Semoga bisa jadi bahan diskusi, forward ke teman-teman anda.

----- Original Message ----- 
From: Zaenal Rasyid 
Sent: Wednesday, February 28, 2007 1:35 PM
Subject: [YLKI] XGraphics Benhil Mengecewakan Pelanggan


XGraphics Benhil Mengecewakan Pelanggan

Saya harap dengan tulisan ini rekan-rekan dapat mengambil hikmah dari 
pengalaman saya, dan 

kepada rekan rekan yang sama-sama sedang menjalankan bisnis serupa atau bahkan 
berbeda 

sekalipun perlu di tegaskan bahwa pelanggan adalah raja dan pelanggan selalu 
benar. Jika 

pelanggan dikecewakan bukan hal yang tidak mungkin bisnis rekan-rekan akan 
kolaps karena 

orang sudah tidak percaya lagi dengan perusahaan anda.

Cetak Digital Business Card
Berawal dari kebutuhan saya untuk mencetak business card di Xgraphics benhil, 
waktu itu saya 

hendak mencetak 10 box business card 2 muka dengan cost kurang lebih 1,2 juta 
yang katanya 

sudah didiskon, memang sih lebih mahal dibandingkan dengan mencetak di subur 
yang hanya 

habis 1 juta untuk mencetak 10 box business card yang sama, tapi saya nggak 
abil pusing 

karena toh saya sudah biasa mencetak di Xgraphics.

Proof Print
Sebelum proses cetak diteruskan biasanya operator memberikan proof print kepada 
pelanggan 

nya untuk diverifikasi presisi warna dan hasil cetaknya. Waktu itu memang warna 
dari proof print 

memang agak lari dari warna yang dikehendaki, kontan saya compalin, tapi sang 
operator bilang 

"ini memang dari mesin cetaknya begini", dengan heran saya bertanya pada diri 
sendiri "

memangnya loe nggak bisa jaga kualitas ?" Tanpa ambil pusing saya bilang "oke 
lah", saya 

lebih memilih berkompromi untuk yang satu ini biar cepet.

Hasil Final
Alangkah kagetnya saya ketika meihat hasil final business card yang cara 
memotongnya "

belepotan" alias nggak rapih, nggak rata sana sini, bahasa kerenya WYSINWYG ( 
what you see 

is not what you get ) F**K!  Kontan saya komplain abis-abisan sama mbak yang 
melayani saya 

(customer service), si mbak bilang "ok mas kita rapihin deh". Dalam fikiran 
saya "ok deh kalo 

mau dirapihkan", entah itu mau dipotong lagi atau mau di cetak lagi dengan cara 
memotong 

yang lebih rapih. Karena katanya mau dirapihkan maka saya tinggal sholat dzuhur 
dulu karena 

mesjid ada tepat di depan XGraphics.

Komplain Sama Bossnya
Setelah ditinggal sholat dan makan saya balik lagi ke XGraphics untuk menagih 
janji. "Gue kira 

entu barang udah dirapihin, eh ternyate masih begitu bentuknya", ya akhirnya 
aku minta sama 

mbak customer service untuk panggilin bossnya ( mampus gue, potong gaji dah 
<--- ekspresi 

muka mbaknya ), eh ternyata yg keluar bukan bossnya, sepertinya supervisornya, 
perempuan 

chinese. Akhirnya saya re-complain sama cici tersebut, ci gimana nih.... bla 
bla bla
Bukannya ditanggapi dengan baik, entu cici malah kasih alasan-alasan yang nggak 
make sense 

yang seakan-akan saya selaku pelanggan adalah orang yang bodoh yang nggak 
ngerti komputer 

dan cetak-mencetak padahal bidang usaha saya di komputer dan desain. Alasannya 

diantaranya: "itu dari komputernya", "itu dari mesin cetaknya", padahalkan 
komputer sudah pasti 

WYSIWYG ( what you see is what you get ) dan sudah ada proff print yang 
sebelumnya sudah 

saya cek. Saya nggak puas dong dengan alasan itu, kemudian saya minta solusi 
bukan alasan

-alasan yang nggak make sense yang seharusnya tidak diutarakan ke pelanggan.

Solusi
Solusi pertama, saya minta cetak ulang, tapi nggak diapprove. Solusi kedua, 
saya nggak ambil 

hasil cetakannya dan saya cetak di tempat lain. Solusi kedua juga mengundang 
complain dari 

mbak-mbak customer service yang tiba-tiba melakukan rapat mendadak di depan 
saya. "yah 

mas kalo cuma 1 box nggak apa2, tapi ini 10 box" kata mbaknya. Selidik punya 
selidik ternyata 

gaji mereka akan dipotong atas kerugian tersebut (korban bos yang nggak punya 
hati).
Akhirnya saya memaksa untuk tidak mengambil hasil cetakan tersebut. Dengan 
kagetnya saya  

mendengar komentar dari mbak customer service yang melayani saya waktu itu 
"Kalo mas 

begitu, nanti kalo ke sini lagi sudah tau kan hasil disini seperti apa, kami 
nggak bertanggung 

jawab" dengan ekspresi kekesalan. Well, saya kontan membalas, "oh begitu ? jadi 
saya nggak 

boleh kesini lagi" ( si mbak mengangguk dan diam), "kalo begitu jangan salahkan 
saya jika nanti 

nggak ada yang datang kesini lagi", si mbak membalas "kok mas begitu?", 
kemudian saya 

ucapkan terima kasih dan meninggalkan XGraphics dengan perasaaan dongkol karena 
sudah 

menghabiskan waktu dan tenaga dengan sia-sia.

The Point is?
- Pelanggan adalah raja
- Pelanggan ingin dilayani dengan baik bukan dibodoh-bodohi 
- Kalo anda salah mengakulah salah kepada pelangan bukan memberikan 
alasan-alasan, beri 

solusi yang baik
- Pelanggan yang kesal seperti saya bisa bikin bisnis anda terancam, jadi 
hati-hati
- Didik customer service anda dengan baik, citra perusahaan anda ada di tangan 
mereka
- XGraphics coba perbaiki performa SDM dan manajemennya atau kelaut aja... 
masih banyak 

kok percetakan yang lebih murah dan lebih baik dari XGraphics

Sekian, semoga bisa diambil hikmahnya.


Farid Zaenal Rasyid
-----------------------------
Owner of The Hoek Production
Kebayoran Baru, Jakarta Indonesia



--------------------------------------------------------------------------------
The fish are biting.
Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke