Kayaknya Republik kita cukup tahan dalam menghadapi tsunami krisis global kali 
ini, namun tentunya para regulator khususnya di pasar uang dan modal dituntut 
lebih jeli, cerdik dan peka terhadap setiap perkembangan yang terjadi. Jangan 
menunggu nasi menjadi bubur, bengong mikirin sahamnya yang 
jeblok.................

--- On Fri, 10/24/08, hs <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: hs <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Bls: [saham] IHSG seharusnya di suspen
To: "obrolan-bandar yahoogroups" <[EMAIL PROTECTED]>, [email protected]
Date: Friday, October 24, 2008, 3:55 AM










    
            SETUJU !!!!

--- Pada Jum, 24/10/08, simon bolenang <simon_bolenang@ yahoo.com> menulis:
Dari: simon bolenang <simon_bolenang@ yahoo.com>
Topik: [saham] IHSG seharusnya di suspen
Kepada: "obrolan-bandar yahoogroups" <obrolan-bandar@ yahoogroups. com>, "saham 
yahoogroups" <[EMAIL PROTECTED] com>
Tanggal: Jumat, 24 Oktober, 2008, 5:39 PM







    
            Seperti KOSPI,BEI, Bapepam seharusnya mensuspen 
perdagangan  saham lagi untuk menyelamatkan bursa dari kepanikan, sampai bursa 
dunia tenang.
Pelaku Short Selling perlu di kasih sanksi berat karena menghancurkan 
kreadibitas pasar modal , pasar uang,
dan ekonomi RI.

Saya melihat sudah tidak wajar dan realistis lagi
 
pergerakan harga saham, yg di sebabkan kepanikan.
Perlu di bangun kepercayaan, karena
 sebenarnya 
ekonomi negara tidak dalam keadaan bahaya, 
masih bertumbuh.
Bank juga tidak tersangkut surat utang perusahaan USA.

AR ke atas bisa di buka bebas atau paling sedikit +30 %,
AR kebawah - 10 %, sehingga kalau ada moment cepat pulih.

Ayo BEI, BAPEPAM cepat tanggap, cepat bereaksi, kerja lebih   
keras lagi ,jangan bengong aja.
Jangan sampai malapetaka melanda RI.



      
      


         
        
        

        Dapatkan alamat Email baru Anda!  

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke