*Just be patient on the way to 1200.... =)* ** ** *T.o.m*
On 10/22/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ban nya kapan di pompa nih boss ? Pikir kmrn udah mulai di pompa, > ternyata belom yah..... > > Sent from my BlackBerry(R) > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > ------------------------------ > *From*: "Tom DS" <[EMAIL PROTECTED]> > *Date*: Sun, 19 Oct 2008 23:43:21 +0700 > *To*: <[EMAIL PROTECTED]> > *CC*: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; > <[email protected]> > *Subject*: [saham] Re: [obrolan-bandar] Re: [junior_Trader] Dibilangin > ati2 ban kempes pada nggak percaya sih.... JCI to 1200 in the near > future....!!! > > *Hmmm... Memang pak Hmin ada benarnya juga, bobot komoditas menjadi jauh > berkurang.* > *Finance akan kurang baik dalam 6 bulan ke depan terutama menjelang > pemilu, yang cukup bagus di saat krisis memang sektor defensive seperti UNVR > (cons goods). Infrastructure juga masih sangat bagus seperti TLKM, ISAT & > PGAS yang sudah mulai bisa di collect. Cuma untuk telekomunikasi gank masih > agak tertekan at least dalam 1 tahun ke depan.* > ** > *Sorry Pak, sekedar koreksi, ASII itu tidak sampai 60% komoditas. Untuk > lebih jelas lihat attachment saya.* > *Dari agribusiness saja tahun 2007 hanya 22.3% dari net income dan 8.5% > dari revenue. Sementara 1H 2008 agribusinessnya berkontribusi 25.2% terhadap > net income dan 10% dari revenue.* > *Untuk sektor heavy equipment (UNTR) 1H 2008 hanya berkontribusi 14.2% > terhadapt net income dan 27% terhadap revenue. Apalagi kan UNTR tidak 100% > bergerak di bidang batubara, tapi coal mining hanya berkontribusi 9.5% dari > revenue UNTR.* > ** > *Jadi nggak bisa dibilang ASII 60% komoditas.* > ** > *Bicara mengenai ASII, saya rekomendasikan ASII dan anak2nya (esp. AALI, > UNTR) untuk buy saat sekarang ini untuk menikmati gain >500% di 5 tahun yang > akan datang ... =)* > *Kalau Warren Buffet buy stocks di Indonesia, saya yakin pasti pilihan > beliau adalah ASII, UNVR, AALI & UNTR.* > *Nggak usah jauh-jauh sampai membahas ke fundamentalnya... nanti bisa > menganga semua karena semua sudah undervalue...... Apalagi UNTR & AALI. > Lihat saja PBV, PER, EBITDA/Int.Expense nya dengan prospek bisnis yang > growthnya sangat baik (Sales growth dan net income growth) apalagi dilihat > dari current ratio serta debt/equity ratio yang sangat moderat....* > ** > *BUY ASII, UNTR, AALI & UNVR.....!!!!!!!!* > ** > ** > *Disclaimer : On* > ** > *T.o.m* > > > On 10/19/08, Halim Mintareja <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Pak Tom DS >> >> analisanya koq komoditas semua sih ? >> >> Saya rasa komoditas dilupaain dulu aja FA-nya.... >> Saya lihat analisa pak TOM juga masih kemahalan....Harga ANTM BUMI UNSP >> TINS seperti target pak TomDS tidak akan membuat saham tersebut menarik di >> mata asing. >> >> Dari pengalaman saya sih..asing cuman mau beli saham komoditas kalau ada >> potensi upside minimal 100% >> >> Coba pak Tom analisa saham-saham yang bakalan jadi star di cycle >> berikutnya. Seperti consumer dan infrastructur. Saya rasa hasilnya tidak >> akan "se-menakutkan" kalau cuman analisa komodity aja. Lagipula Minning dan >> Agri sudah tidak menjadi market mover di BEI lagi. Udah history >> >> Oh ya..INDF & ASII itu 60% komoditas lho. >> >> Halim >> >> 2008/10/19 Tom DS <[EMAIL PROTECTED]> >> >>> *Sebenarnya bukan cuma saya saja yang sudah menganalisa itu, banyak >>> juga yang sudah punya analisa seperti itu dengan alasan dan cara menghitung >>> yang berbeda-beda. Cuma kebanyakan masih pada sayang untuk melakukan cutloss >>> biasanya karena mereka masuk di saat index masih diatas 2400. Mau cutloss >>> itung2 sudah rugi berapa banyak, asa sih bisa lebih turun lagi, sepertinya >>> sudah bottom... padahal bottom is not in sight... Saya akan utarakan analisa >>> dengkul saya, sementara dari sisi fundamental tidak perlu sayautarakan, >>> sudah banyak analisanya dan akan banyak teman yang bisa membantu. Kalau >>> teknikal saya terus terang kurang terlalu percaya dalam situasi seperti ini. >>> Yang jelas untuk fundamental, saya selalu mengkombinasi metode CAPM (Capital >>> Asset Pricing Model) serta DCF (Discounted Cash Flow). Utk metode relative >>> valuation (menggunakan PER) hanya untuk melengkapi dengan tambahan >>> menggunakan valuasi regresi dari PER industri sejenis.* >>> ** >>> *ANTM:* >>> *Saham yang public listed (atau diperdagangkan di BEI) adalah 34.24% >>> dimana akhir september ini porsi asing tinggal 12.5% dan lokal 21.7%. Per >>> jumat kemarin, data kami menunjukkan porsi asing tinggal sekitar 10%an. >>> Posisi awal tahun asing punya 16%an ANTM. Yang jelas untuk ANTM asing masih >>> akan melakukan tekanan jual karena asing yang akan bertahan di ANTM ini >>> menurut analisa kami hanya sekitar 7%. Artinya kalau beberapa institusi yang >>> sedang kekeringan likuiditas iu belum dapat suntikan dana segar atau >>> kemudahan likuiditas lain, kondisi tersebut akan tercapai. Target price kami >>> sekitar 880-930 saat mebawa IHSG ke 1200.* >>> *Buyback ANTM hanya punya dana Rp 200milyar. Anda bisa hitung sendiri >>> cumadapat berapa banyak ANTM. Sementara transaksi harian ANTM saja sudah >>> sekitar rata-rata Rp50-70milyar. Buyback di ANTM tidak akan terlalu >>> berpengaruh.* >>> ** >>> *BUMI: >>> Mengingat management bakrie yang suka high leverage sampai mau jual saham >>> anak perusahaannya, hal ini mebuat investor yang akan membeli BUMI meminta >>> harga di bawah harga pasar. Sementara itu selling pressure BUMI diperoleh >>> dari beberapa institusi asing yang sudah membeli BUMI di posisi 800-1000an >>> (Coba cek posisi Merril Lynch dan beberapa institusi yang collect BUMI di >>> awal 2006). Dengan beberapa kondisi terbaru terkait Tata Group dan beberaa >>> konsorsium yang mau membeli BUMI, apalagi didukung fundamental BUMI yang >>> maish sangat bagus (cash BUMI masih cukup untuk memayar short-term debt nya, >>> lain dengan BNBR), target price kami untuk BUMI 1200-1300.* >>> ** >>> *UNSP:* >>> *Masih akan ada sedikit tekanan jual hanya dari margin trader dan >>> shortseller. Yang banyak memegang UNSP adalah investor retail,saya bisa >>> menyimpulkan ini dari besarnya rekening yang memegang UNSP serta dari >>> rata-rata volume/frekuensi perdagangan harian UNSP.* >>> *Penurunan UNSP tidak akan terlalu dalam lagi, target price sekitar >>> 350-380.* >>> ** >>> *TINS:* >>> *TINS salahsatu favorit institusi asing karena bisnisnya yang secara >>> longterm masih sangat solid (mirip dengan BUMI yang secara fundamental >>> sangat bagus) didukung management yang jauh lebih baik dari Bakrie. Dari >>> sisi cash yang masih Rp 1.35 T di Q2 2008 dengan shorterm debt hanya Rp 80 >>> milyar. Dengan melihat financial performance dan proyeksi kami, PBV 1.51x, >>> PER 0.6x, ROE hampir 50%, net income margin 27%, low debt/equity ratio dan >>> berbagai pertimbangan fundamental lainnya yg sudah totally undervalue, serta >>> dari sisi institusi asing yang masih akan keep TINS, target price kami saat >>> IHSG 1200, TINS akan masih berada di level 1000-1050 (tidak jauh berbeda >>> dengan kondisi saat ini)* >>> ** >>> ** >>> *Disclaimer: Always On* >>> ** >>> *T.o.m* >>> >>> >>> >>> >>> On 10/16/08, Jonathan Christian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >>>> >>>> Dear Pak Tom >>>> >>>> Salam kenal pak, saya termasuk newbie dalam bursa, baru masuk bursa >>>> tahun ini, dan langsung mersakan dashyatnya kejatuhan bursa. >>>> melihat postingan bapak beberapa waktu yang lalu, termasuk prediksi >>>> serta target price yang bapak berikan, semuanya tepat. >>>> jgua utk prediksi yang barusan bahwa ihsg 1200an saya yakin akan >>>> tercapai dalam waktu dekat. >>>> >>>> yang saya mau tanyakan adalah : >>>> apakah ketika ihsg menuju 1200 saham bumn yang rencanna buy back tsb >>>> akan jatuh juga mengikuti arus?saya lihat posting bapak yang terdahulu >>>> tentang target price bumi antm dkk tepat semuanya...mantap pak! >>>> jadi kalau kondisi sekarang berapakah target price utk antm bumi unsp >>>> serta tins? >>>> >>>> sori merepotkan, >>>> terima kasih sebelumnya. >>>> Gbu always >>>> >>>> Jonathan >>>> >>>> >>> >> >> >> > >
