Nah klo usulan yg ini sy stuju, ini baru namanya terobosan. Mmg bagusnya AR 
dibuat variable SELAMA limit range up/dn yg sama. Jd klo turun max 10%, naik jg 
max 10%. Jgn turun max 10%, tapi naik max 30%, ini bkn terobosan, tapi (ma'af) 
tipu2/tricky. Tinggal besar limit AR yg divariable-kan, jk volatile tinggi, %AR 
mengecil dan sebaliknya. Shrsnya sistem ini memungkinkan utk JATS BEI yg sdh 
computerized,tinggal modif s/ware-nya. Cb sj usulin ke BEI.  

Dean Earwicker wrote:
>             Ada juga sih pemikiran saya begini: Batas AR adalah varian, dia 
> akan mengukur volatilitas indeks dan saham sebelumnya (contohnya bollinger 
> bands), saat bollinger melebar (market volatile), maka batas AR menyempit, 
> demikian juga sebaliknya, saat bollinger menyempit, maka batas AR melebar. 
>  Hal ini dapat menjaga psikologis pasar agar tidak terlalu euphoria saat 
> ekonomi global membaik, dilain sisi tidak memicu panic selling saat dow 
> rontok. Hal ini juga mencegah aksi cornering oleh bandar, karena kalau harga 
> terlalu cepat bergerak, otomatis BEI akan membatasi AR pada esok harinya. 
>  Hal ini bisa diatur dengan komputer menggunakan formula, dan dengan 
> sendirinya BEI bisa "menjaga" dirinya sendiri. Hal ini juga bisa diterapkan 
> untuk menetapkan circuit breaker secara realtime, seandainya bursa bergerak 
> volatile dalam hitungan menit. 
>  Kalau hal ini bisa di akomodasi oleh BEI (dan saya YAKIN secara teknis BISA) 
> maka ini jadi yang pertama di dunia. Regards, DE Pada 14 Oktober 2008 20:01, 
> [EMAIL PROTECTED] com < [EMAIL PROTECTED] com > menulis: 
>  Bukannya sy tdk senang jk ketentuan AR dbuat 10% (turun) & 30% (naik). Tapi 
> rasanya ini dibuat2,tdk fair & tdk rasional. Klo sekali tjd spt ini tanpa ada 
> SOP yg jelas, aplg jk ide ini dimunculkan krn msh ada yg nyangkut diatas,kmdn 
> dia bs keluar tanpa CL, justru akan jd preseden buruk. Smntr di sisi lain jk 
> saat peraturan AR "aneh" ini brlaku ada si "A" (kelompok investor "A") msk & 
> sehari stlh dia/mrk masuk peraturan AR kmbali normal (naik & turun max.30%) & 
> stlh itu hrg shm yg dbeli "A" dihajar turun hingga -30%, bolehkah si "A" 
> kembali minta BEI agar ketentuan AR "aneh" (turun/naik max.10%) kmbali 
> dberlakukan (smpai klompok "A" bs keluar tnpa CL tentu) ? 
> Klo si "A" bs minta rumus AR sesuai keinginan dia dan dipenuhi, bs jd suatu 
> saat tdk hnya si "A"/investor yg minta spt itu, tp emiten jg akan minta 
> ketentuan AR shmnya dibuat spt itu jk kondisi emiten shm tsb lagi bear (mgkn 
> krn laporan keuangannya jeblok). Akhirnya akan tjd ketidakpastian hukum AR 
> dan bs jd preseden buruk bg BEI yg akhirnya kpercayaan investor (bhkan mgkn 
> invstor asing) hilang krn peraturan yg bs berubah2. Mgkn saat ini semua 
> sepakat AR "aneh" hny brlaku seminggu sj. Tapi jk stlh sminggu trnyata bursa 
> hancur2an lagi, apakah msh tetap seminggu atau minta dperpanjang, atau minta 
> lg dirubah rumus AR mjd turun max 0,1% dan naik max 30% (or malah AR naik 
> unlimited) ? 
> Tentu ini jg tdk mendidik invstor,tapi lbh brsifat memanjakan invstor dgn 
> peraturan yg bs dbilang pasti bikin untung (seburuk apapun kinerja emiten). 
> Maaf, skali lg, ini bkn krn sy tak nasionalis, tp sy cm mencoba brfikir 
> logis. Kita tentu lbh bangga kalau merdeka karena berjuang keras daripada 
> merdeka krn pemberian. 
> jkunci wrote: 
>>             Nah begitu dong bung IAN, jadi semangat saya. Seperti siang ini 
>> ruang 
>> gerak kita jadi terbatas ya.. 
>> AR turun 10% dan AR naik 30% saya kira sudah cukup. nah, BEI baru bisa 
>> loncat karena banyak saham yang undervalued. Index kita jg nggak 
>> ketinggal dari index tetangga. 
>> Salam cuan, 
>> Jkunci 
>> --- In [EMAIL PROTECTED] com , "Irwan Ariston Napitupulu" 
>> <irwanariston@ ...> wrote: 
>>> 
>>> Setelah memperhatikan masukan2 rekan di milis ini sehubungan dengan 
>>> keinginan dirubahnya batasan AR, saya jadi terpikirkan terobosan baru 
>>> yang tidak lazim yaitu: 
>>> 
>>> Batas Auto Rejection adalah turun -10% sementara untuk naik 
>>> sementara ini tidak diberikan batasan alias tidak ada Auto Rejection. 
>>> 
>>> Dasar pemikirannya sederhana saja, saat ini kita tidak ingin saham2 
>>> turun terlalu banyak karena kepanikan jual, tapi berhubung banyak saham 
>>> yang harganya sudah sangat jauh dari harga wajarnya karena kepanikan 
>>> yang terjadi beberapa waktu lalu, kini saatnya peluang untuk mempercepat 
>>> pemulihan harga dengan tidak membatasi kenaikan yang terjadi. 
>>> Biarkan pasar saja yang menentukan mau segera naik sampai ke 
>>> harga berapa saham tersebut pada mekanisme pasar. 
>>> 
>>> Aturan ini sifatnya hanya sementara saja. Terpikirkan oleh saya, aturan 
>>> ini hanya berlaku untuk minggu ini saja. Mulai minggu depan akan 
>>> berlaku aturan AR normal sebelum krisis. 
>>> 
>>> Untuk saham2 Bakrie dan Adaro yang masih dalam kondisi di suspend, 
>>> bila baru dibuka minggu depan, maka dikhususnya aturan AR nya 
>>> menjadi seperti yg diberikan kepada saham2 lainnya minggu ini. 
>>> Yaitu, batas AR adalah turun -10% kalau naik tidak diberikan batasan. 
>>> Waktu berlakunya aturan ini juga berikan saja 1 minggu. 
>>> 
>>> Setelah itu, semuanya kembali ke aturan AR normal sebelum krisis. 
>>> 
>>> Atau, bisa setelah batas waktu khusus ini, aturan AR dikembalikan 
>>> ke: 
>>> Batas AR untuk turun -10%, batasan naik AR +30%, atau 
>>> Batas AR untuk turun dan naik adalah 10% 
>>> aturan ini berlaku berlaku sampai pemilu presiden di AS selesai. 
>>> 
>>> Pemikiran2 terobosan kreatif perlu dilakukan. 
>>> Kalau ada yang tanya apakah itu nantinya jadi tidak fair, turun 
>>> dibatasi sementara naik tidak dibatasi, tinggal dijawab saja bahwa 
>>> saat ini berlaku situasi khusus. Toh penerapan suspend yg kemarin 
>>> juga bisa dibilang perlakuan khusus terhadap bursa. Dalam situasi 
>>> khusus, saya pikir tidak masalah diterapkan juga aturan2 khusus. 
>>> 
>>> 
>>> jabat erat, 
>>> Irwan Ariston Napitupulu 
>>> 
>> 
>       Get your preferred Email name! 
> Now you can @ ymail.com and @ rocketmail.com . 
>  http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/ 
> ------------ --------- --------- ------ 
> Kunjungi situs http://www.info- saham.com untuk informasi seputar saham. 
> DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. 
> Silahkan lakukan itu di milis saham-politik@ yahoogroups. com 
>  saham-unsubscribe@ yahoogroups. com untuk berhenti dari milis saham 
>  saham-subscribe@ yahoogroups. com untuk bergabung ke milis saham 
> Yahoo! Groups Links 
>     Individual Email | Traditional 
>      http://docs. yahoo.com/ info/terms/ 
>      



      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. 
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke