aku tinggal di bangka, sejak harga timah, kelapa sawit, lada, karet
anjlok. toko ku mulai sepi, jalan2nan mulai sepi. toko hp teman ku
banyak yang jual dari pada beli. toko emas famili ku bisasanya sehari
laku 20- 30 an sekarang laku 2-20 dan parahnya lebih banyak yang jual
dari pada beli. Pom bensin yang biasanya antriannya panjang sekarang
sepi, ga ada antrian sama sekali. Terus  maling2 mulai
bermunculan. Itulah gambaran kondisi bangka sebulan ini. memang
memprihatinkan karena mata pencaharian penduduknya yang berhubungan
dengan ekspor dan komoditas. DI BANGKA BENAR2 KRISIS BERAT!!!!!!!!!!!
ITULAH SEBABNYA SEKARANG SAYA SIBUK MEMPERHATIKAN GRAFIK TIMAH DUNIA.
APAKAH HARGA TIMAH YANG MENJADI MATA PENCAHARIAN PENDUDUK AKAN KEMBALI
NAIK?????????????/

--- On Sun, 10/26/08, jopie santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: jopie santoso <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [saham] Krismon jilid kedua?
To: [email protected]
Date: Sunday, October 26, 2008, 2:23 AM









Restoranku
mulai sepi pak,juga sebelah sebelah,harga barang tertentu mulai
naik,spt telur,ikan gara gara pakan ternak naik,mungkin krn Dollarnya
yg naik

--- [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> schrieb am Sa, 25.10.2008:

Von: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Betreff: Re: [saham] Krismon jilid kedua?
An: [email protected]
Datum: Samstag, 25. Oktober 2008, 22:39




Baru beres lebaran biasanya emang menurun kok, nanti deket
natal n imlek naek lg, klo sampe akhir taon penjuala retail malah seret
itu yg bahaya.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "anru dadaq" <[EMAIL PROTECTED] com>
Date: Sat, 25 Oct 2008 11:29:06 +0800
To: <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [saham] Krismon jilid kedua?



pasar retail memang sudah mulai menurun pak.... memang kalau penurun terjadi 
apa efeknya bagi ihsg?


2008/10/25 <[EMAIL PROTECTED] com>






Tadi malam jalan dengan pengusaha PJTKI dengan tujuan Taiwan.
Permintaan TKI ke Taiwan untuk pekerja pabrik masih normal, belum ada 
tanda-tanda penurunan.

Begitu pak Irwan.

Kicky send 6:45a

Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network


From: "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@ gmail.com>
Date: Sat, 25 Oct 2008 06:19:57 +0700
To: <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [saham] Krismon jilid kedua?






Tambahan dari saya.

Untuk melihat gejala ekonomi kita lagi bermasalah atau tidak,
selain memperhatikan mall ramai atau tidak, perlu juga dilihat
berapa banyak orang2 yg di mall membawa kantong belanjaan.
Hal ini karena ada kecenderungan orang kita ke mall hanya
untuk jalan2 saja. Perhatikan juga antrian bioskop, masih tetap
ramai yg mengantri atau menurun drastis.

Indikator lainnya yg bisa dipakai adalah apakah cari pembantu
sulit atau mudah.

Kalau cari pembantu sulit, berarti ekonomi di pedesaan lagi bagus,
atau tawaran TKI lagi tinggi. Tapi kalau cari pembantu ternyata
berubah jadi gampang, berarti ekonomi di pedesaan lagi sulit,
tawaran TKI lagi rendah, atau malah banyak TKI yg dipulangkan
dari negara tempat mereka bekerja.

Yang punya kenalan atau saudara di pelabuhan atau bandara,
bisa minta data2 berapa banyak TKI yg berangkat dan berapa
banyak TKI yg datang.

Banyak
 sebenarnya indikator2 di lapangan yg bisa kita gunakan
sebagai indikator2 awal. :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2008/10/24 Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@ gmail.com>:
> Kalau untuk film, patokan saya bukan film di DN, tapi film di AS
> untuk melihat apakah ada perilaku masyarakat disana yg berubah
> dalam menyikapi perubahan situasi yg terjadi.
>
> Biasanya, kalau situasi resesi, maka tingkat box officenya juga
> menurun disana.
>
> Kalau di Indonesia, film belum ada datanya pendapatan
> per weekend nya.
>
> Untuk Amerika, bisa dilihat di:
> http://movies. yahoo.com/ mv/boxoffice/
>
> Untuk data all time nya bisa dilihat di:
> http://movies. yahoo.com/ mv/boxoffice/ alltime/
>
> Data2 itu hanya untuk pendapatan film yg diputar di
> bioskop2 di Amerika saja.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>







      




      

<<attachment: teknikal_tins.GIF>>

Kirim email ke