Baru beres lebaran biasanya emang menurun kok, nanti deket natal n imlek naek lg, klo sampe akhir taon penjuala retail malah seret itu yg bahaya. Sent from my BlackBerry� powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: "anru dadaq" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sat, 25 Oct 2008 11:29:06 To: <[email protected]> Subject: Re: [saham] Krismon jilid kedua? pasar retail memang sudah mulai menurun pak.... memang kalau penurun terjadi apa efeknya bagi ihsg? 2008/10/25 <[EMAIL PROTECTED]> > Tadi malam jalan dengan pengusaha PJTKI dengan tujuan Taiwan. > Permintaan TKI ke Taiwan untuk pekerja pabrik masih normal, belum ada > tanda-tanda penurunan. > > Begitu pak Irwan. > > Kicky send 6:45a > > Sent from my BlackBerry(R) wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network > > ------------------------------ > *From*: "Irwan Ariston Napitupulu" <[EMAIL PROTECTED]> > *Date*: Sat, 25 Oct 2008 06:19:57 +0700 > *To*: <[email protected]> > *Subject*: Re: [saham] Krismon jilid kedua? > > Tambahan dari saya. > > Untuk melihat gejala ekonomi kita lagi bermasalah atau tidak, > selain memperhatikan mall ramai atau tidak, perlu juga dilihat > berapa banyak orang2 yg di mall membawa kantong belanjaan. > Hal ini karena ada kecenderungan orang kita ke mall hanya > untuk jalan2 saja. Perhatikan juga antrian bioskop, masih tetap > ramai yg mengantri atau menurun drastis. > > Indikator lainnya yg bisa dipakai adalah apakah cari pembantu > sulit atau mudah. > > Kalau cari pembantu sulit, berarti ekonomi di pedesaan lagi bagus, > atau tawaran TKI lagi tinggi. Tapi kalau cari pembantu ternyata > berubah jadi gampang, berarti ekonomi di pedesaan lagi sulit, > tawaran TKI lagi rendah, atau malah banyak TKI yg dipulangkan > dari negara tempat mereka bekerja. > > Yang punya kenalan atau saudara di pelabuhan atau bandara, > bisa minta data2 berapa banyak TKI yg berangkat dan berapa > banyak TKI yg datang. > > Banyak sebenarnya indikator2 di lapangan yg bisa kita gunakan > sebagai indikator2 awal. :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2008/10/24 Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL > PROTECTED]<irwanariston%40gmail.com> > >: > > Kalau untuk film, patokan saya bukan film di DN, tapi film di AS > > untuk melihat apakah ada perilaku masyarakat disana yg berubah > > dalam menyikapi perubahan situasi yg terjadi. > > > > Biasanya, kalau situasi resesi, maka tingkat box officenya juga > > menurun disana. > > > > Kalau di Indonesia, film belum ada datanya pendapatan > > per weekend nya. > > > > Untuk Amerika, bisa dilihat di: > > http://movies.yahoo.com/mv/boxoffice/ > > > > Untuk data all time nya bisa dilihat di: > > http://movies.yahoo.com/mv/boxoffice/alltime/ > > > > Data2 itu hanya untuk pendapatan film yg diputar di > > bioskop2 di Amerika saja. > > > > jabat erat, > > Irwan Ariston Napitupulu > > > > > > >
