Investor Borong ADHI, Target Rp3.700
 
DPR dan Pemerintah 
dikabarkan telah menyetujui PT Adhi Karya Tbk (ADHI) untuk melakukan 
right issue sebanyak 30 persen pada tahun 2013 ini. Dari right issue 
tersebut, diharapkan diperoleh dana sekira Rp2 triliun. Direktur Utama 
Adhi Karya Kiswo Dharmawan menyebutkan, dana hasil right issue tersebut 
akan digunakan untuk membiayai belanja modal(capital expenditure/capex) 
sekira Rp700 miliar dan pembangunan monorel sekira Rp1,2 triliun.
 
Untuk
 melakukan pembangunan monorel ini, ADHI membentuk konsorsium BUMN 
beranggotakan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM),  PT Industri 
Kereta Api (Persero), PT Len Industri (Persero), dan PT Jasa Marga Tbk 
(JSMR). Dalam mega proyek ini ADHI mendapatkan porsi mayoritas sebesar 
50%. Proyek ini terbentang dari Bekasi hingga Jakarta, cawang dan 
cibubur. Gubernur DKI Joko Widodo dan Meneg BUMN Dahlan Iskan sendiri 
akan turun tangan untuk “mengawal” perizinan Monorel ini. Adapun 
pembiayaan dari APBN untuk proyek ini dikabarkan telah mendapat lampu 
hijau dari Menteri Keuangan.
 
Kabar ini sangat berdampak positif 
terhadap saham ADHI. Beberapa broker bahkan dikabarkan sudah 
merekomendasikan beli untuk saham ADHI dengan target harga Rp3.700. Ini 
merupakan harga teoritis yang mungkin di tembus dalam waktu dekat. Pada 
perdagangan Kamis 7 Februari 2013 kemarin ADHI bahkan sudah menunjukan 
tanda-tanda penguatan dengan break resistant dan menyentuh rekor harga 
tertinggi (all time high) di Rp2.200.
 
ADHI pada perdangan 
kemarin di tutup naik Rp100 (+4,8%) ke harga Rp2.175, diperdagangkan 
sebanyak 1.984 kali senilai lebih dari Rp77 milyar.



-DISCALIMER-

Kirim email ke