Clear DayMohon ijinnya Pak untuk dikirim jawabannya ke milis, karena pentingnya masalah ini.
Rasa takut adalah wajar. Bahkan, target price biasanya saya discount dulu. Misalkan, berdasarkan TA ketemu target di angka 1000, maka saya masukkan dalam program trading plan jadi 990. Salah satu cara mengatasi rasa takut adalah, setelah bikin trading plan, eksekusi diwakilkan ke orang lain/broker. Sehingga dia akan berusaha menjalankan sesuai trading plan/order yang anda kasih. Cara lain, pakai trailing stop. Misalkan target price bisa ke 3000. Ketika dia naik dari 1800 jadi 2000, tetapkan stoploss (misalkan) di 1980. (konsisten 20 poin dibawah last high, periksa karakteristik emitennya, berapa ayunan yang pas). Tapi kalau dia turun ke 1990, stoploss jangan diturunkan. Nah, kalau stoploss belum kena dan harga balik ke 2000, biarkan stoplossnya. Kalau misalkan dia naik ke 2300, lalu mulai koreksi pindahkan stoploss ke 2280, lalu jalankan secara konsisten seperti waktu stoploss di 1980. Semoga sukses. Salam TA. ----- Original Message ----- From: To: M. Alfatih Sent: Friday, May 04, 2007 3:09 PM Subject: Tanga tentang Psikologi Trading Yth Pak Alfatih.. Kadang2 saya terlalu cepat jual setelah membeli saham karena merasa TAKUT harga akan turun lagi sehingga keuntungan tidak optimal. Saya sudah buat trading plan tapi karena rasa takut itu memaksa saya untuk menjual lebih cepat padahal saya udah analisa teknikalnya. Bagaimana mengatasinya..? Tims sebelumnya Salam,
<<Clear Day Bkgrd.JPG>>
