menurut saya pribadi cerita CAC bagus, karena penulis ingin mengangkat
betapa dahsyatnya ayat-ayat Alqur'an dalam memberikan
hidayah...tercermin di saat Bherma membaca untaian ayat-ayat Alqur'an
bersamaan dengan Aisyah

sebenarnya saya baru-baru ini membaca novel-novel islami untuk
referensi, sebelumnya nama teh pipiet senja seringkali saya dengar
hanya saja belum pernah membaca, terima kasih untuk informasinya,
insyaAllah nanti saya coba cari. mungkin ada referensi judul buku teh
Pipiet yang bisa saya jadikan referensi?

Salam,
Sinta

--- In [email protected], "Reza Ervani" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Aku ingat buku ini, cover kuning dengan gambar seorang wanita yang
> berjilbab.
> 
> Aku tidak terlalu suka novel Islam, tapi Izzatul Jannah termasuk salah
> satu penulis yang gaya bahasanya aku sukai. Sederhana, ceritanya pun
> tak rumit, mengangkat apa yang terjadi atau mungkin terjadi
> sehari-hari. Menurutku, karya sastra memang tidak harus rumit.
> 
> Yang paling berkesan dari kumcer CAC menurutku adalah bagian cerpen
> yang mengisahkan dinamika kehidupan suami istri, walau ada bagian yang
> sedikit kurang syar'i menurutku, yakni ketika penulis menggambarkan
> gerai rambut seorang wanita dikening (Allahu 'Alam, bukankah rambut
> adalah aurat wanita yang tidak pantas diceritakan). Tapi kumpulan
> cerita di bagian inilah yang paling mengesankan bagiku. Alurnya begitu
> alami, seakan kita sedang melihat perjalanan hidup rumah tangga kita
> sendiri.
> 
> Cerpen yang berjudul CAC sendiri tidak terlalu berkesan bagiku.
> Episode-episodenya terkesan terlalu dipaksakan, seakan Bhernadetta
> mendapatkan hidayah hanya karena melihat keseharian sang aktivis
> muslimah yang nyaris tanpa cacat.
> 
> Jika boleh membandingkan, ada seorang penulis yang punya karakter
> sangat kuat dalam menceritakan dinamika muslimah keseharian, alami,
> apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangan, karena muslimah
> juga manusia. Penulis itu adalah Teteh PIPIET SENJA, yang menurut
> penulis sudah sangat layak disejajarkan dengan sastrawan senior
> lainnya semacam Taufiq Ismail dan Joni Andriadinata (hmmm... salah
> ketik ndak ya, namanya unik sih he he)
> 
> OK, itu tanggapanku tentang CAC.
> 
> Maju terus dunia referensi muslim.
> 
> Salam,
> Reza Ervani
> 
> 

Kirim email ke