Ada konspirasi besar yg sengaja untuk membuat harga saham jatuh
dengan membuat rekomendasi negative terhadap SUN.
Kecurigaan terhadapt saham2 Bakrie yg terus di tekan, untuk mengincar
saham BUMI & UNSP supaya di lepas murah karena terjepit utang
USD 1.2 milyar, dengan menekan di AR -10%.
Kecurigaan juga terhadapt saham UNTR yg dalam 2 hari ini di buat AR-10%,
dan PTBA yg mengalami tekanan walaupun ada program buy back supaya
saham BUMI waktu di buka semakin jatuh lagi.
Juga saham LSIP & AALI yg terus di tekan.
Ini cuma dugaan saja, tapi bapepam di harap bisa memulainya, jangan
sampai aset2 bagus berpindah tangan apalagi dgn harga murah.
--- On Fri, 10/17/08, Sudeswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Sudeswanto <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [saham] NEWS : Rekomendasi Jauhi SUN, JP Morgan Malah Borong SUN
(Sumber Indofinanz.com)
To: "Sudeswanto" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, October 17, 2008, 12:13 AM
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) disebut-sebut
segera menyelidiki JP Morgan Securities Indonesia, karena diduga menjadi
pembeli bersi (net buyer) surat utang negara sementara rekomendasi broker itu
sendiri kepada para klien dan publik adalah menjauhi surat utang Indonesia.
Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyidikan Bapepam-LK, Sarjito, seperti yang
dilansir Investor Daily menyatakan, pihaknya akan mengambil langkah awal untuk
menyelidikdi JP Morgan. Hanya saja Bapepam-LK masih kekurangan personil yang
akan dimasukkan dalam tim tersebut.
Seperti diketahui, Bloomberg dalam laporannya menyatakan, JP Morgan Chace & Co
menarik diri dari surat utang negara berkembang, terutama Indonesia. Bank
investasi terbesar di AS itu merekomendasikan agar pemodal menjauhi obligasi
Indonesia karena pasar surat utang lokal yang dangkal dimana kalangan perbankan
lebih tertarik dalam pengucuran kredit ketimbang pembelian surat utang.