Melakukan segala sesuatu yang didasarkan pada pemahaman yang cukup =
Investasi mau itu judi bola, saham menurut saya kalau ada dasar analisisnya
bukan merupakan judi. liat aja koran topskor laris manis seperti pdf analisa
dari sekuritas
Tapi kalau tidak dilakukan dengan pemahaman dan pengetahuan yang cukup biar
cuman kerja di toko dan jagain warung itu termasuk judi. kita memang tidak
kehilangan uang, tapi kita kehilangan "masa depan" karena melakukan sesuatu
tanpa tahu untuk "mengapa" dan "untuk apa" kita melakukan kegiatan tersebut

Pendapat Pribadi..

On Nov 21, 2007 11:32 AM, sotar sihombing <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>    Menurut saya berarti Investasi/Main saham ini = Judi kelas atas dong ??
>
>
> Dan Togel/Kim/Hua-Hwe yg dilarang = Judi kelas bawah ??
> Mohon koreksi pak kalau saya salah...
>
> (Setour Sihombing)
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
> Kepada: [email protected]
> Terkirim: Rabu, 21 November, 2007 10:52:42
> Topik: [saham] Re: Investasi/Main Saham = Berjudi
>
>  Cukup menarik memperhatikan komentar-komentar yang masuk yang
> memberikan banyak pendapat dan inspirasi. Saya sengaja menggunakan dua
> istilah "investasi" dan "main", agar mencakup semuanya dan menghindari
> permainan kata/istilah. Sama seperti pemerintah kalau mau keluarkan
> kebijakan kenaikan harga, sukanya menyebutnya dengan istilah
> penyesuaian harga. Padahal, faktanya tetap saja menaikkan harga.
> "Investasi" atau "main" saham buat saya sama saja, karena faktanya
> adalah membeli dan menjual saham.
>
> Sekarang yang mau saya tanyakan lagi, apakah bermain Poker (dengan
> uang beneran tentunya), juga termasuk judi?
>
> Bandingkan hal-hal berikut ini:
>
> 1. Yang dipertaruhkan di poker dan saham, sama-sama uang dan bukan
> suami/istri kita...hehehe.
> 2. Di Poker tidak ada yang namanya bandar, di BEJ malah kita tahu
> bandar itu ada.
> 3. Di Poker ada yang namanya analisa fundamental yaitu harus bisa
> menghitung kartu dan menghitung peluang atau probabilita kemenangan
> dari kartu yang dipegang. Di saham juga ada yang namanya analisa
> fundamental.
> 4. Di Poker ada yang namanya analisa yang memperhatikan kebiasan
> lawan sewaktu nge bid apakah itu benaran atau hanya gertakan saja, di
> saham ada yang namanya analisa bandarmologi yang memperhatikan
> gerakan-gerakan bandar, apakah kenaikan yang dibuat itu real atau
> hanya untuk buang-buang barang.
> 5. Di Poker ada yang namanya analisa membaca gerakan dan kebiasaan
> lawan sewaktu bermain. Di saham ada yang namanya analisa grafik yang
> bisa membantu mengetahui psikologis pasar.
> 6. Di Poker sangat dibutuhkan money management. Di saham sebenarnya
> money management sangat dibutuhkan juga walau suka diabaikan oleh
> kebanyakan pemain.
> 7. Di Poker tidak ada bermain margin, harus full margin, sehingga
> kerugian maksimum hanya sebatas dana yang dimiliki. Di saham bisa
> bermain dengan margin sehingga risk nya bisa lebih besar dari
> kemampuan yang dimiliki orang tersebut.
> 8. Di Poker dan Saham, sama-sama bisa memberikan keuntungan sama-sama
> bisa memberikan kerugian.
> 9. Di Poker dan Saham, sama-sama bisa membuat orang kecanduan, dan
> bisa juga tidak membuat kecanduan. Tergantung orangnya.
> 10. Di Poker bisa dijadkan mata pencaharian, di saham juga bisa
> dijadikan mata pencaharian.
> 11. Di Poker bisa hanya dijadikan sarana hiburan saja, di saham bisa
> juga dijadikan sarana hiburan saja.
> 12. Di Poker kalau ada pihak yang menang maka akan ada pihak yang
> kalah. Di saham juga demikian kalau ada yang profit akan ada yang
> merugi pada akhirnya.
>
> Nah, apakah setelah melihat poin-poin tersebut lalu kita bisa
> mengatakan bahwa bermain Poker juga bisa tidak judi kalau cara
> bermainnya dengan memakai perhitungan2 cermat, melakukan money
> management dengan baik, dan orangnya bisa mengontrol diri dengan baik?
>
> Saya maklum tidak banyak yg tahu soal Poker sehingga tidak pernah
> berpikiran bahwa di poker pun ada hitungan dan analisa2nya kalau mau
> pintar bermain. Saya berhasil membuat chip saya dari 1000 jadi lebih
> dari 1.000.000 karena menggunakan strategi, perhitungan2, dan money
> management yang baik. Saya bermain poker hanya untuk hiburan saja
> bukan untuk matapencaharian seperti di saham. Saya main di saham juga
> untung lumayan besar dengan memakai cara-cara yang sama.
>
> Mungkin ada beberapa rekan yang bertanya-tanya, kenapa sih soal saham
> itu judi atau tidak pakai dibahas segala?
>
> Hal ini sebenarnya sangat penting sekali. Karena, kalau memang itu
> judi, atau bisa dibuat jadi tempat perjudian, atau mengandung unsur
> perjudian, mengapa main saham dibolehkan oleh pemerintah?
> Kalau memang trading saham itu judi, kenapa masih dibolehkan oleh
> Bapepam. Khan bisa saja Bapepam keluarkan aturan boleh membeli saham
> tapi tidak boleh menjualnya dalam kurun waktu minimal 1 tahun. Dengan
> aturan ini khan bisa membuat orang terpaksa harus sangat hati2 membeli
> saham karena tidak boleh dijual dalam kurun waktu satu tahun.
>
> Merokok itu dapat menyebabkan kanker, mengganggu kesehatan jantung
> dst...dst... dst. Di dalam beberapa ajaran agama juga dianjurkan bahkan
> ada yang mengatakan merokok itu perbuatan dosa. Tapi lucunya penjualan
> rokok dibolehkan, sampai anak SD pun pada sudah merokok. Alasan
> pemerintah atau orang-orang yang mendukung industri rokok karena
> industri rokok memperjakan tenaga kerja yang banyak dan juga memberi
> pemasukan yang besar bagi negara dari cukai rokok.
>
> Saham pun juga demikian, memberikan andil bagi pemasukan negara dan
> alasan-alasan lainnya.
>
> Bagaimana dengan kasino? Kasino atau perjudian yang dilegalkan juga
> bisa menyerap tenaga kerja yang banyak dan bisa menjadi sumber
> pemasukan negara yang besar seperti layaknya legalisasi perjudian di
> negara-negara seperti Malaysia, Amerika, China, dst. Kasino yang
> ditata dengan baik dalam bentuk resort akan juga bisa mengundang turis
> yang pada akhirnya menjadi sumber pemasukan devisa negara. Di Amerika,
> justru lotere yang diselenggarakan oleh pemerintah, penghasilannya
> digunakan untuk dana pendidikan sehingga masyarakatnya makin pintar
> dan pendidikannya makin maju disana.
>
> Konsistensi pemerintah dan juga lembaga lainnya sangat dibutuhkan
> dalam melihat banyak hal. Kalau merokok yang bisa bikin kecanduan dan
> jelas2 merusak kesehatan dan saham yang judi boleh dan dilegalkan di
> Indonesia karena disisi lain bisa memberikan keuntungan bagi negara,
> kenapa kita tidak mulai memikirkan juga untuk melegalkan kasino di
> Indonesia yang bisa jadi sumber devisa dan pemasukan negara dari pajak
> serta bisa menyerap tenaga kerja yang banyak.
>
> catatan:
> Penjelasan lengkap tentang bagaimana mana saya menunjukkan bahwa
> investasi/main saham itu adalah judi, masih akan saya paparkan di
> posting tersendiri.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
> ------------------------------
> Kunjungi halaman depan Yahoo! 
> Indonesia<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.yahoo.com/>yang
>  baru!
>
> 
>

Kirim email ke