Berikut ini komentar saya terhadap 10 Langkah Stabilitas Ekonomi
terhadap poin per poin
Poin 1: Bagus. Selaras dengan Sumpah Pemuda versi trader/investor yg
diposting di milis saham. Kita memang seharusnya mendahulukan
kepentingan bank nasional kita di atas kepentingan bank2 asing.
Prinsip berpikirnya sederhana saja, kalau bisa untungin bank nasional,
ngapain kasih untung ke bank asing. Untuk kasus di atas, toh bank
nasionalnya adalah bank milik pemerintah juga. Tampaknya saham2 bank
BUMN bisa mendapat rejeki tambahan. Mungkin saham2 bank BUMN hari Rabu
ini bisa naik.
Poin 2: Bagus. Tampaknya saham2 seperti ADHI, TOTL, dan WIKA bisa jadi
incaran hari ini. Saham2 semen juga bisa kena imbas positipnya seperti
SMGR, SMCB, dan INTP.
Poin 3: Bagus. Sesama bank nasional dilarang saling mendahului :)
Poin 4: Bagus. Akan menambah likuiditas ke pasar.
Poin 5: Tidak bisa komentar. Karena belum tentu skema kerjasamanya
seperti apa.
Poin 6: Bagus dengan catatan eksportir tersebut harus mendapatkan
dari pembelinya diluar jaminan pembayaran dalam bentuk L/C (Letter of
Credit) yg irrevocable dan lebih bagus lagi yg at sight. Juga harus
diperhatikan bank penerbit L/C tersebut di LN, apakah bank kita punya
korespondensinya atau tidak. Jadi, pengekspor kita juga harus
kerjasama dengan bank nasional disini dengan cara komunkasi dengan
pihak banknya apakah bank pembeli kita di LN itu yg akan terbitkan L/C
tersebut OK atau tidak. Ini yg suka saya lakukan dulu.
Poin 7: Bagus. Akhirnya PE CPO jadi nol persen. Walau agak terlambat,
tapi lebih baik dari pada tidak sama sekali. Tidak percuma deh jadinya
saya teriak2 dari bulan September agar PE CPO diturunkan jadi nol
persen. Mungkin saham2 CPO hari ini bisa dapat sentimen positif,
mumpung sudah banyak yg terlalu murah harga saham2nya :)
Poin 8: Belum bisa komentar, belum tahu isinya apa. Dugaan saya
tampaknya terkait soal rencana penurunan harga BBM.
Poin 9: Bagus. Yang masih nekat selundupin barang2 tersebut,
cemplungin saja ke laut selama 24 jam dengan pakai bola pemberat di
kakinya 5 Kg. Supaya orang tersebut bisa turut merasakan susahnya
bernafas kalau ekonomi nasional anjlog, susahnya bernafas para
pengusaha produk lokal karena dibanjiri produk impor yg illegal.
Poin 10: Tidak bisa komentar, karena tidak tahu arti dari pengawasan
barang beredar itu seperti apa bentuk dilapangannya.
Setelah memperhatikan kesepuluh langkah yg rencananya akan diambil
oleh pemerintah, saya masih belum melihat langkah2 nyata dari
pemerintah untuk meningkatkan sektor riil. Apakah tidak ada pemikir2
tim ekonomi SBY-JK yg memberi masukan2 teknis tentang cara2
meningkatkan atau lebih tepatnya lagi membangkitkan sektor riil?
Ekonomi suatu negara akan mempunya pondasi yg baik apabila sektor riil
nya lebih maju dari sektor finansialnya. Sektor finansialnya
seharusnya hanyalah sebagai pendukung dari sektor riil. Sektor
finansial sangat bergantung pada unsur kepercayaan, kalau kepercayaan
runtuh/turun, sektor finansial akan terganggu. Ini sudah kita lihat
contoh kasusnya belakangan ini. Tetapi, kalau sektor riil, mereka
tidak tergantung pada unsur kepercayaan.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu
------------------------------------------------
http://www.detikfinance.com/read/2008/10/28/222755/1027532/4/10-langkah-stabilitas-ekonomi
Selasa, 28/10/2008 22:27 WIB
10 Langkah Stabilitas Ekonomi
Anwar Khumaini - detikFinance
Jakarta - Pemerintah menetapkan 10 langkah dalam rangka stabilisasi
ekonomi untuk menghadapi situasi pasar finansial global yang sedang
melemah.
Sepuluh langkah ini merupakan hasil dari Rapat Kabinet yang digelar
pada Selasa (28/10/2008). Keputusan tersebut dibacakan oleh Menko
Perekonomian sekaligus Menkeu Sri Mulyani Indrawati.
Menkeu juga didampingi oleh Gubernur BI Boediono, Menneg BUMN Sofyan
Djalil dan Mendag Mari Elka Pangestu.
"10 langkah ini kita lakukan untuk menjaga keseimbangan ekonomi agar
tidak ada gangguan yang terlalu banyak dan menjaga agar masyarakat
terhindar dari dampak yang tidak menguntungkan," jelas Sri Mulyani.
Berikut 10 langkah tersebut:
1. Menjaga kesinambungan neraca pembayaran atau devisa dengan
mewajibkan seluruh BUMN menempatkan seluruh hasil valasnya di bank
dalam negeri dalam 1 clearing house. BUMN diwajibkan melaporkan
informasi tentang penghasilan dan kebutuhan valas ke kantor
kementerian BUMN dan transaksinya dilaksanakan melalui perbankan (Bank
BUMN) secara mingguan dan di update setiap hari.
2. Menjaga kesinambungan neraca pembayaran atau devisa dan mempercepat
pembangunan infrastruktur dengan mempercepat pelaksanaan proyek-proyek
yang sudah mendapat komitmen pembiayaan baik bilateral maupun
multilateral.
3. Menjaga stabilitas likuiditas dan mencegah terjadinya perang harga
dengan menginstruksikan BUMN untuk tidak melakukan pemindahan dana
dari bank ke bank.
4. Menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap Surat Utanga Negara
dengan melakukan stabilitsasi pasar SUN yakni pemerintah bersama
dengan BI melakukan pembelian SUN di pasar sekunder. Pembelian kembali
SUN dilakukan secar bertahap dalam jumlah yang terukur.
5. Menjaga kesinambungan neraca pembayaran atau devisa dengan
memanfaatkan bilateral swap arrangement dari Bank of Japan, Bank of
Korea dan Bank of China apabila diperlukan.
6. Menjaga keberlangsungan ekspor dengan memberikan garansi terhadap
risiko pembayaran dari pembeli dengan menyediakan fasilitas rediskonto
wesel ekspor dengan recourse yang berlaku mulai 1 November.
7. Menjaga keberlangsungan ekonomi terutama sekto riil dengan
pengurangan pungutan ekspor CPO menjadi nol persen per 1 November.
8. Menjaga kesinambungan fiskal 2009. Langkah yang akan diambil untuk
menjaga kesinambungan APBN akan diumumkan segera setelah mendapat
persetujuan DPR dalam 2 hari kedepan (Kamis).
9. Mencegah importasi ilegal mulai 1 November. Ada dua langkah
pertama, menerbitkan ketentuan tentang importansi komoditi tertentu
yakni garmen, elektronika, makanan dan minuman, mainan anak-anak dan
sepatu, hanya bisa diimpor oleh importir terdaftar dan kewajiban
verifikasi di pelabuhan muat. Kedua, menetapkan pelabuhan-pelabuhan
tertentu yang terbuka untuk barang-barang tertentu. Yakni Pelabuhan
Tanjung Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Belawan, Bandara Soekarno
Hatta, Pelabuhan Makassar dan Bandar Juanda.
10. Meningkatkan pengawasan barang beredar dengan membentuk task force
terpadu antara instansi terkait mulai 1 November.(qom/qom)
------------------------------------
Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/saham/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/saham/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/