Sekarang ada lagi yg baru SUNSHINE-EMPIRE lebih edan investasi awal($) 
dikembalikan 10% perbulan selama 5 TAHUN ,kantor pusat di Singapura di 
Indonesia baru saja .

Silakan cek webnya dan aliran investasinya,kalau benar2 yahud kabari saya 
yah,mau saya jual semua saham dan masukkan kesana terus tiap hari duduk2 
dikantornya terus bayar 5 orang untuk menguntit kemana saja si empunya 
berada...hehhehhe...




  ----- Original Message ----- 
  From: Newsmaster 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, June 09, 2007 10:17 AM
  Subject: [saham] Nasabah WBG Jatim Kehilangan Rp 1,7 Triliun


  Nasabah Kehilangan Rp 1,7 Triliun 

  Surabaya, Kompas - Sekitar 5.000 nasabah PT Wahana Bersama Globalindo di
  Jawa Timur kehilangan uang simpanan mereka sekitar Rp 1,7 triliun.
  Besarnya uang simpanan nasabah yang menguap merupakan dana untuk
  investasi di perusahaan tersebut minimal 5.000 dollar AS atau sekitar Rp
  47 juta. 

  Nasabah yang merasa dirugikan oleh perusahaan itu, Selasa (13/3),
  melapor ke Kepolisian Daerah Jawa Timur. Mereka melaporkan Krisno
  Arbiyanto selaku Direktur PT WBG di Jakarta dan Kepala Cabang Surabaya
  Subaidi. Nasabah meminta polisi segera mencekal mereka dan memaksa
  perusahaan mengembalikan dana nasabah yang telah diinvestasikan. 

  Pengacara nasabah, Abdul Salam, menjelaskan bahwa PT WBG telah merugikan
  sekitar 5.000 nasabahnya di Jawa Timur dengan nilai mencapai Rp 1,7
  triliun. Abdul mewakili 300 nasabah yang merugi hingga Rp 70 miliar.
  "Kami melaporkan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan
  perusahaan kepada para nasabah," ujarnya. Perusahaan investasi 

  PT WBG adalah sebuah perusahaan agen penjualan berbagai produk investasi
  dari Dressel Investment Limited, sebuah perusahaan investasi yang
  berpusat di Hongkong dan dipimpin oleh Dhony Whong. PT WBG berpusat di
  Jakarta dengan 12 cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. 

  Awalnya, nasabah diberikan bunga dua persen per bulan dari uang yang
  diinvestasikan. Namun, sejak November 2006, perusahaan tidak lagi
  memberi bunga kepada para nasabahnya di Surabaya. Setiap ditanya,
  karyawan perusahaan hanya berjanji akan secepatnya membayar bunga yang
  tertunda. Namun, nasabah juga tidak bisa mengambil simpanan dengan
  beragam alasan. 

  Pekan lalu, Polda Jatim telah memeriksa Kepala Cabang Surabaya PT WBG
  Subaidi. Subaidi mengakui, perusahaan memang belum memiliki dana untuk
  membayarkan bunga, apalagi dana investasi nasabah. Alasannya, pada
  November lalu banyak nasabah yang menarik dananya sehingga pengeluaran
  perusahaan terlalu besar. (AB8) 

  -- 
  Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di dalam, 
  juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
  Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya bisa 
  dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages



   

Kirim email ke