Mari kita dukung Mr. Vier Jamal , 25 jt x 8700 nasabah = 217,5 M diendapkan
3 tahun , rasanya oke juga daripada masalah terkatung - katung penuh ketidak
pastian  , sebelum  ada konspirasi tingkat tinggi yg akan bisa merugikan
nasabah , cepetan saja dilaksanain ,

Pada tanggal 12/01/09, Jack Widjaja <[email protected]> menulis:
>
>     Rekan-rekan milis, ini dia sang pendekar yang di beritakan akan
> menjadi dewa penyelamat sarijaya.
> Beleive it or Not....
>
>
> Senin, 12/01/2009 14:18 WIB
> Vier Jamal Bantah Jadi Boneka Sarijaya
> *Suhendra* - detikNews
>
> *(Foto: Indro-detikfinance) *
> *Jakarta* - Nama Vier Jamal (Veri RH Abdul Jamal) tiba-tiba melejit ketika
> PT Sarijaya Permana Sekuritas terbelit kasus penggelapan dana nasabah.
> Banyak yang mempertanyakan siapa sosok Vier Jamal yang kini menjadi
> perantara investor yang akan membeli Sarijaya. Vier membantah tudingan
> dirinya boneka dari Sarijaya.
>
> Vier adalah perantara investor yang akan membeli saham Sarijaya dari
> pemilik lama Herman Ramli. Vier menjadi sosok yang paling beredar dalam
> rencana penjualan saham Sarijaya yang kini ditangani oleh Bapepam LK dan
> SRO.
>
> Isu Vier sebagai boneka Sarijaya sudah muncul ketika direksi Sarijaya
> melakukan jumpa pers di kantor Sarijaya, Permata Tower, Jalan Sudirman,
> Jakarta, Rabu 7 Januari 2009. Banyak pertanyaan kenapa sebagai perantara
> investor, Vier bisa hadir di acara jumpa pers tersebut. Namun dengan tegas
> Vier membantah semua isu sebagai bagian dari boneka dari Sarijaya.
>
> "Konsep yang kita tawarkan adalah penyelamatan bisnis pasar modal, bukan
> Sarijaya-nya. Soal boneka, itu orang yang kalah cepat dengan saya," jelasnya
> saat ditemui di gedung Bapepam, Jakarta, Senin (12/1/2009).
>
> Vier mengatakan konsorsium investor yang diwakilinya telah menunjukan
> keseriusannya membeli saham PT Sarijaya Permana Sekuritas dengan telah
> menyerahkan letter of inten (LoI) kepada Bapepam LK.
>
> "LoI saya sudah masukan hari ini ke Bapepam, termasuk BEI, KSEI, KPEI,"
> kata Vier .
>
> Menurut Vier, dalam LoI tersebut menerangkan mengenai minat serius yang
> diungkapkan oleh konsosrium indenpenden untuk akuisisi  Sarijaya. Diakuinya
> pihaknya belum mencantumkan harga penawaran dalam LoI terkait rencana
> akuisisi.
>
> Ia mengatakan konsorsium tersebut terdiri dari Investor Hong Kong,
> Melbourne, Singapura dan lokal. "Tadi pagi  2 orang Hong Kong hubungi saya
> mereka berminat, tapi dari Malaysia nggak jadi," ucapnya.
>
> Vier mengakui kalau saat ini 
> konsorsium<http://www.detikfinance.com/read/2009/01/07/112558/1064346/6/konsorsium-investor-sediakan-rp-400-miliar-ambil-alih-sarijaya>menghadapi
>  pesaing baru termasuk dari Panin yang menyatakan minatnya serta
> Sinarmas. "Soal takeover kita ini sangat serius dengan mengikuti
> proses-proses yang dijalankan, saya dengar ada saingan dari Panin," katanya.
>
> Hingga kini pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak  manajemen
> Sarijaya dengan intens. Vier juga mengharapkan kalau seandainya  pihaknya
> keluar sebagai pemenang maka ia mendesak agar para nasabah Sarijaya
> berjumlah 8700 orang tidak menarik semua dananya paling tidak disisakan Rp
> 25 juta selama 3 tahun.
>
> "Di perbankan saja, tidak semuanya diambil sampai nol, win-win solution
> lah, kan sudah  ditolong maka saling tolong," harapnya.
>
> Seperti diketahui, BEI telah melakukan suspensi atas SPS terkait
> penggelapan dana yang dilakukan komisaris utamanya, Herman Ramli dan juga
> pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD).
>
> Sarijaya termasuk salah satu sekuritas besar dengan nasabah mencapai
> sekitar 8.700, dimana 6.500 merupakan nasabah ritel. Mabes Polri sebelumnya
> juga menyatakan, kerugian akibat penggelapan dana nasabah Sarijaya yang
> dilakukan pemiliknya Herman Ramli sudah mendekati Rp 300 miliar. Versi BEI,
> dana yang digelapkan mencapai Rp 245 miliar.
>
> *(hen/ir)*
> 
>

Kirim email ke