fyi,

Wass, Ardi
http://www.cikalmart.blogspot.com
Retail is Detail!
"if you are not detail, you better step out from retail"
Bergabunglah dengan Komunitas #Retail&Home Business#,
kirim email ke : [EMAIL PROTECTED]
Website: http://www.cikalmart.com


Mitos Salah Memahami Bisnis Ritel

Judul Buku : Sukses Terpadu Bisnis Ritel Penulis : Sigit Triyono
Jumlah Halaman : xxiii +218 hal Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Banyak yang memahami bisnis ritel di Indonesia berdasarkan mitos-
mitos yang salah. Mitos tersebut, antara lain, bahwa bisnis ritel 
adalah bisnis sederhana, kaki lima, tidak memakai teknologi canggih, 
pendapatan kecil, orientasinya lokal, tidak bergengsi, tidak 
menantang serta tidak perlu belajar karena mudah mengelolanya.

Mitos inilah yang menjadi satu diantara penyebab banyak orang 
tercengang dengan masuknya ritel asing ke Indonesia seperti Makro, 
Giant, Carrefour, Marks & Spencer dan Club Store. Perkembangan usaha 
ritek Indonesia sebenarnya sudah dirintis pemerintah melalui 
pengadaan pasar-pasar tradisional. Akan tetapi modernisasi 
masyarakat perkotaan semakin membutuhkan tempat belanja yang 
sekaligus dapat menjadi sarana rekreasi. Muncullah pelaku bisnis 
ritel lokal seperti Matahari, Hero, Ramayana, Superindo dan 
sebagainya.

Untuk mengupayakan agar pelaku bisnis ritel lokal dapat lebih 
progesif, aktif dan kreatif dalam mengembangkan diri, melalui buku 
ini penulis mengajak pembaca mencermati secara utuh semua aspek 
bisnis ritel mulai Kebijakan Barang Dagangan sampai Mencegah Angka 
Kehilangan (Shrinkage). (Sigit Triyono)

Sinopsis : Buku ini membahas usaha-usaha pemasaran yang khas ritel, 
tidak sekadar kiat pemasaran umum yang diterapkan di bisnis ritel. 
Mengupas pemasaran ritel secara detil pada intinya mengajak untuk 
memberikan perhatian khusus dalam hal `mendekatkan diri dan akrab' 
dengan pelanggan.

Dalam Bab 7 Bagian Memuaskan Pelanggan, segmentasi pelanggan bisa 
didekati dengan berbagai pendekatan. Pendekatan yang paling 
sederhana, mudah dan langsung berhubungan dengan letak toko kita 
yakni pendekatan demografi dan psikografi. Dari hasil temuan di 
lapangan, sekitar 60%-70% pelanggan yang datang ke toko adalah orang 
yang `itu-itu' saja. Artinya kita bisa mengenal, mendata dan 
memperlakukan secara pribadi tiap pelanggan yang setia pada toko 
kita (hal 83).

Pada Bab 12, penulis memaparkan pengoptimalan faktor merchandising 
bisa bermanfaat untuk meningkatkan penjualan, menurunkan dampak 
melemahnya penjualan karena musim (tidak ada event khusus), 
menghidupkan kembali penjualan pada lantai yang sudah jenuh dan 
tidak menarik (hal 115).

Deskripsi : Buku Sukses Terpadu Bisnis Ritel ini memberi kita 
pemahaman dan keterampilan praktis dengan pembahasan mendalam, 
sistematis dan mudah dibaca. Karena dalam buku ini dilengkapi dengan 
tabel yang menjelaskan bagaimana menyiapkan tenaga kerja di toko. 
Buku ini sangat tepat bagi mereka yang sudah berpengalaman di bisnis 
ritel untuk menambah wawasan maupun bagi mereka yang berminat 
memasuki bisnis ritel untuk memperoleh kiat dan strategi 
mengembangkan bisnis ritel dengan belajar dari berbagai pengalaman 
ritel baik yang sukses maupun yang gagal. Nah, berminat ? Baca 
bukunya hingga tuntas.

Kirim email ke