Bukannya pesimis, tapi kok janggal ya, yg dikatakan adalah hasil akhir dari prosesnya bisa bermacam2 dari bensin, solar hingga minyak tanah. Berarti kendaraannya tidak perlu memakai mesin khusus, tapi kenapa emisinya bisa hampir nol?
- Jadi ini (oil based) bensin, solar, minyak tanah atau bio-fuel? - Apa 100% bio-fuel ini dapat dipakai di mesin konvensional (combustion engine) yg ada sekarang? - Kalau ini bio-fuel ya jelas tidak bisa dipatenkan karena bio-fuel sebenarnya sudah ada sejak 1903 (Ford model T). (http://en.wikipedia.org/wiki/Biofuel) - Kalau ini merupakan proses air laut untuk jadi oil-based fuel ya bisa dipatenkan, tapi ya kontrarian dengan emisinya yg ultra rendah itu dong. (penemu mengatakan bisa menghasilkan dari bensin, solar hingga minyak tanah). - Yang paling aneh.......kenapa pabriknya harus di Cikeas? dan katanya dengan kilang fantastis sebesar 5000 barrel perhari yg konon Pertamina pun tidak punya kilang sebesar itu. Bukannya saya meragukan, hanya kok infonya tidak konsisten ya. ... ----- Original Message ----- From: "Irwan Ariston Napitupulu" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, December 06, 2007 12:31 AM Subject: [saham] Jawa Pos: Sempat Dianggap Gila > Joko Suprapto harus segara mendirikan perusahaan dan mematenkan secara > internasional. Sudah layaknya dia menjadi orang superkaya atas > penemuannya ini. Kalau perlu nanti perusahaannya go public supaya saya > bisa ikutan investasi di saham tersebut...:) > > Pemerintah harus memperhatikan hal tersebut. Pemerintah harus membantu > Joko Suprapto untuk mematenkan hal ini secara internasional. Karena, > setiap pemasukan uang hasil teknologi yang diterima oleh Joko Suprapto > dari dunia internasional, 30% nya akan menjadi pemasukan pemerintah > dari PPh atas Joko Suprapto....:) > > Terkadang memang suka sulit membedakan antara orang gila dengan orang > jenius....:) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > > > Jawa Pos > Selasa, 04 Des 2007 > Sempat Dianggap Gila > > Nama Joko Suprapto mendadak jadi perbincangan. Ini setelah blue energy > temuannya menarik perhatian hingga dikampanyekan Presiden SBY. > Penemuan bahan bakar alternatif berbahan dasar air itu akan > dipresentasikannya dalam konferensi PBB tentang perubahan iklim yang > kini sedang berlangsung di Bali. Berikut petikan wawancara dengan > warga Ngadiboyo, Rejoso, Nganjuk itu. > > T: Apa yang Anda lakukan di Bali? > J: (Tanpa banyak bicara dia menyodorkan lembaran naskah pidato > berbahasa Inggris). Ini, saya sebenarnya tidak usah maju saja. Tapi > bagaimana lagi. > > T: Mengapa selama ini Anda tertutup terhadap penelitian blue energy? > J: Belum saatnya saja. > > T: Apa prinsip utama penemuan itu? > J: Pemisahan H plus dan H2 min dengan bantuan katalis-katalis dan > proses tertentu sampai menjadi bahan bakar dengan jumlah ikatan karbon > tertentu. Begini, ada C-C (karbon-karbon, Red) yang bergandengan, > pacaran. Lalu kita ganggu, bagaimana kalau orang pacaran diganggu? > > T: Apa bahan dasarnya? > J: Air. Air tanah juga bisa, tapi kasihan warga karena harus nyedot > dari bumi. Paling bagus air laut. > > T: Lalu, kapan penelitian dimulai? Di mana? > J: Sekitar 2001, ya di rumah saya, Ngadiboyo sana. Tahun 2005 itu > sudah selesai, tapi masih perlu penyempurnaan > > T: Dapat ide dari mana? > J: Dalam Alquran itu semua yang ada di bumi bermanfaat bagi kehidupan > manusia. > > T: Apa kendalanya selama meneliti? > J: Banyak sekali, terutama semua orang menganggap saya gila, tidak > waras lagi. Tidak ada yang percaya penelitian ini akan berhasil. > Termasuk para akademisi, teman-teman saya dan semuanya. > > T: Dari pihak keluarga juga? > J: Iya, terus terang saja saya berkali-kali mau cerai dengan istri > gara-gara penelitian ini. Tapi alhamdulilah saya pertahankan sampai > sekarang > > T: Anda mendapat biaya dari mana? > J: Awalnya biaya sendiri. Pokoknya habis-habisan saya. Seluruh isi > rumah saya yang saya kumpulkan sebelumnya seperti keluar semua, > sertifikat di Pegadaian. Semua pokoknya. > > T: Apa yang membuat Anda yakin akan berhasil? > J: Penemuan ini sangat bisa diilmiahkan, ada rumusnya. Kalau barang > nyata kenapa tidak bisa? > > T: Bagaimana penelitian ini sampai ke Presiden SBY? > J: Setelah penelitian selesai, saya dulu sudah menghasilan produk. > Kemudian bertemu dengan Bapak Presiden di Jakarta sekitar Februari > 2006. Semua orang selalu menganggap saya gila. Tapi Bapak Presiden > tidak sama sekali. Selanjutnya penelitian ini diteruskan untuk > disempurnakan dan jadilah seperti sekarang. (jie) > > > > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. > Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] > > [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham > [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham > > Yahoo! Groups Links > > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
