Data pasar reguler utk raja coal yg rebound Jumat kemarin. Menguatkan aksi kurangi floating loss dg modus operandi news dividen HRUM.
HRUM +15,68% net sell asing -Rp13.561.100.000 ITMG +5,74% net sell asing -Rp10.430.000.000 ADRO +4,76 net sell asing -Rp15.856.900.000 Dan Agan2 akan lebih geleng2 campur ngeri2 benar ngeri (bukan ngerinya Bhatoegana yg sedap itu) kalau lihat harga rata2 pembelian HRUM (average, total trade value/total trade volume) di Rp4.089,02 yg kalau dibulatkan = -7,59% dari harga closingnya di Rp4.425. Senin, sptnya besar kemungkinan HRUM terjun bebas setidaknya ke Rp4.000 dekati harga average Jumat nya. Kalau auto stop loss pada nyala & kena semua, alamat 2 hari balik ke harga Kamis. Terus, saham2 defensif farma yg disebut sebelumnya dibwh juga naik Jumat kemarin & bertolak belakang dg coal, justru asing malah net buy. Serius nih? ________________________________ From: Jesse Livermore <[email protected]> To: Sent: Sunday, May 19, 2013 5:19 PM Subject: Reli Aneh: Batubara versus Farma (jebakan betmen utk coal?) Ada pemandangan yg aneh minggu lalu. Agan2 mungkin semangat & surprised lihat saham2 batubara yg tenggelam bisa rebound. Benar ini IHSG reli atau ada dead cat bounce? Uniknya kalau diperhatikan lebih dekat, ternyata bukan hanya saham2 batubara yg cyclical yg naik, tapi juga saham defensif sektor farmasi. Bgm bisa cyclical rebound, tapi farmasi yg defensif juga loncat ya? Mau loncat rame2 atau jebakan betmen nih buat ngurangin floating loss yg pada nyangkut di coal lewat news dividen HRUM? Sementara kaki yg lain ditaroh bertahan di saham defensif. Ga yakin? Yg jelas, ati2 aja & selalu waspada. Farma 17 Mei: INAF +11,47% TSPC +9,61% KAEF +7,36% DVLA +6% KLBF +4,76% MERK +2,57% PYFA +1,08% Coal 17 Mei: HRUM +15,68% ARII +9,18% PTBA +8,68% ITMG +5,74% ADRO +4,76% PTRO +2,77% KKGI +2,64% TOBA +2,29% PKPK +2,04% BUMI +1,49% ATPK +0,56%
