News ReleaseKamis, 19 April, 2007 
 Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Triwulan I/2007 Rp1,0 Triliun 

SIARAN  PERS
                                                                                
   CSC/PR.037/2007


Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Triwulan I/2007 Rp1,0 Triliun 
Pendapatan Bunga Bersih Mencapai Rp3,8 triliun, naik 63,3%

Jakarta, 19 April 2007. Bank Mandiri selama triwulan I/2007 berhasil membukukan 
laba bersih sebesar Rp1.026 miliar, 201% dari pencapaian periode yang sama 
tahun 2006 yang sebesar Rp510 miliar. Peningkatan laba tersebut didorong oleh 
pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang mencapai 63,3% yaitu dari Rp2,3 
triliun di triwulan I/2006 menjadi Rp3,8 triliun di triwulan I/2007. 
Pertumbuhan pendapatan bunga bersih terutama karena pendapatan bunga dari 
kredit lancar, peningkatan pendapatan bunga kredit yang bersumber dari 
pembayaran tunggakan bunga kredit bermasalah, dan penurunan biaya bunga dana 
yang sangat signifikan. Selain itu, komposisi dana murah juga mengalami 
peningkatan dari sebesar 44,4% di triwulan I/2006 menjadi 54,5% di triwulan 
I/2007, terutama karena lonjakan tabungan sebesar Rp16,3 triliun yaitu dari 
Rp43,8 triliun di triwulan I/2006 triliun menjadi Rp60,1 triliun di triwulan 
I/2007. 

“Peningkatan pendapatan bunga kredit dan peningkatan dana murah tersebut memicu 
pelebaran Net Interest Margin dari sebesar 4,2% menjadi 6,8% termasuk 
pendapatan bunga dari pembayaran tunggakan bunga kredit bermasalah sebesar Rp 
475 miliar, atau 5,9% apabila pendapatan tersebut tidak diperhitungkan. 
Keberhasilan ini membuktikan bahwa Bank Mandiri mampu mengembangkan bisnis dan 
mempercepat penyelesaian NPL, secara bersamaan” ujar Agus Martowardojo, 
Direktur Utama Bank Mandiri. 

NPL Bank Mandiri juga menurun drastis dari 26,2% gross dan 15,0% netto di 
triwulan I/2006 dan menjadi 16,3% gross dan 4,7% netto di triwulan I/2007. 
Penurunan ini terutama karena penurunan NPL Top 30 Obligor yang sangat 
signifikan, yaitu dari Rp15,2 triliun di triwulan I/2006 menjadi Rp6,9 triliun 
di triwulan I/2007. “Sejalan dengan Arsitektur Perbankan Indonesia (API), 
dengan menurunnya NPL netto di bawah 5% maka Bank Mandiri telah menuntaskan 
upaya untuk memenuhi kriteria sebagai Bank Kinerja Baik (BKB) sehingga siap 
dikategorikan sebagai Bank Jangkar, yaitu Bank yang akan berperan sentral untuk 
mendorong proses konsolidasi perbankan Indonesia dengan memainkan peranan aktif 
melalui inisiatif akuisisi maupun merger”, demikian ungkap Agus. 

Pengembangan Bisnis
Disamping melakukan penyelesaian NPL, Bank Mandiri juga tetap menjalankan 
perannya sebagai lembaga intermediasi dan penyedia jasa transaksi perbankan 
secara intensif. Dalam aspek pembiayaan, salah satu fokus pembiayaan Bank 
Mandiri ialah pembiayaan di sektor infrastruktur dan perkebunan. Dalam triwulan 
I/2007, Bank Mandiri (bersama dengan BCA) telah memberikan persetujuan kredit 
sindikasi senilai Rp1,5 triliun untuk PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), dimana 
porsi Bank Mandiri mencapai 60%. Selain itu Bank Mandiri juga telah 
menandatangani kerjasama dengan PT Jasa Marga (melalui skema Club Deal) untuk 
pembiayaan pembangunan jalan tol senilai Rp7,2 triliun dimana porsi Bank 
Mandiri sebesar Rp2,9 triliun. Di sektor perkebunan, sampai dengan Maret 2007, 
kredit yang telah disalurkan ke sektor perkebunan (on farm) sebesar Rp13,8 
triliun, terdiri dari Rp10,2 triliun ke perusahaan inti dan Rp3,6 triliun 
disalurkan kepada petani plasma, sedangkan untuk sektor turunan perkebunan (off
 farm) sebesar Rp8,1 triliun. Disamping itu, Bank Mandiri juga terus 
meningkatkan layanan transaksi perbankan melalui kerjasama sistem pembayaran 
on-line dengan Otorita Batam, kerjasama sistem GO Pay (Gas Online Payment 
System) dengan Perusahaan Gas Negara, Marine Card dan Aviation Card untuk 
pembelian BBM dengan Pertamina, Co-Branding Kartu Kredit dengan Telkom, dan 
berbagai aktivitas pengembangan jasa layanan transaksi perbankan lainnya.

Prestasi Peningkatan Ranking Layanan dan Penerapan Good Corporate Governance
Bank Mandiri juga berhasil meningkatkan posisinya dalam survey pelayanan prima 
yang digelar oleh Marketing Research Indonesia (MRI). Pada tahun 2004, Bank 
Mandiri berada di posisi 11, dan kemudian meloncat menembus 10 besar ke posisi 
3 di tahun 2005. Untuk tahun 2006 Bank Mandiri kembali berhasil memperbaiki 
posisinya, yaitu meningkat ke posisi 2, di atas bank-bank BUMN maupun bank-bank 
asing yang beroperasi di Indonesia. Hasil survey ini membuktikan komitmen Bank 
Mandiri bahwa selama proses konsolidasi untuk menurunkan tingkat NPL sepanjang 
tahun 2005 dan 2006, Bank Mandiri juga tetap fokus untuk mengembangkan bisnis 
dan meningkatkan pelayanan bagi seluruh nasabahnya. Peningkatan posisi survey 
pelayanan prima tersebut melengkapi keberhasilan Bank Mandiri yang telah 
memperoleh dua penghargaan dari Asia Money yaitu The Best Corporate Governance 
Award dan The Best Disclosure & Transparency yang merupakan pengakuan dari 
pihak independen dan komunitas internasional atas
 perbaikan tata kelola perusahaan di Bank Mandiri selama 2 tahun terakhir.

Tentang Bank Mandiri
Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan 
pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, 
Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International. Bank Mandiri 
juga menawarkan jasa dan layanan pasar modal, perbankan syariah dan asuransi 
melalui Mandiri Sekuritas, Bank Syariah Mandiri dan AXA Mandiri.
 
Bank Mandiri saat ini mempekerjakan 21.379 karyawan dengan 924 kantor cabang 
dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan 
distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 2.800 ATM, disamping 10.500 ATM 
yang merupakan jaringan LINK dan jaringan ATM Bersama, serta electronic 
channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.
Keterangan lebih lanjut:

Christiana M. Damanik
Head of Corporate Communications
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                 
Jln. Gatot Subroto Kav 36-38 Tel  : (021) 52913112
Jakarta 12190                                                              
Telp 021-52913112 Fax 021-5268246    
[EMAIL PROTECTED]

Mansyur S.Nasution
Corporate Secretary
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 
Jln. Gatot Subroto Kav 36-38
Jakarta 12190 
Telp. 021-5245740 Fax 021-5268246
[EMAIL PROTECTED] 
       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke