Rebound Tajam Setelah Gelontoran Ratusan Miliar Dolar

        
        Nurul Qomariyah - detikFinance
        


                
                

                

                                        

        
                        
        

                
                                Foto Terkait
                
                                                
                                        
                                
                                        
                                Eropa Siap Cegah Bank Bangkrut
                        
                
                
        


        Jakarta
- Langkah penyelamatan bersama yang diumumkan berbagai negara di dunia
dengan nilai ratusan miliar dolar AS secara perlahan mampu memulihkan
pasar saham. Wall Street pun langsung menguat tajam.

Pada
perdagangan Senin (13/10/2008), indeks Dow Jones Industrial Average
(DJIA) dibuka langsung meroket 383,19 poin (4,53%) ke level 8.834,36.

Saham-saham
teknologi di Nasdaq juga menguat hingga 80,44 poin (4,88%) ke level
1.7729,95 dan Standard & Poor's 500 menguat 34,70 poin (3,86%) ke
level 933,92.

Mayoritas saham-saham di pasar global juga menguat
tajam setelah Eropa dan sejumlah negara lain sepakat untuk memberikan
berapapun likuiditas yang dibutuhkan sistem perbankan. 

Pada
akhir perdagangan hari ini, indeks DAX Frankfurt menguat hingga 7,97%,
Paris naik 7,38%, London naik 5,27%, Madrid naik 7,88%, Zurich naik
8,55%. Bursa-bursa Asia sebelumnya juga menguat, termasuk IHSG di BEI.

Eropa
secara bersama meluncurkan 'serangan' terhadap krisis finansial dengan
menyetujui pinjaman hingga lebih dari US$ 1 triliun.

Paket
langkah penyelamatan itu diluncurkan setelah pada pertemuan di Paris,
akhir pekan lalu, Eropa sepakat untuk menjamin pinjaman antara bank dan
dan membuat 'State Fund' yang memungkinkan untuk membeli saham
perbankan.

Paket yang diumumkan pemerintah Jerman sendiri
meliputi 400 miliar euro (US$ 545 miliar) untuk jaminan utang dan 80
miliar euro dalam bentuk modal baru. Sementara Prancis akan menjamin
hingga 320 miliar euro untuk pinjaman antar bank hingga akhir Desember.

Sambutan
pasar yang positif ini setidaknya lebih baik ketimbang paket kebijakan
bailout US$ 700 miliar yang diumumkan AS awal Oktober lalu. Setelah UU
Bailout diteken oleh Presiden Bush, saham-saham justru bergerak liar
dan berakhir pada kejatuhan pasar saham global pada pekan lalu.

Kanselir
Jerman Angela Merkel mengatakan, kebijakan yang diambil hanya akan
bekerja jika diikuti dengan peraturan internasional yang lebih baik
yang akan mengakhiri perilaku pasar yang berlebihan.

"Kebijakan
hari ini adalah elemen pertama dari bab baru pasar finansial. Namun ini
hanya akan berarti sebuah nama jika diikuti dengan elemen kedua, yang
dinamakan perubahan aturan internasional," ujar Merkel setelah
kabinetnya menyetujui langkah penyelamatan, seperti dilansir AFP.

Sementara
Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengatakan, pemerintahnya juga akan
menyusun rencana rekapitalisasi bank-bank Prancis hingga 40 miliar euro.

"Uang
tak lagi beredar. Kita harus menciptakan kondisi agar dia bisa bergerak
lagi. Bahaya yang paling besar bukanlah dengan mengambil risiko, tapi
tidak melakukan apapun," ujar Sarkozy.


      

Kirim email ke