Kabarnya tahun ini dengan pemerintah menaikan harga BBM Bersubsidi, maka pemerintah akan mendapatkan dana, yang sekitar 200 Trilliun akan di alokasikan untuk pembangunan infrastruktur di Seluruh Indonesia. Di satu sisi hal ini akan meningkatakn pertumbuhan ekonomi baik di pusat maupun di daerah. Dan di sisi lain permintaan akan semen sebagai bahan baku utama untuk infrastruktur pun akan semkain meningkat. Dan dengan meningkatnya permintaan akan semen, maka pendapatan maupun laba emiten semen juga akan mengalami peningkatan. Kali ini saya akan coba membaha smengenai perbandingan emiten dari sektor semen. Ada 3 emiten yang amnejadi fokus saya yaitu INTP, SMGR dan SMCB. Sengaja SMBR tidak saya masukan sebab SMBR baru saja IPO dan data – data keuangannya belum kami dapatkan secara lengkap.kapitalisasi sektor semen Dari segi kapitalisasi, SMGR mempimpin dengan kapitalisasi sebesr 73,8 Trillun rupiah, disusu oleh INTP sebesar 66 T dan SMCB 19,5 T. Sehingga SMGR adalah saham dengan kapitalisasi terbesar di sektor semen.Perbandingan Emiten Sektor Semen Kalau kita lihat pada grafik perbandingan di atas, terlihat dari sisi pertumbuhan penjualan, semua emiten dari sektor semen mengalmi pertumbuhan. Dan SMGR memimpin angka pertumbuhan penjualan dari sektor semen dengan pertumbuhan penjualan sebesar 31,93% sementara INTP 8,85% dan SMCB 6,95%. Dari sisi profit INTP dan SMGR maisng – masing bertunbuh 12,63% dan 22,56% sementara SMCB mengalami penurunan laba sebesar 9,95% hal ini mungkin disbebakan karena induk usaha SMCB menaikan royalti yang harus SMCB bayarkan kepada insuk usahanya (HOLCIM). Dari sisi gross margin, INTP memiliki gross margin paling besar yitu 47,37% disusul oleh SMGR dan SMCB , masing – masing 45% dan 35%. Sementara ROE tertinggi adalah SMGR dengan ROE sebesar 27% diikuti oleh INTP dan SMCB masing – masing 24% dan 10,88%. Dari sisi DER semua emiten sektor semen memiliki DER yang relatif rendah , paling tinggi DER dimiliki oleh SMCB dengan DER sebesar 0,62x ekuitas,. sementara terendah adalah INTP dengan DER sebesar 0,24x ekuitas dan SMGR sebesar 0,44x ekuitas. Saya meilihat emiten sektor semen di Indonesia memiliki sisi resiko yang rendah sebab semuanya memiliki DER di bawah 1x ekuitas.
Read more: http://bei5000.com/2013/08/21/perbandingan-emiten-saham-sektor-sement/ bei5000.com http://www.facebook.com/rhliembono twritter : @bei5000
