Tindakan BEI menutup bursa menurut saya mirip burung onta yang memasukkan
kepalanya ke pasir jika ada musuh....Menurut Erry Firmansyah eh ma'af maksud
saya burung onta...jika kita tidak melihat musuh berarti tidak ada
musuh....Jika tidak membuka bursa maka tidak ada penurunan bursa....
Keputusan itu didukung penuh oleh Ketua Bapepam (teman sekampusnya Erry)
bahkan Sri Mulyani (juga sefakultas sama Erry) dan Sofyan Djalil (satu
universitas sama Erry)....Biar kesannya gagah BUMN disuruh buy back bahkan
Mbakyu Sri berani bilang ada dana 4T untuk buy back...
Waduh, dalam kondisi gini mau-maunya buang-buang duit untuk buy back??? BUMN
kan sudah mengatur cashflow nya sesuai business plan masing-masing...Kalau
mereka masuk ke saham, kemudian sahamnya turun, susah keluar atau harus cut
loss maka semua akan berantakan...Buyback (jika akhirnya memang dilakukan)
adalah keputusan yang GAGAH tapi GOBLOK...
Jika saya jadi investor reksadana saya akan gugat Bursa karena keputusan
menutup bursa menghalangi saya melakukan redeem pada harga yang lebih
baik....Kalau melihat Sing, HongKong kemaren mestinya ada peluang BEI hijau
untuk hari kemaren (meski ini dapat diperdebatkan)....Sebentar lagi pasti
banyak pengacara yanga dapet order ....
---------------------------------
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!