Pak Dodi -

Kalau memang ada proses valuasi kembali, kalau saya pikir tujuan quasi dan
merger sama dong. Yaitu mengkinclongkan laporan keuangan dan/atau
menghilangkan defisit. Cuma memang prosesnya berbeda, dan kalau dipikir2
lebih elegan yang merger.

Nah, untuk kasus FREN dan SIPD kayaknya tujuan akhirnya sama, yaitu
menghilangkan defisit di laporan mereka ya? Cuma caranya berbeda, yang satu
dengan merger, yang lainnya pakai quasi organisasi.

Mudah-mudahan ada input informasi lain dari para pakar fundamental dan CFA.
Oh ya, kalau saya pengin belajar CFA tapi online ada nggak ya?

Salam -


2007/6/11, Dodi Aulia <[EMAIL PROTECTED]>:

   harusnya sih quasi ama merger adalah proses yang terpisah ya

Persamaannya, di kedua proses ada proses valuasi kembali. Tp untuk
kepentingan yang berbeda.


 On 6/11/07, aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>    Rekan-rekan -
>
> Beberapa hari ini ada berita tentang proses merger-nya anak-anak
> perusahaan FREN menjadi satu, yaitu PT Mobile-8 Telekom Tbk. Apakah efek
> merger ini terhadap fundamental perusahaan?
>
> Kalau melihat keterangan quasi organisasi yang dipaparkan Bapak
> Heriyanto, apakah merger FREN ini juga bisa dilihat sebagai quasi
> organisasi? Karena dengan merger, maka laporan keuangan anak perusahaan akan
> dinilai kembali sebagai entitas yang baru. Soalnya FREN masih mempunyai
> defisit yang cukup besar yaitu sebesar Rp 835 milyar.
>
> Apakah ada re-evaluasi asset dan liabilities? Karena aset dan kewajiban
> perusahaan yang diakusisi sebelumnya dinilai berdasarkan nilai wajar pada
> tanggal akuisisi (2003-2004).
>
> Apakah goodwill negatif (Komselindo) menjadi hilang karena adanya
> merger?
>
> Catatan lain tentang lapkeu FREN Q1-07: terjadi penurunan sales revenue
> yang signifikan di Sumatera, Bali, dan Sulawesi. Padahal strategi FREN mau
> keluar Jawa?
>
> Terima kasih sebelumnya atas sharing dan informasinya.
>
> Salam -
>
> Aris
>
> --
> ===========================
> Se queremos progredir, não devemos repetir a história, mas fazer uma
> história nova.
>
> If we want to progress, we do not have to repeat history, but to make a
> new history.
>
>





--
===========================
Se queremos progredir, não devemos repetir a história, mas fazer uma
história nova.

If we want to progress, we do not have to repeat history, but to make a new
history.

Kirim email ke