Terima kasih sekali Pak atas sharingnya,terus terang ini makin menguatkan sy 
bahwa segala sesuatu harus diraih dgn kerja keras....

Tanu Jakaria <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                  Kompas, Minggu, 07 
Oktober 2007                   
  (Tidak Ada) Cara Cepat Menjadi Kaya 
  
  Elvyn G Masassya, Praktisi Keuangan 
  Coba luangkan waktu Anda sejenak. Jalan-jalanlah ke toko buku dan cermati 
buku-buku populer di sana. Anda akan menemukan puluhan atau bahkan ratusan buku 
yang judul-judulnya sangat "mengundang" selera. Mulai dari buku yang 
menjanjikan kenyamanan hidup sampai jalan pintas menjadi kaya raya. 
  Jika kebetulan Anda cukup punya uang di saku atau dalam keadaan gelisah, 
boleh jadi buku-buku tersebut akan Anda beli semua, dengan harapan menemukan 
pelbagai solusi di dalamnya. Dalam konteks keuangan, misalnya, Anda akan 
menemukan berbagai buku tentang cara jitu bermain saham atau mengenal permainan 
indeks di luar negeri. Pendeknya, semuanya menakjubkan. 
  Lantas, apakah membeli dan membaca buku-buku tersebut salah? Jelas tidak. 
Buku merupakan jendela dunia. Begitu kata pepatah. Tetapi, menjadi sangat tidak 
benar jika kemudian menjadikan buku populer tersebut sebagai jimat sakti yang 
menyelesaikan permasalahan Anda dalam investasi. Tidak ada satu formula pun 
yang bisa cocok bagi semua orang. Kenapa? Karena setiap orang memiliki karakter 
dan persoalan berbeda. Jadi, buku yang Anda beli tidak lebih sekadar referensi 
umum, sekadar memberi inspirasi. 
  Mungkin Anda akan bertanya, kalau tidak belajar dari buku-buku tersebut, 
sementara Anda sendiri awam tentang keuangan, lantas bagaimana? Sekali lagi, 
jadikan buku-buku yang Anda baca sebagai referensi semata, sedangkan 
implementasi referensi itu mesti dihubungkan dengan kondisi kekinian yang Anda 
alami. Apa maksudnya? 
  Dalam konteks keuangan tentu tujuan keuangan tiap orang berbeda-beda. Ada 
yang ingin memiliki dana tunai dalam jumlah besar agar bisa membeli 
barang-barang, membiayai sekolah anak, dan atau sekadar berjaga-jaga. Tetapi, 
ada pula yang berharap bisa lekas memiliki rumah, mobil, dan sebagainya. 
  Lantas, apakah semua itu bisa dimiliki dalam sekejap? Ya, kalau Anda menang 
lotre. Tetapi, jika semua tujuan keuangan itu hendak dicapai melalui "keringat" 
sendiri, Anda mesti menyiapkan berbagai langkah untuk mencapainya dan tentu 
saja membutuhkan waktu. Jadi, tidak ada cara cepat menjadi kaya. Yang ada 
adalah cara benar dan cerdas mencapai tujuan keuangan. 
  Mencapai tujuan keuangan 
  Bagaimana mendefinisikan cara benar dan cerdas dalam mencapai tujuan 
keuangan? Pertama, Anda pastikan dulu tujuan keuangan dengan horizon waktu 
pencapaiannya. Boleh 1 tahun, 5 tahun, atau bahkan lebih panjang. Ini adalah 
bagian terpenting dalam upaya menjadi kaya. Tanpa menentukan kapan target 
waktunya, tentu saja sulit menentukan langkah-langkah berikutnya. 
  Kedua, tentukan cara mencapai tujuan keuangan itu. Dalam konteks inilah Anda 
bisa menggunakan konsep yang dituangkan dalam buku-buku sebagai referensi. 
Misalnya, Anda ingin memiliki rumah baru dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. 
Anda bisa memperoleh rumah itu dengan cara membeli tanah terlebih dahulu, lalu 
kemudian mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, dan lantas membangunnya. Atau 
cara lain adalah Anda mencari lokasi real estat yang dibangun developer dan 
kemudian Anda merencanakan memilikinya. 
  Cara untuk memiliki itulah yang bisa Anda pelajari dari buku-buku. 
Katakanlah, Anda ingin membeli rumah melalui kredit bank. Maka, Anda mesti 
mengetahui bagaimana cara memperoleh kredit bank dan bagaimana pula perhitungan 
bunganya. Hal semacam ini bisa dipelajari dari buku-buku. 
  Ketiga, melakukan investasi. Jika Anda telah menentukan tujuan keuangan dan 
jangka waktu pencapaiannya, maka seperti diuraikan di atas, Anda bisa saja 
mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dan atau mencari kredit bank untuk 
membeli rumah yang diinginkan. Apa pun cara yang Anda pilih, tetap saja Anda 
mesti memiliki penghasilan memadai. Jika Anda menggunakan kredit bank, Anda 
mesti menyisihkan sebagian penghasilan Anda untuk membayar angsuran kredit. 
Sementara jika Anda ingin mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, maka 
pertanyaannya, bagaimana cara Anda mengumpulkan uang tersebut. Jawabannya 
adalah dengan melakukan investasi. Nah, pilihan investasi itu juga bisa 
dipelajari di buku-buku, tetapi mesti disesuaikan dengan karakter personal 
Anda. Contoh konkretnya, betapapun menggiurkan tawaran bermain saham 
sebagaimana dipaparkan di buku-buku, tetapi bila Anda masuk golongan penghindar 
risiko, maka investasi di saham bukanlah pilihan yang pas buat Anda. 
  Sebagai misal, Anda membeli saham pada harga tertentu, tetapi tiba-tiba harga 
saham tersebut merosot. Respons Anda boleh jadi panik dan kemudian menjual 
saham tersebut. Dengan kata lain, Anda melakukan cut loss. Implikasinya jelas, 
Anda merugi dan sulit mencapai tujuan keuangan yang telah Anda canangkan. Ini 
semata-mata karena Anda memilih investasi yang tidak sesuai dengan karakter 
Anda. 
  Keempat, evaluasi. Aspek ini kerap dilakukan banyak orang ketika 
berinvestasi. Anggapannya, setelah menempatkan uang dalam satu jenis investasi, 
maka persoalan selesai. Padahal, penempatan uang baru merupakan langkah awal 
menuju pencapaian tujuan keuangan. Dalam pelaksanaannya banyak sekali hal yang 
bisa mengganggu investasi tersebut. 
  Misalnya, perubahan kondisi ekonomi atau malah perubahan kondisi keuangan 
Anda sendiri yang bisa membaik atau memburuk. Katakanlah, Anda naik pangkat dan 
mendapatkan penghasilan berupa gaji yang lebih besar, tentu saja ini akan 
berdampak pada investasi Anda. Atau tiba-tiba Anda membutuhkan dana tunai yang 
lebih banyak, maka investasi Anda juga harus dievaluasi, apakah akan diteruskan 
atau direlokasi pada jenis investasi yang lain. 
  Lazimnya, proses evaluasi mesti dilakukan paling tidak per semester atau enam 
bulan sekali. Jika kondisi lebih turbulen, evaluasi dapat dilakukan lebih 
sering. 
  Dari paparan di atas jelas, jika Anda ingin menjadi kaya, dalam arti mencapai 
tujuan keuangan Anda, maka tidak ada cara pintas. Semuanya mesti dilakukan 
dengan perencanaan yang jelas dan bertahap. Itu prinsipnya. Selamat mencoba. 
  Pertanyaan dapat diajukan kepada penulis melalui alamat [EMAIL PROTECTED] 


                         

       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

Kirim email ke