Babi Itu Kan Sangat Menyakitkan Bagi 
Kita!
  
yang haram pada babi itu apa sih? keseluruhan eksistensi nya atau cuman 
dagingnya aja yang haram...hehehe
pak BHD ini statementnya gak mencerminkan jabatannya.. .

btw, kan daging babi haram hanya utk umat Islam dan sebahagian umat lain, bukan 
seluruh warga nusantara..

Kamis, 01/07/2010 12:19 WIB
Cover Babi di Majalah Tempo
Kapolri: Babi Itu Kan Sangat Menyakitkan Bagi Kita!
Didit Tri Kertapati - detikNews

Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menyatakan adanya cover 
celengan babi dalam Majalah Tempo bertajuk "Rekening Gendut Perwira Polisi" 
sangat menyakitkan institusinya. Menurut dia, babi merupakan binatang yang 
haram.

"Karena digambarkan dengan sesuatu yang haram. Babi itu kan sangat menyakitkan 
bagi kita! Kita kan tentunya manusia biasa," ujar Kapolri.

Kapolri mengatakan itu usai memimpin upacara dalam rangka HUT ke-64 Polri di 
Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (01/07/10).

Kapolri meminta jika kritik harus membangun. Meski demikian dia mengaku tidak 
marah. "Saya mohon tolonglah kalau kritik itu harus yang memberikan motivasi. 
Kita nggak marah tapi jangan digambarkan ...," kata Kapolri tanpa meneruskan 
ucapannya.

Kapolri menambahkan, saat ini Kepolisian sedang melakukan perubahan. Proses 
perubahan yang lebih baik itu dinilainya ada kurang dan lebihnya. 

"Tapi jangan seperti itu kita digambarkan. Itu kan binatang haram kok 
digambarkan seperti itu kita. Tentunya anak-anak kami yang sedang bertugas di 
wilayah perbatasan, bekerja di pedalaman melihat seperti itu pasti mereka 
merasa tergugah," ungkapnya.

(nik/fay) 

-- 







      

Kirim email ke