"For Your Information" -----Original Message----- From: "pegagajo" <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Date: Wed, 05 Sep 2007 14:17:55 -0000 Subject: Hati-hati dengan Layanan First Media
> Berikut kami kutipkan surat pembaca titipan seorang teman. Semoga > berguna. > > Hati-hati dengan Layanan First Media > > Kami pelanggan Kabelvision dengan nomor pelanggan 333291 (atas nama > istri saya) sejak tahun 2004. Selain saluran televisi, kami juga > melanggani saluran internet dari Kabelvision dengan provider Linknet. > Sejak pertama berlangganan hingga saat ini kami tak bermasalah dengan > pembayaran. Pembayaran selalu kami usahakan tepat waktu.sesuai > peraturan. > > Tanggal 25 Agustus 2007 kami menerima pemberitahuan melalui surat > bahwa First Media (nama baru Kabelvision, penggantian nama ini tanpa > pemberitahuan lebih dulu kepada konsumen) akan migrasi ke sistem > digital dimana kami diwajibkan untuk membeli decorder baru per > televisi (karena di rumah kami ada 4 televisi kami harus membeli 4 > decorder dengan harga per decorder Rp 250 ribu) . Kami diminta untuk > bersiap-siap karena migrasi akan dilakukan tanggal 30 Agustus 2007. > Oleh Ibu Widi (Sales South Branch), melalui telepon juga menawari > sekalian untuk mengganti provider internet dari Linknet ke Mynet > dengan alasan supaya koneksi internetnya bisa lebih cepat. Saran itu > kami setujui. > > Tanggal 29 Agustus 2007, satu hari sebelum migrasi yang dijanjikan, > kami menerima pemberitahuan dari Ibu Widi bahwa "Maaf, migrasi belum > jadi dilaksanakan karena ada kesalahan teknis," sebuah kalimat yang > Indonesia banget. > > Anehnya, migrasi tak jadi dilaksanakan tetapi koneksi internet saya > di Linknet tiba-tiba mati. Setelah berulang kali kami telepon ke > pihak ibu Widi (No.Telp 72784038) kami mendapat jawaban bahwa > provider sudah dimigrasikan ke Mynet. Karena Mynet punya modem > sendiri, maka modem yang selama ini kami gunakan diminta dicabut dan > akan diganti dengan modem pinjaman dari Mynet. > > Tanggal 2 September 2007 petugas dari First Media datang untuk > mengganti modem. Setelah modem diganti, kami sempat online selama dua > jam dan sesudah itu koneksi internet kami mati total. > > Kami sudah berusaha menelepon pihak Customer Service (021-55777088 > dan 55777788). Dari Pak Setiawan, Dharmawan, Ibu Nanik, Diandra, > hingga Budiawan, jawabannya semua sama, "Ada kesalahan teknis dan > hari ini akan diperbaiki!". Kelihatan sekali tak ada satu pun pihak > Customer Service yang benar-benar memahami persoalan. Bahkan, ketika > saya ancam akan menulis surat pembaca, mereka malah menantangnya > dengan jawaban, "Silahkan!". > > Ketidakprofesionalan pihak First Media juga bisa dilihat dari tak ada > satu pun email pengaduan kami dibalas. Bahkan Ibu Widi yang kami > hubungi bersikap seolah-olah tidak tahu apa-apa. > > Hingga berhari-hari setelah kejadian, koneksi internet kami tak juga > bisa (beginilah nasib menjadi konsumen di Indonesia). Karena bisnis > kami bertumpu pada komunikasi internet, kami mengalami kerugian yang > sangat besar. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terjadi kepada > pembaca sekalian. > > RSP > Pejaten, Jakarta Selatan > > NB: Surat pembaca ini juga akan dikirim ke berbagai media. Juga akan > dirilis ke berbagai milis. > > >
