Kalau mengutip, sumbernya jangan lupa pak :) 2013/2/18 Mikail <[email protected]>
> > > *AMBISI Nathaniel Rothschild untuk menguasai Bumi Plc dan seisinya > seperti tak mengenal lelah. Setelah diduga sebagai orang di balik jatuhnya > harga saham Bumi Plc, mencuri data perusahaan Bakrie & Brothers, serta > menyadap akun email milik Chairman Bumi Plc Samin Tan, kini pengusaha > keturunan Yahudi itu meminta agar manajemen Bumi Plc memecat 12 dari 14 > direktur perusahaan tersebut, termasuk CEO Bumi Plc yang baru Nick von > Schirnding dan Samin Tan.* > > Permintaan Nat—demikian Nathaniel Rothschild dipanggil—akan ditentukan > pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bumi Plc pada 21 Februari 2013 di > London, Inggris. > > Bagaimana peta kekuatan para pemegang saham di Bumi Plc dalam RUPS nanti? > Seberapa besar peluang Nat melawan Grup Bakrie dan Samin Tan? Fahmi > Alamsyah dan Iwan Purwantono dari *InilahREVIEW* mewawancarai Amir > Sambodo, Independent Non Executive Directors Bumi Plc, Rabu pekan lalu. > Petikannya: > > *Pada 21 Februari nanti, pemilik saham Bumi Plc berkumpul di London, > Inggris. Kira-kira apa yang dibahas?* > > Ya, benar, hari itu akan digelar *stakeholder meeting* Bumi Plc. Seluruh > pemegang saham Bumi Plc berkumpul untuk menggelar RUPS atas permintaan Nat > (Nathaniel Rothschild), pemilik 13% saham Bumi Plc (*sebelumnya Nat > memiliki 11% saham*). > > *Apa agendanya? Kabarnya, Nat mendorong perombakan direksi?* > > Kira-kira, begitu. Dia (Nathaniel Rotschild) ingin agar 12 dari 14 anggota > BoD (Board of Directors) Bumi Plc diganti. Hanya dua yang ingin dia > pertahankan, yakni Steven Shapiro dan Sir Graham Hearne. > > *Kalau mau dirombak total, siapa yang mau dipasang Nat di BoD?* > > Yang saya tahu, Nat menyiapkan Pak Hashim (Hashim Djojohadikusumo). > Demikian pula mantan Dubes Inggris untuk Indonesia, Richard Gozney. > > *Selama menjalankan tugas, BoD sering berseberangan dengan Nat?* > > Kalau menurut dia, kami, direksi yang 12 orang dianggap terlalu lembek > terhadap kelompok Bakrie dan Rosan (Rosan P Roslani, pemilik saham PT Berau > Coal Energy Tbk). Lembeknya ini dikaitkan dengan munculnya dugaan > penyimpangan keuangan, beberapa waktu lalu. Kami dinilai tidak menggubris > keinginan Nat agar dugaan tersebut ditindaklanjuti. > > *Kira-kira, bagaimana persisnya cerita itu?* > > Anggapan Nat, tentu tidak benar. Karena BoD langsung bekerja, > menindaklanjutinya. Namun memang ada masalah. Karena sumber data atau > informasinya dari *hacking* komputer. Dalam hukum Indonesia, munculnya > dugaan penyelewengan atau penyimpangan harus didukung data dan informasi > yang bisa dipertanggungjawabkan. > > Kalau info atau datanya dari hasil*hack* komputer atau akun imel orang, > agak sulit juga untuk menindaklanjutinya. Ada yang aneh juga. Pihak yang > pertama kali mendapatkan data atau informasi itu adalah Nat. Kemudian > diserahkan kepada salah satu BoD, yakni Sir Julian Horn-Smith. Selanjutnya, > Nat meminta agar BoD melakukan investigasi. > > *Apa hasil investigasi? Rekomendasi BoD terkait masalah tersebut? * > > Memang belum ada rekomendasi karena belum sampai ke situ. Sebenarnya ada > masalah yang cukup krusial mengenai perbedaan sistem hukum kita. Hukum > Indonesia sangat berbeda dengan hukum di Inggris. Di Indonesia, *whistle > blower*-nya harus jelas. Kalau informasinya tidak bisa > dipertanggungjawabkan, misalnya info dari *hacking* komputer, tidak perlu > ditindaklanjuti. > > Sementara hukum Inggris, tidak begitu. Data atau informasi dari manapun, > bisa dijadikan landasan untuk melakukan suatu penyelidikan atau > investigasi. Semuanya bisa masuk. > > Kami banyak menemui kendala dalam melakukan investigasi. Karena sumber > datanya, tidak kuat. Sehingga, belum bisa mendapatkan suatu kesimpulan, > apalagi rekomendasi. > > *Menurut Anda, dugaan penyimpangan keuangan di Bumi Resources harus > menggunakan hukum mana?* > > Karena dugaan penyimpangan itu, terjadi di Indonesia, sehingga landasan > hukumnya tentu menggunakan hukum Indonesia. Dalam investigasi, BoD menemui > banyak kendala. Selain itu, info-infonya terasa kurang akurat. Misalnya, > Bumi Resources yang menjadi pihak tertuduh, ternyata bersih. Terbukti tidak > ada penyimpangan atau penggelapan. > > *Kesan kuat yang tertangkap, Nat sangat bernafsu menguasai Bumi Plc. > Komentar Anda?* > > Ya memang begitu. Di balik seluruh peristiwa yang melingkari Bumi Plc, Nat > punya ambisi besar. Dia ingin menguasai Bumi Plc, termasuk manajemennya. > Untuk BoD, Nat kabarnya sudah menyiapkan 9 orangnya. > > *Lalu bagaimana kekuatan Grup Bakrie dalam RUPSLB nanti? * > > Bakrie, Borneo dan Rosan memang punya saham 47% di Bumi Plc. Namun dalam > voting nanti (RUPS) hanya punya hak suara (*voting rights*) 29,9%. Karena > ada aturan *concerted party* (pemilik kesatuan). Selebihnya menjadi milik > Nat dan publik. Aturan ini berlaku di bursa Inggris. Inilah yang membuat > Samin Tan kecewa berat. > > Selain itu, ada aturan lain yang cukup menganggu. Di bursa London, pemilik > saham di atas 5% berhak untuk mengajukan RUPS atau RUPSLB. Klausul ini yang > dimanfaatkan Nat untuk menggelar RUPS, 21 Februari nanti. > > Dari sisi etika bisnis, saham Nat di Bumi Plc kan hanya 13%, jauh > dibanding Bakrie, Borneo atau Berau. Etikanya, Nat akur dong dengan > pemegang saham di atasnya. Masalah ini, sudah kami sampaikan ke OJK. Mereka > terkejut juga dengan aturan bursa London. > > *Seberapa kuat pengaruh Nat pada RUPSLB Bumi Plc nanti?* > > Cukup kuat. Dia tentu akan melakukan pendekatan atau lobi dengan pemilik > saham lainnya untuk menggalang kekuatan agar bisa menang dalam voting. > Sementara Bakrie dan kawan-kawan hanya 29,9%. > > *Lalu apa langkah BoD dalam RUPSLB nanti?* > > Kami akan menyampaikan beberapa hal penting, termasuk apa yang sudah saya > sampaikan tadi. BoD juga akan menyampaikan soal proposal Bakrie. > Untung-ruginya untuk Bumi Plc, kita sampaikan semuanya. > > *Kira-kira kalau Nat menang, apa dampaknya?* > > Banyak sekali negatifnya. Pertikaian di Bumi Plc akan semakin panjang. > Kalau Nat menang, BoD tentu dirombak total. Artinya, proposal Bakrie batal. > Karena porposal itu sudah disetujui BoD lama. Padahal, proposal itu > merupakan solusi. > > *Apa solusi yang ditawarkan Bakrie?* > > Dalam proposalnya, ada tiga poin penting, yakni Bakrie siap keluar dari > Bumi Plc, *swap share* (tukar saham), serta tambahan *cash* US$ 280 juta > untuk saham Bumi Plc. Penting juga, Bakrie siap buka *escrow account* US$ > 50 juta. Nah, kalau BoD diganti, otomatis proposal itu batal. Berarti akan > terjadi masalah baru. Akan muncul kekacauan yang makin rumit. Perang antara > Bakrie dengan Nat, bakal lebih dalam. > > *Artinya BoD lama harus bertahan?* > > Tentu saja. BoD yang sekarang harusnya dipertahankan saja. Soal > kinerjanya, tidak perlu diragukan. Pergerakan saham Bumi Plc, tren-nya > naik. Pandangan dari kalangan analis bursa tentang kinerja BoD, cukup > positif. Sangat riskan kalau dipaksakan perombakan BoD. > > *Kemungkinan BoD lama bertahan?* > > Saya optimistis, komposisi *board *masih bertahan. Posisi *board*sangatlah > vital. Kalau diganti atau dirombak total, hancurlah semua. Ingat, > dua orang yang akan dipertahankan Nat itu, tidak bersedia. Kalau Nat menang > dalam voting tanggal 21 Februari nanti, Steven Shapiro dan Sir Graham > Hearne berniat keluar. Artinya, manajemen lama tidak akan ada yang > bertahan. Ini kan masalah. > > Tentunya, pemegang saham berpandangan soal geografis bahwa tambang Bumi > Plc letaknya di Indonesia. Karena itu, harus ada orang Indonesia yang mampu > mengawasi, operasi serta hal-hal lain. Termasuk peran keluarga Bakrie dan > Rosan. Karena merekalah yang sejak awal mengembangkan tambang tersebut. > Kalau mau dibuang dari manajemen, kontrolnya bagaimana? Yang perlu > diperbaiki mungkin soal *good corporate governance* (GCG), dengan > melibatkan kalangan independen untuk pengawasan. > > *Kalau Nat akhirnya menang, apa dampaknya kepada kepentingan nasional? * > > Tentu mengusik soal nasionalisme. Bagaimana mungkin, tambangnya di > Indonesia, kantor pusatnya di London. Kekayaan alam kita dibawa lari ke > luar negeri. Kekayaan alam Indonesia hanya bisa dinikmati orang-orang > asing. Ada merah putih yang harus diperjuangkan dalam RUPS nanti. > > > -- M Harris Nardiansyah (nardi262542) on Twitter https://twitter.com/nardi262542 Trader Gombal http://tradergombal.blogspot.com/
