Tender Offer BII Pasca-Lebaran 

JAKARTA - Akusisi 55,6 persen saham PT Bank International Indonesia Tbk
(BII) oleh Malayan Banking Berhad (Maybank) mulai menemukan titik
terang. Antara Maybank dan Konsorsium Sorak (pemilik 55,6 persen saham
BII) sudah menyepakati poin-poin dalam perjanjian. 

Maybank, bank terbesar di Malaysia, setuju dengan harga akuisisi sebesar
USD 1,24 miliar atau setara dengan harga Rp 433 per saham pada Selasa
(30/9). Harga awal akuisisi itu adalah USD 1,5 miliar (Rp 13,65
triliun). Berarti ada diskon USD 220 juta atau sekira Rp 2,7 triliun
dalam transaksi tersebut. 

Meski demikian, Maybank akan tetap melaksanakan tender offer sisa saham
investor minoritas seharga Rp 510 per lembar sesuai kesepakatan awal.
Dalam keterangan persnya, Maybank menyatakan kesiapannya untuk penawaran
tender di harga Rp 510 per saham tersebut. Maybank Maret lalu sudah
menyatakan kesediaannya untuk menyiapkan dana USD 2,7 miliar (Rp 24,57
miliar) untuk proses tersebut. 

Meski telah mendapatkan 55,6 persen saham BII di harga Rp 433 per saham,
Malayan Banking Berhard (Maybank) menyatakan keinginannya untuk
melakukan tender offer sisa saham BII yang dimiliki publik pada harga Rp
510.

Ketua Bapepam-LK Depkeu Fuad Rahmany mengatakan, pihaknya menyambut baik
tuntasnya akuisisi yang berlarut-larut itu. "Bagus, untung akhirnya
transaksi mereka jadi. Kalau nggak, ya kita akan mempersoalkan," ujar
Fuad di Jakarta Rabu (1/10).

Sebelumnya, kata dia, Bapepam-LK akan bertekad memaksa Maybank untuk
menepati kesepakatan awal, yaitu harga tender offer sebesar Rp 510 per
saham. "Kalau sampai nggak jadi itu merugikan kita. Tapi ternyata mereka
tetap (melakukan akusisi), negosiasi mereka berhasil sama Singapura
(Fullerton, Red). Ya kita sambut dengan baiklah. Nanti setelah lebaran,
mereka harus lakukan tender offer," tutur Fuad. 

Seperti kita ketahui, proses akuisisi BII oleh Maybank berlarut-larut.
Akuisisi 55,6 persen saham BII yang dimiliki Fullerton Financial
Holdings dan Kookmin Bank (tergabung dalam Konsorsium Sorak) oleh
Maybank diumumkan pada 26 Maret silam. Harga yang dipatok ketika itu
adalah Rp 510 per lembar saham. 

Aksi korporasi itu, oleh Maybank, dijanjikan tuntas pada 26 September.
Namun, secara mengejutkan, dua hari sebelum tenggat waktu itu, bank
pelat merah asal Malaysia itu mengurungkan niatnya. Mereka berkirim
surat ke Fullerton untuk meminta renegosiasi terkait harga akuisisi.
Maybank juga meminta tenggat waktu akuisisi diulur menjadi 26 Oktober.
Bank sentral Malaysia (BNM) hanya akan mengizinkan Maybank melakukan
akuisisi jika ada renegosiasi harga. 

Bola teka-teki akuisisi itu terus menggelinding. Fullerton yang
merupakan anak usaha Temasek memberi penawaran harga baru ke Maybank
pada 26 September. Sovereign Wealth Fund (SWF) asal Singapura itu
memberi diskon sebesar 10 persen (USD 166 juta) dari harga awal sebesar
USD 1,5 miliar. Artinya, kesepakatan awal sebesar Rp 510 per saham
dipangkas menjadi Rp 454. Tak disangka, Maybank menolak tawaran itu. 

Berlarut-larutnya proses akuisisi ini membuat berulang kali saham BII
di-suspend oleh otoritas bursa. BEI sempat men-suspen saham berkode BNII
itu selama satu bulan setengah. Sempat dibuka lagi pada 18 September,
BEI kembali men-suspend BNII pada Senin (29/9).(eri/sof/fan)


-- 
Office Representation in Surabaya? Visit
http://www.datacom.co.id/profile/office.htm or 
mailto:[EMAIL PROTECTED] for enquiry that suits your needs.


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke