Mungkin saatnya kita semua sadar diri bahwa diatas langit masih ada langit
lagi.
Mungkin selama ini manusia sudah terlalu serakah, sombong, percaya diri dg
kemampuan
pada diri manusia sendiri.

Setiap generasi ada masa untuk resesi jadi ini merupakan
pelajaran dan pengalaman dari kita masa ini untuk menjadi cerita kepada anak
cucu kita nantinya
bahwa kakeknya pernah mengalami masa resesi.

Yg bisa kita lalukan adalah berdoa bersama-2 agar badai segera berlalu.
Mungkin jika semua orang didunia
ini berdoa maka suaranya akan keras terdengar sampai ke Atas (Tuhan).
Koreksi diri jangan sombong dan tetap optimis
kita masih bisa survive dg bimbingan yg datang dari Atas.

Besok hari libur 2 hari marilah kita semua merenung dan berdoa ok ......
Aminnnnn



Acuan2008


Pada 10 Oktober 2008 16:34, Patria Asmara <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

>     Yup! Bung Jeremia juga ok banget pendapatnya. Hmmm... ini menarik
> karena memang ada segelintir orang yang pernah menyatakan juga ke saya bahwa
> Stock Investing, Stock Trading dan apa saja yang berhubungan dengan
> jual-beli saham itu berada di perbatasan tipis dengan "taking risks in an
> unpredictable environment". Ada juga yang bilang bahwa ada garis merah
> tipis dengan (maaf): judi.
>
> Apapun motivasi kita dalam "bermain" di bursa saham memang sangat
> dianjurkan bagi "pemain" tersebut untuk membaca dulu buku2, mengikuti
> training, diskusi dengan banyak orang, dan sering2 mengikuti perkembangan
> berita dunia POLEKSOSBUDHANKAM (Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan
> dan Keamanan) mengenai "medan perang" yang akan dia hadapi itu. Karena
> rintangan yang akan dihadapi betul2 bervariasi.
>
> That's why industri saham sangatlah bervariasi, kompleks dan banyak
> pilihan, apalagi di New York Stock Exchange.
>
> Namun, apabila motivasi-nya memang untuk meraup keuntungan sebanyak mungkin
> tanpa embel2 dan capek2 riset, riset, dan riset sisi fundamental dan teknis
> saham perusahaan yang dia minati tersebut, then lebih baik main aja di Las
> Vegas, Monaco, Macau, atau Genting Highlands.
>
> Stock Investing and Trading are for people who are willing to learn and to
> research thoroughly. It can make you stressed out, happy, sad, angry, and
> even suicidal.
>
> Take care, guys. Mudah2an kondisi buruk ini memberikan peluang bagi kita
> semua. Marilah kita melihat gelas itu sebagai setengah penuh, dan bukan 
> setengah
> kosong.
>
> Cheers,
>
> Pat.
>
>
>
> --- On *Fri, 10/10/08, [EMAIL PROTECTED] <
> [EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
> From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [saham] Saatnya menerapkan teori Buffet secara sungguh-sungguh
> To: [email protected]
> Cc: [email protected]
> Date: Friday, October 10, 2008, 9:14 AM
>
>
>
> Salut buat Betty. Semangat Value Investingnya sangat strong!
> Sebetulnya kehadiran dan ketenaran Buffet sendiri juga merupakan suatu
> "penyejuk" disaat seperti ini, karena kalo gak ada dia...tentu saja hanya
> tersisa aliran cutloss di bursa saham manapun.
>
> So, keep the good spirit. Sayang saya sudah nyaris kehabisan
> peluru....kalau masih ada sisa banyak, kesempatan ini sangat bagus untuk
> saya pensiun nanti. One thing in mind, KALO TERNYATA UANG SAYA GAK JADI
> APA-APA 20 TAHUN LAGI, DAN TERNYATA BUFFET SALAH, YA ITU RESIKO YG SAYA
> TANGGUNG SENDIRI, karena investasi saham adalah PILIHAN SAYA. SAYA SADAR
> BETUL BAHWA INVESTASI DI SAHAM BISA RUGI DAN BISA UNTUNG. Jadi sesuai
> prospektus sebelum buka account, saya rasa kita semua harus dewasa dalam
> berinvestasi, artinya tidak perlu pake emosi berlebihan dan kita ingat
> tentang resiko dari semua itu.
>
> Saya tambahkan sedikit, ngomong2 soal Buffet, saya suka 3 prinsipnya dia:
>
> *"Don't let Mr Market fools you"*
>
> dan
>
> *"Market is a tool, created to serve you not you serving the market".*
>
> juga
>
> *"Never think to beat the market, because your enemy is yourself."*
>
> Jadi jangan sedih dan takut bagi rekan-rekan lain. Uang hanyalah uang,
> jangan sampai diperbudak uang dan jangan sampai Anda kehilangan orientasi
> dan tujuan investasi Anda.
>
> Dari jaman dahulu, dari kitab manapun juga sudah tertulis, "jangan serakah"
> dan bahkan "jangan berhutang", ini merupakan teori konkret alias jangan
> greedy pakai margin. Ini toh juga sudah terbukti...memang leverage dan
> greedy (plus sok pinternya) ahli2 keuangan, fund manager Wall Street yang
> akhirnya menyeret bursa dalam kehancuran.
>
> Salam
>
>   *Jeremia Jefferson*
>
>
> PT ORIX Indonesia Finance
> Wisma Kyoei Prince 24th Floor
> Jl. Jend. Sudirman Kav. 3-4, Jakarta 10220
> Telp.   +62 572 0007 ext. 4222
> Hp.     +62 817 607 7006
> Fax.    +62 572 3071
> E-mail jeremia_jefferson@ orix.co.id <[EMAIL PROTECTED]>
> http     www.orix.co. id <http://www.orix.co.id/>
> Information provided in this email, including any attachments, are intended
> for the addressee named and deemed confidential property of ORIX Indonesia
> Finance. Any use of information provided herein, including but not limited
> to the registered ORIX name and logo are prohibited without the written
> permission of PT ORIX Indonesia Finance. If you are not the intended
> recipient, any use, printing, copying or distribution of this e-mail or of
> any attachments to it is strictly prohibited. If you received this e-mail in
> error, please advise the sender immediately and delete the e-mail and any
> attachments from your system. Thank you.
>
>
>
>
>
>   *Betty Cantik <bettycantik21@ yahoo.co. id>*
> Sent by: [EMAIL PROTECTED] com
>
> 10/10/2008 03:01 PM   Please respond to
> [EMAIL PROTECTED] com
>
>    To
> [EMAIL PROTECTED] com  cc
>
>  Subject
> [saham] Saatnya menerapkan teori Buffet secara sungguh-sungguh
>
>
>
>
>
>
>
> Coba cermati keaadaan sekarang dgn tulisan di thn 1987, saat itu tidak
> terbayang dow bakalan naek lagi, tetapi apa yg terjadi setelah 12 thn
> kemudian dow sdh di 10ribuan.
>
>
> Kalo anda mau cek cerita dow bisa di lihat di *www.djindexes. 
> com*<http://www.djindexes.com/>klik ke bagian dow Jones avarage (kolom 
> sebelah kiri) cari historis dow
> 1980-1989
>
> Jangan TEGANG, JANGAN STRESS, BUANG KERAGUAN, OPTIMIS DGN STRATEGI AMBIL
> HIKMAH DARI SETIAP KEJADIAN.
>
> SAAT INI SAATNYA MENERAPKAN TEORI BUFFET SECARA BENAR DAN SANGAT PAS,
> SEMUANYA KETAKUTAN MEMEGANG SAHAM, OBLIGASI, BANYAK BANK BANGKRUT, SEMUANYA
> SEOLAH-OLAH DUNIA MAU KIAMAT. *SERAKAHLAH SAAT INI*, TIDAK ADA JAMINAN
> KEADAAN INI DAPAT ANDA PEROLEH 10-20 THN KEDEPAN. BILA ANDA GAGAL MAKILAH
> BUFFET SEPUASNYA, SAMPERIN BELIAU KE OMAHA, NEBRASKA-USA.
>
> HARI ESOK HANYA TUHAN YG TAU, YG PASTI TETAP BERUSAHA DGN STRATEGI, JANGAN
> PATAH ARANG.
>
> Bersabarlah . . .
>
> Bila setiap hari misl.. saham di sell off 10%, apa dalam 10 hari bursa bisa
> 0. Bila negara di seluruh dunia bersatu, apa mungkin dana masyarakat yg
> cemas bisa lebih banyak ketimbang dana negara? Optimis, Jangan lihat 1-2
> hari, liatlah hingga 6-18 bulan kedepan. Pilih patner korporasi yg bisa
> dipercaya, tidak neko-neko.
>
>
>
> Betty
>
>
>
> "
> ------------------------------
>  *Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? *
> Temukan jawabannya di Yahoo Answers!"
>
>
>
> 
>

Kirim email ke