Yup! Bung Jeremia juga ok banget pendapatnya. Hmmm... ini menarik karena memang 
ada segelintir orang yang pernah menyatakan juga ke saya bahwa Stock Investing, 
Stock Trading dan apa saja yang berhubungan dengan jual-beli saham itu berada 
di perbatasan tipis dengan "taking risks in an unpredictable environment". Ada 
juga yang bilang bahwa ada garis merah tipis dengan (maaf): judi.

Apapun motivasi kita dalam "bermain" di bursa saham memang sangat dianjurkan 
bagi "pemain" tersebut untuk membaca dulu buku2, mengikuti training, diskusi 
dengan banyak orang, dan sering2 mengikuti perkembangan berita dunia 
POLEKSOSBUDHANKAM (Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan) 
mengenai "medan perang" yang akan dia hadapi itu. Karena rintangan yang akan 
dihadapi betul2 bervariasi.  

That's why industri saham sangatlah bervariasi, kompleks dan banyak pilihan, 
apalagi di New York Stock Exchange.

Namun, apabila motivasi-nya memang untuk meraup keuntungan sebanyak mungkin 
tanpa embel2 dan capek2 riset, riset, dan riset sisi fundamental dan teknis 
saham perusahaan yang dia minati tersebut, then lebih baik main aja di Las 
Vegas, Monaco, Macau, atau Genting Highlands.

Stock Investing and Trading are for people who are willing to learn and to 
research thoroughly. It can make you stressed out, happy, sad, angry, and even 
suicidal.

Take care, guys. Mudah2an kondisi buruk ini memberikan peluang bagi kita semua. 
Marilah kita melihat gelas itu sebagai setengah penuh, dan bukan setengah 
kosong.

Cheers,

Pat.



--- On Fri, 10/10/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [saham] Saatnya menerapkan teori Buffet secara sungguh-sungguh
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Date: Friday, October 10, 2008, 9:14 AM










    
            

Salut buat Betty. Semangat Value Investingnya
sangat strong!

Sebetulnya kehadiran dan ketenaran Buffet
sendiri juga merupakan suatu "penyejuk" disaat seperti ini, karena
kalo gak ada dia...tentu saja hanya tersisa aliran cutloss di bursa saham
manapun.



So, keep the good spirit. Sayang saya
sudah nyaris kehabisan peluru....kalau masih ada sisa banyak, kesempatan
ini sangat bagus untuk saya pensiun nanti. One thing in mind, KALO TERNYATA
UANG SAYA GAK JADI APA-APA 20 TAHUN LAGI, DAN TERNYATA BUFFET SALAH, YA
ITU RESIKO YG SAYA TANGGUNG SENDIRI, karena investasi saham adalah PILIHAN
SAYA. SAYA SADAR BETUL BAHWA INVESTASI DI SAHAM BISA RUGI DAN BISA UNTUNG.
Jadi sesuai prospektus sebelum buka account, saya rasa kita semua harus
dewasa dalam berinvestasi, artinya tidak perlu pake emosi berlebihan dan
kita ingat tentang resiko dari semua itu.



Saya tambahkan sedikit, ngomong2 soal
Buffet, saya suka 3 prinsipnya dia:



"Don't let Mr Market fools you"



dan



"Market is a tool, created to
serve you not you serving the market".



juga



"Never think to beat the market,
because your enemy is yourself."



Jadi jangan sedih dan takut bagi rekan-rekan
lain. Uang hanyalah uang, jangan sampai diperbudak uang dan jangan sampai
Anda kehilangan orientasi dan tujuan investasi Anda.



Dari jaman dahulu, dari kitab manapun
juga sudah tertulis, "jangan serakah" dan bahkan "jangan
berhutang", ini merupakan teori konkret alias jangan greedy pakai
margin. Ini toh juga sudah terbukti...memang leverage dan greedy (plus
sok pinternya) ahli2 keuangan, fund manager Wall Street yang akhirnya menyeret
bursa dalam kehancuran. 



Salam









Jeremia Jefferson





PT ORIX Indonesia Finance


Wisma Kyoei Prince 24th Floor

Jl. Jend. Sudirman Kav. 3-4, Jakarta 10220

Telp.   +62 572 0007 ext. 4222

Hp.     +62 817 607 7006

Fax.    +62 572 3071 

E-mail jeremia_jefferson@ orix.co.id

http     www.orix.co. id





Information provided in this email, including any attachments, are intended
for the addressee named and deemed confidential property of ORIX Indonesia
Finance. Any use of information provided herein, including but not limited
to the registered ORIX name and logo are prohibited without the written
permission of PT ORIX Indonesia Finance. If you are not the intended recipient,
any use, printing, copying or distribution of this e-mail or of any attachments
to it is strictly prohibited. If you received this e-mail in error, please
advise the sender immediately and delete the e-mail and any attachments
from your system. Thank you. 












Betty Cantik <bettycantik21@ yahoo.co. id>


Sent by: [EMAIL PROTECTED] com
10/10/2008 03:01 PM



Please respond to

[EMAIL PROTECTED] com






To
[EMAIL PROTECTED] com


cc




Subject
[saham] Saatnya menerapkan teori Buffet
secara sungguh-sungguh





















Coba cermati keaadaan sekarang dgn tulisan
di thn 1987, saat itu tidak terbayang dow bakalan naek lagi, tetapi apa
yg terjadi setelah 12 thn kemudian dow sdh di 10ribuan.
 

Kalo anda mau cek cerita dow bisa di lihat
di www.djindexes. com
klik ke bagian dow Jones avarage (kolom sebelah kiri) cari historis dow
1980-1989

 

Jangan TEGANG, JANGAN STRESS, BUANG KERAGUAN,
OPTIMIS DGN STRATEGI AMBIL HIKMAH DARI SETIAP KEJADIAN.

 

SAAT INI SAATNYA MENERAPKAN TEORI BUFFET
SECARA BENAR DAN SANGAT PAS, SEMUANYA KETAKUTAN MEMEGANG SAHAM, OBLIGASI,
BANYAK BANK BANGKRUT, SEMUANYA SEOLAH-OLAH DUNIA MAU KIAMAT. SERAKAHLAH
SAAT INI, TIDAK ADA JAMINAN KEADAAN INI DAPAT ANDA PEROLEH 10-20
THN KEDEPAN. BILA ANDA GAGAL MAKILAH BUFFET SEPUASNYA, SAMPERIN BELIAU
KE OMAHA, NEBRASKA-USA.

 

HARI ESOK HANYA TUHAN YG TAU, YG PASTI TETAP
BERUSAHA DGN STRATEGI, JANGAN PATAH ARANG.

 

Bersabarlah . . .

 

Bila setiap hari misl.. saham di sell off
10%, apa dalam 10 hari bursa bisa 0. Bila negara di seluruh dunia bersatu,
apa mungkin dana masyarakat yg cemas bisa lebih banyak ketimbang dana negara?
Optimis, Jangan lihat 1-2 hari, liatlah hingga 6-18 bulan kedepan. Pilih
patner korporasi yg bisa dipercaya, tidak neko-neko.

 

 

 

Betty

 

 



"
 Jatuh
cinta itu seperti apa ya rasanya? 

Temukan jawabannya di Yahoo Answers!"
 


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke