Yups, pokoknya dalam kondisi apapun saya menulis... Pernah dalam keadaan emosi, kesel, sedih, bahagia, saya akan terus menulis...
Ingat perkataan seorang teman pas makan pempek bareng tadi. Dia seorang penggemar Pak Pramoedya dan katanya Pak Pram, sih intinya menulis apa aja walau ga diterbitkan, walau apapun, tetaplah menulis... Teman saya sudah tahu teori itu, tapi lagi-lagi dia malas... Pernah suatu kali di kantor, dia mumet dan cuma bisa kesel aja.. dan bilang ke saya, "Kalo lo nov, udah jadi tulisan kali..." hehehe... yups, Saya marah maka saya menulis, saya bahagia maka saya menulis, saya menangis maka saya akan menulis.... Ketika saya bilang, saya menulis untuk membangkitkan kepercayaan diri saya, nulis itu untuk membangkitkan energi positif saya. Teman saya pun bilang, "enak, ya" Yups, saya tidak bisa tidak menulis... pernah suatu kali di sebuah tempat yang sangat jauh di sana, tak ada buku, yang ada hanya kertas kecil. Maka saya menulis... dan ketika saya baca kembali, terbayang masa-masa itu... Ketika diri ini down, saya menulis uneg-uneg saya, kemudian saya mencari penyembuhan dengan menulis hal-hal yang positif... Ketika sedang down saya ga mau "merusak" diri saya dengan menulis hal yang bikin saya tambah "jatuh". Pernah saya mencoba untuk menulis surealis, tapi entah kenapa, tulisan itu raib. Kayaknya kesalahan cut-paste. Tapi, saya bersyukur setelah itu saya malah bisa bikin tulisan yang lebih positif. Menulis diari juga pernah disarankan oleh seorang pengajar di pesantren... karena katanya dari diari orang lain kita bisa dapat manfaat.. yah semacam kayak di blog aja.... Walau saya belum punya buku saya akan terus menulis, walau saya masih belajar, saya akan tetap menulis... Menulis... dan menulis... novi_khansa'kreatif ~Graphic Designer 4 Publishing~ YM : novi_ningsih http://akunovi.multiply.com http://novikhansa.rezaervani.com/ --------------------------------- Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
